Implementasi School Ecosystem-based Disaster Risk Education untuk Meningkatkan Ketahanan Komunitas Guru Geografi Kota Kediri
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065.v5.i11.2025.2Keywords:
Disaster risk education, Guru geografi, School ecosystemAbstract
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketahanan komunitas guru geografi di Kota Kediri melalui pendekatan School Ecosystem-based Disaster Risk Education.Sebanyak 25 guru geografi MGMP Kota Kediri terlibat secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas peserta merupakan guru muda dengan masa mengajar 1–10 tahun yang lebih terbuka terhadap inovasi pembelajaran kebencanaan, sedangkan guru senior cenderung resisten terhadap perubahan sehingga memerlukan pendampingan. Guru mengidentifikasi dua bahaya utama di Kota Kediri yaitu banjir dan gempa bumi. Aspek kerentanan fisik mendominasi jawaban peserta. Aset fisik mencakup ruang terbuka, jalur evakuasi, sarana keselamatan darurat, dan aset non-fisik berupa kapasitas guru serta partisipasi murid yang paling banyak disebutkan peserta.
Guru juga menekankan pentingnya keterlibatan multipihak, terutama keinginan berkolaborasi dengan pemerintah. Urutan kedua terbanyak ingin berkolaborasi dengan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan kebencanaan berbasis ekosistem sekolah dipengaruhi oleh integrasi faktor internal dan eksternal. Kebaruan terletak pada penerapan kerangka School Ecosystem-based Disaster Risk Education secara partisipatif untuk memperkuat peran komunitas guru geografi sebagai agen perubahan dalam membangun sekolah yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan menghadapi risiko bencana.References
Dhyani, S., Lahoti, S., Khare, S., Pujari, P., & Verma, P. (2018). Ecosystem based disaster risk reduction approaches (EbDRR) as a prerequisite for inclusive urban transformation of Nagpur City, India. International Journal of Disaster Risk Reduction, 32, 95–105. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2018.01.018 DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2018.01.018
Hadi, S. (2020). Disaster management in the implementation of the 2030 Sustainable Development Goals in Indonesia. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 1(1), 105–111. https://doi.org/10.46456/jisdep.v1i1.49 DOI: https://doi.org/10.46456/jisdep.v1i1.49
Klein, J. A., Tucker, C. M., Steger, C. E., Nolin, A., Reid, R., Hopping, K. A., … & Yager, K. (2019). An integrated community and ecosystem-based approach to disaster risk reduction in mountain systems. Environmental Science and Policy, 94, 143–152. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2018.12.034 DOI: https://doi.org/10.1016/j.envsci.2018.12.034
Kupika, O. L., Gandiwa, E., Nhamo, G., & Kativu, S. (2019). Local ecological knowledge on climate change and ecosystem‐based adaptation strategies promote resilience in the Middle Zambezi Biosphere Reserve, Zimbabwe. Scientifica, 2019(1), 3069254. https://doi.org/10.1155/2019/3069254 DOI: https://doi.org/10.1155/2019/3069254
Lomba-Portela, L., Domínguez-Lloria, S., & Pino-Juste, M. R. (2022). Resistances to educational change: Teachers’ perceptions. Education Sciences, 12(5), 359. https://doi.org/10.3390/educsci12050359 DOI: https://doi.org/10.3390/educsci12050359
Pratiwi, P. H., Dwiningrum, S. I. A., & Sumunar, D. R. S. (2023). Integrated disaster risk management in the education process in schools. IDRiM Journal, 13(1), 172–192. https://doi.org/10.5595/001c.91284 DOI: https://doi.org/10.5595/001c.91284
Rahma, A., Mardiatno, D., & Hizbaron, D. R. (2024). Developing a theoretical framework: School ecosystem-based disaster risk education. International Research in Geographical and Environmental Education, 33(1), 6–23. https://doi.org/10.1080/10382046.2023.2214041 DOI: https://doi.org/10.1080/10382046.2023.2214041
Septikasari, Z., Retnowati, H., & Wilujeng, I. (2022). Pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana (PRB) sebagai strategi ketahanan sekolah dasar dalam penanggulangan bencana. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(1), 120–143. https://doi.org/10.22146/jkn.74412 DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.74412
Silviyana, S., Bahrudin, B., & Anjana, F. (2025). Analisis perbedaan strategi mengajar guru generasi milenial dan generasi Z. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(7), 10–10. https://doi.org/10.17977/UM065.v5.i7.2025.10 DOI: https://doi.org/10.17977/um065.v5.i7.2025.10
Syaifulloh, M., Soekamto, H., Wagistina, S., & Utomo, D. H. (2023). Pengurangan risiko bencana: Korelasi pengetahuan dan kesiapsiagaan murid sekolah menengah atas di Kota Batu. Geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi, 4(1), 53–65. https://doi.org/10.30872/geoedusains.v4i1.1940 DOI: https://doi.org/10.30872/geoedusains.v4i1.1940
Widodo, E., & Dwiningrum, S. I. A. (2024). Program satuan pendidikan aman bencana dalam perspektif teori kognitif sosial. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 12(3), 294–304. https://doi.org/10.23887/jjpg.v12i3.75265 DOI: https://doi.org/10.23887/jjpg.v12i3.75265
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mochammad Tri Herwanto, Waode Yunia Silviariza, Novika Adi Wibowo, Cindy Mariska, Novi Silvia, Mey Yustiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Funding data
-
Universitas Negeri Malang
Grant numbers 21.2.33/UN32/KP2025





