Kritik Holistik terhadap Lukisan Berjudul Serpih Karya Solahuddin Achmad Tahun 2024

Authors

  • Rohmatul Izza Rizqi Afrilia Seni dan Desain, Fakutlas Sastra, Universitas Negeri Malang
  • Swastika Dhesti Anggriani Seni dan Desain, Fakutlas Sastra, Universitas Negeri Malang https://orcid.org/0000-0003-2625-2962

DOI:

https://doi.org/10.17977/um064v5i122025p1435-1452

Keywords:

kritik seni holistik, estetika visual, interpretasi makna, ekspresi personal seniman, analisis karya seni

Abstract

Lukisan Serpih karya Solahuddin Achmad tahun 2024 dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan ekspresi emosional yang kuat, seperti kasih, haru, beban, dan perjuangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang seniman sebagai pencipta karya, serta mengungkap nilai, makna, dan sintesis akhir yang terkandung dalam lukisan Serpih. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kritik seni holistik sebagai kerangka analisis. Kritik holistik mencakup tiga faktor utama, yaitu faktor genetik yang berfokus pada latar belakang dan proses kreatif seniman, faktor objektif yang mengkaji aspek visual dan formal karya, serta faktor afektif yang menitikberatkan pada pengalaman dan penghayatan peneliti terhadap karya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui purposive sampling dengan menetapkan Solahuddin Achmad sebagai informan utama, serta melibatkan informan pendukung. Metode pengumpulan data meliputi wawancara dan observasi terhadap proses berkarya dan visualisasi lukisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan Serpih merepresentasikan pengalaman batin dan refleksi kehidupan pribadi seniman yang diwujudkan melalui simbol visual, komposisi warna, dan unsur kaligrafi. Secara keseluruhan, lukisan ini mengandung makna mendalam tentang dinamika kehidupan, keteguhan, dan perjuangan, yang dapat dirasakan oleh penghayat melalui pendekatan kritik seni holistik.

References

Arifin, S., & Anggriani, S. D. (2025). Kritik Seni terhadap Lukisan Berjudul Macari Oase Tengah Kota Karya Ardiansyah Prainhantanto. Journal of Language Literature and Arts, 5(3), 351–362. https://doi.org/10.17977/um064v5i32025p351-362

Ariska, M., Fahru, M., & Kusuma, J. W. (2020). Leverage, ukuran perusahaan, dan profitabilitas serta pengaruhnya terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia tahun 2014–2019. Jurnal Revenue: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 1(1), 133–142. https://doi.org/10.46306/rev.v1i1.13

Arnita, A. (2017). Inovasi metode dan media dalam pembelajaran seni di sekolah. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(1), 44–51.

Burhanuddin, A. (2023). Mengenali fisiologis kuda. Unair News. https://unair.ac.id/mengenali-fisiologis-kuda/

Herdyansah, H. (2019). Metode penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial: Perspektif konvensional dan kontemporer. Salemba Humanika. http://www.penerbitsalemba.com

Hismanto, A. A., Sunarya, Y. Y., & Saidi, A. I. (2022). Kajian semiotika makna simbolik lukisan kuda karya Agus TBR. Jurnal Seni & Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain, 4(2), 137–152. https://doi.org/10.25105/jsrr.v4i2.13496

Ismail, M., Hasan, K., Akmal, F., & Isma, Y. S. (2025). A study of Aceh local wisdom communication in the art of meurukon: Collaboration between art and da’wah. Jurnal Mahasiswa Antropologi dan Sosiologi Indonesia (JuMASI), 3(2), 109–126. https://doi.org/10.29103/jumasi.v3i2.20194

Kurniawan, W. (2025). Peran seni rupa dalam pembentukan karakter kreatif dan inovatif pada generasi muda: Sebuah tinjauan literatur. Communication & Design Journal, 1(2), 68–79.

Loho, A. M. (2022). Makna karya seni menurut Clive Bell. JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni), 7(1), 53–68. https://doi.org/10.30870/jpks.v7i1.14799

Nikmah, M., & Suryandari, N. (2025). Ekspresi mimik dan gerakan dalam tari Thengul: Analisis multimodal sebagai simbol perlawanan rakyat melalui komunikasi nonverbal. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). https://doi.org/10.62281/v3i6.2240

Nofiyanti, N., & Efi, A. (2022). Kritik seni dan fungsi melakukan kritik seni. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 276–280. https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.34618

Pitaloka, E., Nofiyanti, N., & Efi, A. (2022). Kritik seni holistik terhadap dendang Minangkabau. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 333–337. https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.35641

Putri, I. A., & Maharani, B. F. (2022). Skizofrenia: Suatu studi literatur. Journal of Public Health and Medical Studies, 1(1), 1–12.

Putri, T. C., Sumarwahyudi, S., & Anggriani, S. D. (2022). Kritik Holistik terhadap Lukisan Berjudul Beautify the Beauty of the World Karya Antoe Budiono Tahun 2021. Journal of Language Literature and Arts, 2(12), 1756–1769. https://doi.org/10.17977/um064v2i122022p1756-1769

Rondhi, M. (2014). Fungsi seni bagi kehidupan manusia: Kajian teoretik. Imajinasi: Jurnal Seni, 8(2), 115–128. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v7i2.8872

Safira, Y., & Amrullah, S. H. (2023). Tinjauan umum perilaku kuda dalam perspektif Islam dan sains. OSF Preprints, 1–5. https://doi.org/10.31219/osf.io/w5ag9

Tarsa, A. (2016). Apresiasi seni: Imajinasi dan kontemplasi dalam karya seni. Penelitian Guru Indonesia (JPGI), 1(1), 52. https://doi.org/10.29210/0248jpgi0005

Tauriska, D. A., Sumarwahyudi, & Anggraini, S. D. (2022). Kritik holistik pada lukisan Paranoid karya Gatot Pujiarto tahun 2021. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 2(6), 765–781. https://doi.org/10.17977/um064v2i62022p765-781

Wiratno, T. A. (2025). Keindahan dalam seni sebagai komoditas: Dampaknya terhadap kebudayaan, moral, dan peradaban manusia. Jurnal Senirupa Warna, 13(1), 90–107. https://doi.org/10.36806/jsrw.v13i1.671

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Afrilia, R. I. R., & Anggriani, S. D. (2025). Kritik Holistik terhadap Lukisan Berjudul Serpih Karya Solahuddin Achmad Tahun 2024. Journal of Language Literature and Arts, 5(12), 1435–1452. https://doi.org/10.17977/um064v5i122025p1435-1452

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>