Pengembangan Buku Panduan Kelompok Psikoedukasi Teknik Permainan untuk Mengembangkan Social Awareness Siswa SMP

Authors

  • Caraka Putra Bhakti Universitas Ahmad Dahlan
  • Tazkiya Auliya Azfinc Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.17977/um065.v5.i3.2025.7

Keywords:

Buku panduan, Kelompok psikoedukasi, Permainan

Abstract

Social awareness merupakan salah satu kompetensi penting dalam bidang sosial yang menjadi kebutuhan utama di abad ke-21. Bimbingan dan konseling berperan signifikan dalam mengembangkan social awareness siswa, salah satunya melalui layanan kelompok psikoedukasi. Untuk efektivitas layanan, diperlukan teknik interaktif seperti permainan, yang membantu proses bimbingan lebih terarah dan berdampak optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku panduan sebagai media pendukung kelompok psikoedukasi dengan teknik permainan untuk meningkatkan social awareness siswa. Konsep pengembangan buku panduan ini menggunakan model 4D, yang mencakup tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, buku panduan tersebut telah dinilai layak digunakan sebagai pedoman konselor dalam memberikan layanan kepada siswa di sekolah. Penilaian yang diberikan oleh para ahli menunjukkan bahwa panduan ini sesuai dengan tujuan yang diharapkan dan efektif dalam meningkatkan social awareness melalui pendekatan permainan. Penilaian terdiri dari ahli materi, ahli media dan konselor. Hasil penilaian menunjukkan bahwa Indeks Aiken materi sebesar 0,86, yang termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan Indeks Aiken.

References

Agusniatih, A., & Manopa, J. M. (2019). Keterampilan sosial anak usia dini: Teori dan metode pengembangan. Eidu Publisher.

Ahmadi, F. (2017). Guru SD di era digital: Pendekatan, media, inovasi. CV Pilar Nusantara.

Aisyah, S. H., & Hidayah, U. (2024). Pembentukan karakter social awareness melalui pendidikan agama Islam berbasis habit forming. Al-Muaddib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 6(1), 286–303. https://doi.org/10.46773/muaddib.v6i1.1000

Andayani, E., Hariani, L. S., & Jauhari, M. (2021). Pembentukan kemandirian melalui pembelajaran kewirausahaan sosial untuk meningkatkan kesadaran sosial dan kesadaran ekonomi. Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi, 6(1), 22–34. https://doi.org/10.21067/jrpe.v6i1.5143

Andini, F., Waspada, I., Budiwati, N., & Susanto, S. (2023). Peran guru dengan kompetensi sosial emosional dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk membangun student well-being pada sekolah menengah. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 6(1), 175–182. https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1490

Assingkily, M. S., & Hardiyati, M. (2019). Analisis perkembangan sosial-emosional tercapai dan tidak tercapai siswa usia dasar. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 2(2), 19–31. https://doi.org/10.15575/al-aulad.v2i2.5210

Bhakti, C. P. (2017). Program bimbingan dan konseling komprehensif untuk mengembangkan standar kompetensi siswa. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 131–132. https://doi.org/10.31100/jurkam.v1i2.63

Brown, N. W. (2018). Psychoeducational groups: Process and practice (4th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315169590

Ester, E., & Giamulia, D. S. (2021). Metode bermain salah satu metode pembelajaran untuk anak. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 35–45. https://doi.org/10.59177/veritas.v3i1.103

Farida, A., Rois, S., & Ahmad, E. S. (2023). Sekolah yang menyenangkan: Metode kreatif mengajar dan pengembangan karakter siswa. Nuansa Cendekia.

Geroski, A. M., & Kraus, K. L. (2002). Process and content in school psychoeducational groups: Either, both, or none? Journal for Specialists in Group Work, 27(2), 233–245. https://doi.org/10.1080/742848694

Goleman, D. (2020). Emotional intelligence: Kecerdasan emosional “Mengapa EI lebih penting daripada IQ”. Jakarta: Kompas Gramedia.

Goleman, D. (1998). Kecerdasan emosional. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Haikal, A., Hasbi, M., Lasan, B. B., & Hidayaturrahman, D. (2022). Profil kesadaran sosial siswa dan implikasi terhadap layanan bimbingan konseling di SMA (Doctoral dissertation, State University of Malang).

Hanifah, U. (2016). Penerapan model PAIKEM dengan menggunakan media permainan bahasa dalam pembelajaran bahasa Arab. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 5(2), 301–330.

Hartanti, J. (2022). Bimbingan kelompok.

Heiriyah, A., & Hayati, S. A. (2020). Upaya meningkatkan kepekaan sosial melalui layanan konseling kelompok dengan teknik modeling pada MTs Al-Ikhwan Banjarmasin. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 2(2), 39–48. https://doi.org/10.51214/bocp.v2i2.35

Helaluddin, H., & Alamsyah, A. (2019). Kajian konseptual tentang social-emotional learning (SEL) dalam pembelajaran bahasa. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 11(1), 1–16. https://doi.org/10.35445/alishlah.v11i1.123

Henderson, D., & Thompson, C. L. (2016). Counseling children (9th ed.). Cengage Learning.

Hodiyanto, H., Darma, Y., & Putra, S. R. S. (2020). Pengembangan media pembelajaran berbasis Macromedia Flash bermuatan problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 323–334. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v9i2.652

Isnawati, D., & Purwoko, B. (2018). Penerapan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa kelas VIII-H SMPN 40 Surabaya. Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling, 9(1). https://doi.org/10.26877/empati.v6i2.4275

Juwita, J. (2023). Program guru bimbingan dan konseling dalam mencegah kenakalan remaja di SMA Negeri 2 Sidrap (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).

Downloads

Published

01-03-2025

How to Cite

Bhakti, C. P., & Azfinc, T. A. (2025). Pengembangan Buku Panduan Kelompok Psikoedukasi Teknik Permainan untuk Mengembangkan Social Awareness Siswa SMP. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 5(3), 7. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i3.2025.7

Issue

Section

Articles