Pengembangan Buku Ajar Tematik Berbasis Budaya Melayu Langkat Sebagai Katalisator Peningkatan Karakter Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065.v5.i11.2025.6Keywords:
Budaya, Langkat, Karakter, Sekolah dasar, TematikAbstract
Fenomena degradasi moral yang melanda peserta didik sekolah dasar menuntut adanya inovasi pembelajaran yang mampu menanamkan nilai karakter sejak dini. Salah satu upaya strategis adalah melalui pengembangan bahan ajar yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar tematik berbasis Budaya Melayu Langkat yang layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai katalisator peningkatan karakter siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah siswa di salah satu SD Negeri di Kabupaten Langkat yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian terdiri atas lembar observasi untuk menilai perkembangan karakter siswa serta angket validasi dari ahli materi, bahasa, dan desain. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif dan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas buku ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar tematik berbasis Budaya Melayu Langkat memperoleh validasi dengan kategori sangat layak, serta uji coba terbatas dan lapangan mengindikasikan peningkatan karakter siswa secara signifikan. Dengan demikian, pengembangan buku ajar ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian budaya lokal. Produk penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam pembelajaran tematik sekaligus memperkuat pendidikan karakter siswa di sekolah dasar.
References
Afifah, N. P. N., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Pendidikan multikultural dalam upaya membangun karakter anak bangsa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7170–7175.
Berkowitz, M. W. (2021). Primed for character education: Six design principles for school improvement. Routledge. DOI: https://doi.org/10.4324/9781351030267
DetikSumut, T. (2023). Remaja 17 tahun bakar istri 16 tahun di Langkat gegara cemburu. DetikNews. https://news.detik.com/berita/d-6972987/remaja-17-tahun-bakar-istri-16-tahun-di-langkat-gegara-cemburu
Fatmawati, F., & Yusrizal, Y. (2020). Peran kurikulum akhlak dalam pembentukan karakter di Sekolah Alam SoU Parung Bogor. Jurnal Tematik, 10(2), 74–80. DOI: https://doi.org/10.24114/jt.v10i2.19587
Ginting, K. B. (2024). Usai viral, satu dari dua orang pelaku pelecehan seksual berhasil diamankan Polres Langkat. Pojok Satu.
Harahap, R. (2023). Kearifan lokal dan penerapannya di sekolah. Modelling: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 10(3), 582–591.
Harahap, R., Panjaitan, I., Rahma, A., Nainggolan, R. S., & Gustanti, A. (2023). Kearifan lokal kebudayaan Melayu di Kabupaten Langkat. MUDABBIR: Journal of Research and Education Studies, 3(1), 154–159.
Irawan, I. F., Sukmawarti, & Firmansyah. (2025). Pengembangan bahan ajar berbasis budaya Melayu Serdang Bedagai untuk meningkatkan pemahaman konsep bangun datar kelas IV SD. Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA, 10(1), 1–11.
Kaloko, I. (2024). Bikin resah, sejumlah pelajar acungkan celurit di jalanan Langkat, ancam dan maki pelajar lainnya. Tribun Medan. https://medan.tribunnews.com/2023/08/21/bikin-resah-sejumlah-pelajar-acungkan-celurit-di-jalanan-langkat-ancam-dan-maki-pelajar-lainnya
Khairunnisa, K., Asmawarna, A., Ridha, Z., Sabila, N., Adlani, N., & Akmalia, N. (2019). Pendidikan karakter berbasis kearifan budaya Melayu Langkat dalam pembelajaran matematika. Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat, 1(1), 51–59.
Kholifah, S. N., Pratiwi, S., & Chanifudin, C. (2024). Degradasi moral dalam pendidikan karakter Islam peserta didik akibat dari penggunaan gadget tanpa pengawasan intensif. Ta’rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 5(2), 138–146. DOI: https://doi.org/10.59059/tarim.v5i2.1313
Kurniawaty, I., Purwati, P., & Faiz, A. (2022). Penguatan pendidikan karakter cinta tanah air. Jurnal Education and Development, 10(3), 496–498.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York, NY: Bantam Books.
Marhamah, M., Ramadan, Z. H., & Putra, E. D. (2018). Pengembangan bahan ajar tematik berbasis nilai-nilai budaya Melayu di sekolah dasar. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 2(3), 29–33. DOI: https://doi.org/10.24036/4.32130
Marhamah, M., Yulianto, Y., Putra, E. D., & Waldy, H. (2021). Efektivitas bahan ajar tematik terintegrasi budaya Melayu Riau untuk siswa kelas IV sekolah dasar. In Seminar Nasional Paedagoria (pp. 126–130).
Muhtarom, M. (2020). Education development of nation character and culture in pesantren. Jurnal Diklat Keagamaan, 14(2), 114–123.
Nofarinda, N., & Supriyadi. (2024). Pembentukan karakter religius siswa melalui pembiasaan shalat dhuha berjamaah di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 672–688. DOI: https://doi.org/10.29300/btu.v9i2.6698
Nuraida & Saragi, D. (2023). Penanaman dan pembentukan karakter siswa melalui permainan tradisional Rimau Langkat. Jurnal Inspirasi Pendidikan (ALFIHRIS), 1(4), 189–194. DOI: https://doi.org/10.59246/alfihris.v1i4.586
Pramana, M. E. A., & Trihantoyo, S. (2021). Pembentukan karakter siswa melalui budaya sekolah di jenjang sekolah dasar. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9(3), 764–774. DOI: https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v3i3.10994
Prihatmojo, A., & Badawi. (2020). Pendidikan karakter di sekolah dasar mencegah degradasi moral di era 4.0. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 4(1), 142–152. DOI: https://doi.org/10.20961/jdc.v4i1.41129
Putri, N. A. R., Shovmayanti, N. A., & Ardiansyah, A. (2024). Edukasi literasi digital dalam penggunaan smartphone siswa kelas V Sekolah Dasar Muhammadiyah Tonggalan Klaten. WASATHON: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 9–14. https://doi.org/10.61902/wasathon.v2i01.865 DOI: https://doi.org/10.61902/wasathon.v2i01.865
Radeisyah, A. D., Nirmala, N., Baiq Amrina Elsa Putri, & Nurhasanah. (2024). Identitas nasional sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa di tengah tantangan multikulturalisme Indonesia. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 2(1), 82–95. https://doi.org/10.61787/3jjr9862 DOI: https://doi.org/10.61787/3jjr9862
Samosir, E. D. B., Agung, A. A. G., & Suartama, I. K. (2023). Interactive learning media based on character education in Indonesian subjects for grade 1 elementary schools. Indonesian Values and Character Education Journal, 6(1), 12–23. https://doi.org/10.23887/ivcej.v6i1.57720 DOI: https://doi.org/10.23887/ivcej.v6i1.57720
Suarningsih, N. M. (2024). Mengatasi degradasi moral bangsa melalui pendidikan karakter. JOCER: Journal of Civic Education Research, 2(1), 1–7. DOI: https://doi.org/10.60153/jocer.v2i1.47
Susanti, E., Robandi, B., & Halimah, S. (2025). Degradasi moral dalam dunia pendidikan di sekolah dasar dalam perspektif pedagogik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 120–127.
Toriq, N. R. S., & Syafi`ie, A. M. (2022). Nilai kognitif, afektif dan psikomotorik dalam kisah Nabi Musa AS dan Nabi Khadir AS (analisis QS. Surah Al-Kahfi ayat 60–82). As-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(5), 1260–1275. DOI: https://doi.org/10.36088/assabiqun.v4i5.2222
Yusrizal, Y., & Hariati, E. (2022). The influence of the value clarification technique (VCT) learning model and the national insight on the character of elementary school students. Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 14(2), 133–144. https://doi.org/10.24114/jupiis.v14i2.38659 DOI: https://doi.org/10.24114/jupiis.v14i2.38659
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahimul Harahap, Syazarah Soraya, Leni Malinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





