Pengaruh Dukungan Emosional Orang Tua dan Efikasi Diri Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa

Authors

  • Elipiya Elipiya Institut Agama Islam Negeri Kerinci
  • Farid Imam Kholidin Institut Agama Islam Negeri Kerinci
  • Agung Tri Prasetia Institut Agama Islam Negeri Kerinci

DOI:

https://doi.org/10.17977/um065.v5.i3.2025.5

Keywords:

Dukungan emosional, Efikasi diri, Resiliensi akademik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana dukungan emosional orang tua, yang mencakup perhatian, empati, dan kepercayaan terhadap anak, serta efikasi diri, yang merefleksikan keyakinan individu atas kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan, secara bersama-sama maupun terpisah berkontribusi terhadap pembentukan resiliensi akademik mahasiswa. Resiliensi akademik mengacu pada kemampuan mahasiswa untuk bertahan dalam situasi penuh tekanan, bangkit dari kegagalan, dan menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik yang kompleks. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci yang dipilih melalui metode convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket daring yang dirancang untuk menggali tiga variabel utama: tingkat dukungan emosional dari orang tua, tingkat efikasi diri, dan tingkat resiliensi akademik mahasiswa. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan resiliensi akademik, sementara dukungan emosional orang tua tidak memberikan kontribusi langsung yang signifikan. Namun, dalam analisis gabungan, efikasi diri tetap menjadi faktor utama yang berperan dominan dalam mendukung kemampuan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan beradaptasi dengan tuntutan pembelajaran yang terus berkembang. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan efikasi diri mahasiswa melalui berbagai program pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan individu, tetapi juga terintegrasi dengan dukungan emosional dari keluarga, guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi keberhasilan akademik sekaligus kesejahteraan psikologis mahasiswa dalam jangka panjang.

References

Achmad, G. H., Ratnasari, D., Amin, A., Yuliani, E., & Liandara, N. (2022). Penilaian autentik pada Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5685–5699. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3280

Afrilia, D., Fuad, M., & Siregar, Z. (2024). Pengaruh homesickness terhadap kesehatan mental mahasiswa rantau. Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII), 2(1), 161–175.

Aini, P. N. (2022). Hubungan dukungan orang tua dengan resiliensi akademik pada remaja SMP negeri di Kecamatan Ngrambe. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 6(2), 38–45. https://doi.org/10.22460/quanta.v6i2.3040

Aini, S. N., Jihan, J., Nuraini, F., Saripuddin, S., & Gunawan, H. (2023). Kualitas pendidikan dan pola asuh orang tua: Sebuah tinjauan multidisiplin. Journal on Education, 5(4), 11951–11964. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2154

Aryanti, Y. D. (2020). Pengaruh efikasi diri, perhatian orang tua, iklim kelas, dan kreativitas mengajar terhadap motivasi belajar siswa. Economic Education Analysis Journal, 9(1), 243–260. https://doi.org/10.15294/eeaj.v9i1.37169

Asmarani, F. F., & Sugiasih, I. (2020). Kesejahteraan psikologis pada ibu yang memiliki anak tunagrahita ditinjau dari rasa syukur dan dukungan sosial suami. Psisula: Prosiding Berkala Psikologi, 1(September), 45–58. https://doi.org/10.30659/psisula.v1i0.7688

Audina, M. (2023). Hubungan dukungan sosial dengan stres akademik. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1183–1190. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1673

Azwar, B., & Abdurrahman, A. (2022). Peningkatan resiliensi diri warga binaan dengan konseling. Consilium: Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan, 9(2), 63. https://doi.org/10.37064/consilium.v9i2.14020

Candrakanti, K. Q., & Chusairi, A. (2022). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan resiliensi akademik pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 10, 1–11.

Deswanda, A. R. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi remaja yayasan sosial di Jakarta selatan (Bachelor's thesis, Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Dwiastuti, I., Hendriani, W., & Andriani, F. (2021). Perkembangan penelitian resiliensi akademik di Indonesia: Scoping literature review. Jurnal Psikologi TALENTA, 7(1), 23–35.

Ernawati, L., & Rusmawati, D. (2020). Dukungan sosial orang tua dan stres akademik. Jurnal Empati, 4(4), 26–31.

Fitriana, A. S. (2024). Peran orang tua dalam proses konseling anak-anak dengan masalah perilaku. Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 31–37.

Fullerton, D. J., Zhang, L. M., & Kleitman, S. (2021). An integrative process model of resilience in an academic context: Resilience resources, coping strategies, and positive adaptation. PLoS ONE, 16(2), Article e0246000. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0246000

Harahap, A. C. P., Harahap, S. R., & Harahap, D. P. S. (2020). Gambaran resiliensi akademik mahasiswa pada masa pandemi COVID-19. Al-Irsyad, 10(2). https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v10i2.8541

Hartati, I., Suciati, I., & Wahyuni, D. S. (2021). Pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar matematika: Meta-analisis. Guru Tua: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 49–56. https://doi.org/10.31970/gurutua.v4i2.74

Hartati, J., Achadi, W., & Mirza Naufa, M. (2022). Hubungan prokrastinasi dan dukungan sosial teman sebaya pada mahasiswa pendidikan agama Islam FITK UIN Raden Patah Palembang. Jurnal Agama Sosial dan Budaya, 5(4), 2599–2473.

Hazima, R., & Cahyono, R. (2024). Peran efikasi diri terhadap penyesuaian akademik mahasiswa tahun pertama. JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 2(2), 85–100.

Hreish, K., & Safadi, N. (2023). Social and psychological problems among Palestinian university students. Dirasat: Human and Social Sciences, 50(5), 193–211. https://doi.org/10.35516/hum.v50i5.297

Irianto, A., Aimon, H., Nirwana, H., & Prasetia, A. T. (2018). Komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak remaja serta identitas diri remaja: Studi di Bina Keluarga Remaja Parupuk Tabing. Populasi, 26(1), 16–25.

Kholidin, F. I., Rachmawati, I., & Laksana, E. P. (2020). Kontribusi kepercayaan diri dan efikasi diri akademik terhadap nilai mata kuliah statistik inferensial. Teacher in Educational Research, 2(2), 46. https://doi.org/10.33292/ter.v2i2.68

Kusuma, R. D., Susanti, I. H., & Sukmaningtyas, W. (2022). The relationship between peer emotional support and burnout in students. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(12), 3649–3656.

Lee, J., Jeong, H. J., & Kim, S. (2021). Stress, anxiety, and depression among undergraduate students during the COVID-19 pandemic and their use of mental health services. Innovative Higher Education, 46(5), 519–538. https://doi.org/10.1007/s10755-021-09552-y

Lestari, S. (2022). Rasional emotive behavior therapy: Sebuah kritik berdasarkan etika dan nilai. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(2003), 1349–1358.

Maharani, A. (2024). Bimbingan dalam menangani perubahan emosional selama masa pubertas. JBK: Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 60–65.

Mahesti, N. P. R. E., & Rustika, I. M. (2020). Peran kecerdasan emosional dan efikasi diri terhadap resiliensi pada mahasiswa Universitas Udayana yang sedang menyusun skripsi. Jurnal Psikologi Udayana, 7(2), 53. https://doi.org/10.24843/jpu.2020.v07.i02.p06

Maimanah, A. C., Munib, A., Latipah, E., & Subaidi, S. (2022). Menumbuh-kembangkan minat, efikasi diri, dan regulasi diri pada anak. Jurnal Buah Hati, 9(1), 27–43. https://doi.org/10.46244/buahhati.v9i1.1671

Mardikaningsih, R. (2023). Dampak persepsi risiko, modal psikologi, dan pengalaman kerja dalam membentuk intensi berwirausaha. Journal of Management and Economics Research, 1(3), 92.

Miran, M., Pramono, S. E., Sutarto, J., & Yulianto, A. (2023, June). Menguji Peran Efikasi Diri Pada Pembelajaran Berbasis Simulator Terhadap Resiliensi Taruna. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 6, No. 1, pp. 512-518).

Miskanik, M. (2022). Kontrol diri sebagai mediator konsep diri, resiliensi, dukungan sosial terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 5(1), 120–128. https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.5706

Miyono, N., Muhdi, M., Nyoman, N. A., & Wuryani, T. (2019). Pengaruh soft skill pendidik dan efikasi diri terhadap stres akademik siswa Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Semarang. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 5(1), 45–56. https://doi.org/10.18784/smart.v5i1.746

Muliani, U., Sutrio, S., & Indriyani, R. (2023). Pengaruh pengetahuan, kepatuhan konsumsi tabelt tambah darah, dukungan guru, orang tua dan teman sebaya dengan kejadian anemia remaja putri. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2888–2895.

Mulyani, E. R. (2022). Pengaruh asertifitas dan resiliensi terhadap motivasi berprestasi mahasiswa aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Walisongo di era new normal.

Muthmainah, M. (2022). Dukungan sosial dan resiliensi pada anak di wilayah perbukitan Gunung Kidul Yogyakarta. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 6(1), 78–88. https://doi.org/10.21831/diklus.v6i1.48875

Nurdiansyah, A. R., & Kusmawati, A. (2024). Dukungan sosial penghargaan teman sebaya dalam mengatasi fenomena quarter life crisis di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(1), 278–287.

Pangestu, R. T., & Fatmarizka, T. (2023). Dampak dismenorea primer terhadap prestasi akademik pada remaja putri: Literature review. Prosiding University Research Colloquium, 735–744.

Parwata, K. Y. L., Sudiatmika, A. A. I. A. R., & Devi, N. L. P. L. (2019). Pengaruh teman sebaya, orang tua, dan guru terhadap masalah belajar anak superior. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI), 1(1), 1. https://doi.org/10.23887/jppsi.v1i1.21911

Pearman, C., Bowles, F., & Polka, W. (2021). Teacher educator perceptions of characteristics of self-efficacy. Critical Questions in Education, 12(1), 81–99.

Prasetia, A. T., Yunus, A. R., Nirwana, H., Afdal, A., Syukur, Y., Iswari, M., & Fikri, M. (2024). Family education: Instilling career expectations for women. Journal of Education and Learning, 18(2), 271–278. https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i2.21153

Pratama, A., Sasferi, N., & Kholidin, F. I. (2022). Peran kondisi sosio-ekonomi keluarga terhadap perencanaan karir siswa. Indonesian Journal of Counseling and Development, 4(1), 44–52. https://doi.org/10.32939/ijcd.v4i1.1253

Prawitasari, T., & Antika, E. R. (2022). Pengaruh self-efficacy terhadap resiliensi akademik siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(2), 4–7.

Putri, A. E., Parimita, D. W., & Wolor, D. C. W. (2023). Pengaruh dukungan sosial dan efikasi diri terhadap resiliensi akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi UNJ. Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Diri, 3(1), 377–386.

Putri, D. M. K., Santi, D. E., & Kusmandari, R. (2023). Resiliensi akademik pada mahasiswa tingkat akhir: Bagaimana peranan optimisme dan efikasi diri? Jurnal Penelitian Psikologi, 4(1), 1–11.

Rahmadina, F. S., Rahmadina, F. S., & Firmiana, M. E. (2021). Bentuk dukungan orang tua pada anak usia dini (AUD) selama belajar dari rumah (BDR). Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 4(1), 18. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v4i1.629

Rahmah, A. N., Nasution, F. S. M., Salsabila, N. A., Nafisah, S., & Abdillah, T. K. (2024). Sosialisasi membentuk konsep diri untuk pengasuhan yang positif pada anak di era digital. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(1), 19–27. https://doi.org/10.62759/jpim.v1i1.48

Rahmawati, L., & Kusumiati, R. Y. E. (2024). Relationship between emotional maturity and self-esteem in adolescents at the orphanage. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 487–497. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.5981

Refiany, D., Rafli, M., & Rusli, R. (2023). Enhancing Quality of Life: Self-Acceptance of Parents towards Children with Intellectual Disabilities with a Focus on Roles and Social Support. UInScof, 1(2), 856–864. Retrieved from https://proceedings.radenfatah.ac.id/index.php/UInScof2022/article/view/973

Rifai, M., Rahman, S., & Razak, A. (2024). Tinjauan Kriminologi Terhadap Tawuran Antar Remaja Di Kota Makassar. Journal of Lex Philosophy (JLP), 5(1), 255–270.

Rofiqi, R., Iksan, & Mansyur, M. (2023). Melangkah menuju kesehatan mental yang optimal: Program inovatif di lembaga pendidikan Islam. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 76–99. https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.9237

Saaduddin, S., Sujadi, E., Sasferi, N., & Jumiarti, D. (2023). The effect of self-esteem on resilience among victims of bullying: Does gender play a role? Educational Guidance and Counseling Development Journal, 6(1), 1. https://doi.org/10.24014/egcdj.v6i1.22025

Salam, A., Suharman, & Matulessy, A. (2019). Hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan stres akademik pada siswa. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 325–342.

Salim, F., & Fakhrurrozi, M. (2020). Efikasi diri akademik dan resiliensi pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 16(2), 175. https://doi.org/10.24014/jp.v16i2.9718

Satwika, P. A., Setyowati, R., & Anggawati, F. (2021). Dukungan emosional keluarga dan teman sebaya terhadap self-compassion pada mahasiswa saat pandemi covid-19. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 11(3), 304–314.

Schmidt, A. F., & Finan, C. (2018). Linear regression and the normality assumption. Journal of Clinical Epidemiology, 98, 146–151. https://doi.org/10.1016/j.jclinepi.2017.12.006

Siradjuddin, M. S., Ramadhan, N. P., & Esita, Z. (2023). Peran dukungan sosial orang tua terhadap efikasi diri remaja di Kota Kendari. Jurnal Janaloka, 1(1), 22–26. https://doi.org/10.54883/janaloka.v1i1.292

Sujadi, E., Yandri, H., & Juliawati, D. (2021). Perbedaan resiliensi siswa laki-laki dan perempuan yang menjadi korban bullying. Psychocentrum Review, 3(2), 174–186. https://doi.org/10.26539/pcr.32665

Supervia, U. P., Bordás, S. C., & Robres, Q. A. (2022). The mediating role of self-efficacy in the relationship between resilience and academic performance in adolescence. Learning and Motivation, 78, Article 101814. https://doi.org/10.1016/j.lmot.2022.101814

Suryani, L., Pendi, A., & Seto, B. (2020). Pengaruh efikasi diri dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar mata kuliah geometri dasar pada mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Flores. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 11(1), 17–26. https://doi.org/10.26877/aks.v11i1.6010

Syaputri, E., & Afriza, R. (2022). Peran orang tua dalam tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus (autisme). Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 559–564. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i2.78

Utomo, P., & Pahlevi, R. (2022). Peran teman sebaya sebagai moderator pembentukan karakter anak: Systematic literature review. Journal of Educational Psychology, 1(1), 659.

Utomo, P., Pahlevi, R., & Prayogi, F. (2022). The effect of social skills and social support on student resilience in schools. Altruistik: Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan, 2(1), 38–49. https://doi.org/10.24114/altruistik.v2i1.34749

Wulandari, A. P. J., & Istiani. (2021). The effect of self-esteem and self-efficacy on the academic resilience of undergraduate students in Jakarta. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 729(1), Article 012094. https://doi.org/10.1088/1755-1315/729/1/012094

Yetur. (2023). The effect of geography teachers’ self-efficacy perceptions and attitudes toward teaching on their motivation. International Journal of Educational Research Review, 8(2), 360–367. https://doi.org/10.24331/ijere.1255100

Downloads

Published

04-03-2025

How to Cite

Elipiya, E., Kholidin, F. I., & Prasetia, A. T. (2025). Pengaruh Dukungan Emosional Orang Tua dan Efikasi Diri Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 5(3), 5. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i3.2025.5

Issue

Section

Articles