Implementasi Pembelajaran Ekstrakurikuler Tari melalui Metode Tutor Sebaya di SMA
DOI:
https://doi.org/10.17977/um064v5i72025p763-775Keywords:
Tari Bajidor Kahot, tutor sebaya, ekstrakurikuler tari, pembelajaran seni tariAbstract
Pembelajaran seni tari tidak diterapkan secara intrakurikuler di SMAN 2 Pacitan, namun siswa menunjukkan minat yang tinggi terhadap seni tradisi, khususnya tari. Oleh karena itu, ekstrakurikuler tari menjadi wadah yang diminati siswa berbakat. Kegiatan ini dilaksanakan seminggu sekali dan menerapkan metode tutor sebaya dalam proses pembelajaran. Metode ini dianggap lebih efektif dan efisien karena siswa cenderung lebih cepat memahami dan menghafal gerakan ketika dijelaskan oleh teman sebayanya. Selain itu, metode ini juga mempererat hubungan sosial antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran ekstrakurikuler tari melalui metode tutor sebaya di SMAN 2 Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tutor sebaya mendukung peningkatan keterampilan siswa dalam aspek teknik, bentuk, dan hafalan gerak tari. Siswa yang mengalami kesulitan pun menunjukkan motivasi belajar yang meningkat melalui bantuan teman sebaya. Dengan demikian, metode tutor sebaya dinilai efektif dalam mendukung pembelajaran ekstrakurikuler tari di sekolah.
References
Azzahroh, A. L., & Ahsanuddin, M. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Bahasa Arab Kelas X IIS di SMA Babul Khairat. Journal of Language Literature and Arts, 2(7), 1005–1019. https://doi.org/10.17977/um064v2i72022p1005-1019
Dahliyana, A. (2020). Penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Jurnal Sosioreligi, 15(1), 54–64.
Fauzan, M., Saleh, N. T., & Prabowo, A. (2019). Penerapan pembelajaran model PBL dengan metode tutor sebaya pada materi statistika untuk meningkatkan ketuntasan klasikal siswa kelas XII MIPA 1 SMAN 9 Semarang tahun pelajaran 2018/2019. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2(2), 403–409. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/
Hamdayama, J. (2016). Metodologi pengajaran (Suryani, Ed.). PT Bumi Aksara.
Harseptiana, C., Astuti, F., & Susmiarti. (2018). Persepsi siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler tari di SMA Pertiwi 1 Padang. E-Journal Sendratasik, 7(1), 23–28.
Hidayati, R. K. (2016). Makna tari Bajidor Kahot ditinjau dari teori semiotika Roland Barthes. Promedia, 2(2), 64–82.
Ihkrimah, A. (2019). Kreativitas siswa dalam pembelajaran seni budaya tari kreasi kelas XI SMA Negeri 2 Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Koba, 6(1), 26–33. https://journal.uir.ac.id/index.php/koba/article/view/7884
Karsono, K., Alimah, S., & Bintari, S. H. (2020). Pemanfaatan ragam media belajar pada materi sains di sekolah dasar. Bioeduca: Journal of Biology Education, 1(1), 55. https://doi.org/10.21580/bioeduca.v1i1.4955
Khairunnisa, A., & Wahyuningtyas, . T. (2024). Penerapan Scaffolding untuk meningkatkan Keterampilan Peserta Didik pada Pembelajaran Seni Tari di Kelas VIII. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 2(1), 83–91. https://doi.org/10.17977/um084v2i12024p83-91
Mahsup, M., Ibrahim, I., Muhardini, S., Nurjannah, N., & Fitriani, E. (2020). Peningkatan hasil belajar mahasiswa melalui model pembelajaran tutor sebaya. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 6(3), 609. https://doi.org/10.33394/jk.v6i3.2673
Mar, F. N. (2024). Pelaksanaan metode drill dan demonstrasi pada pembelajaran ekstrakurikuler tari di SMAN 1 Mejayan Kabupaten Madiun (pp. 4–6).
Mariyanto, M. (2020). Manfaat pemanasan dalam latihan olahraga. Proceedings, 274–282.
Nafi’ah, R. (2022). Pengaruh metode tutor sebaya terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN 3 Segala Mider Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah, 8(5.2017), 2003–2005.
Prayitno, M. A. (2021). Gerakan siswa mengajar (GSM): Implementasi metode tutor sebaya di SMPN 1 Mejayan Kabupaten Madiun. Kurikula: Jurnal Pendidikan, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.56997/kurikula.v6i1.541
Sari, N. N. (2015). Aplikasi metode tutor sebaya dalam sendratari Ramayana dan Mahabharata di SMA PGRI 2 Kayen Kecamatan Kayen Kabupaten Pati [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Shilviana, K., & Hamami, T. (2020). Pengembangan kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Palapa, 8(1), 159–177. https://doi.org/10.36088/palapa.v8i1.705
Sugiono. (2023). Metode penelitian kualitatif (S. Y. Suryandari, Ed.). Alfabeta.
Suhendra, D., Wahyuningtyas, N., & Andjajani, B. A. (2024). Penerapan Tutor Sebaya dan Model Snowball Throwing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 2(3), 263–272. https://doi.org/10.17977/um084v2i32024p263-272
Vhasya Amanda Putri, & Susmiarti, S. (2024). Pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari di SMA Negeri 1 Mandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain, 1(5), 32–43. https://doi.org/10.62383/abstrak.v1i5.269
Wati, D. A., Dyah P., E. W. S., & Zandra, R. A. (2020). Implementasi pembelajaran seni tari pada kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Srengat. Pelataran Seni, 5(2), 95. https://doi.org/10.20527/jps.v5i2.9125
Wiranata, M. I., Amin, M., & Meldina, T. (2023). Implementasi kegiatan ekstrakurikuler tari dalam menanamkan cinta budaya di SDN 4 Rejang Lebong. Skripsi, IAIN Curup. http://e-theses.iaincurup.ac.id/5051/
Wulan, E. R. (2014). Evaluasi pembelajaran. Pustaka Setia. http://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Brifafrelzhanom Findefta Ladiva Filly

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























