Penerapan Origami sebagai Strategi Inovatif dalam Pembelajaran SBdP untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065.v5.i10.2025.7Keywords:
Kreativitas, Origami, Pembelajaran SBdP, Sekolah dasarAbstract
Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di sekolah dasar memiliki potensi besar dalam mengembangkan kreativitas siswa. Namun, dalam praktiknya masih dilakukan secara konvensional dan kurang melibatkan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis origami. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus di kelas II Sekolah Dasar di Kota Medan dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Kreativitas siswa diukur berdasarkan empat indikator, yaitu orisinalitas, keluwesan berpikir, keterampilan teknis, dan keberanian mengekspresikan gagasan, menggunakan rubrik penilaian yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada semua aspek kreativitas siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Persentase siswa yang berada pada kategori kreativitas tinggi dan sangat tinggi meningkat dari 55,1% pada siklus 1 menjadi 82,8% pada siklus 2. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan origami sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran SBdP mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, eksploratif, dan mendukung perkembangan kreativitas siswa secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis origami efektif digunakan sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar.References
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta.
Dewi, R., & Utami, R. (2020). Peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan melipat kertas (origami) di TK Pinang Masak Muaro Jambi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 247–258. doi:10.31004/obsesi.v4i2.247 DOI: https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.247
Elliott, J. (2007). Reflecting where the action is: The selected works of John Elliott. London, England: Routledge.
Fatmawati, F., Miranda, A., Reza, M. F., Handayani, R., & Yusrizal, Y. (2024). The effect of the Course Review Horay learning model on critical thinking skills of Grade V students in elementary schools. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 7(1), 91–101. DOI: https://doi.org/10.15575/al-aulad.v7i1.33442
Hasibuan, A., & Purba, S. (2022). Penerapan origami dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas I pada pembelajaran SBdP di SD Negeri 050696 Namu Unggas. Journal of Global Education Studies, 4(1), 70–85. Retrieved from https://journal.berpusi.co.id/index.php/JoGEs/article/view/532
Ismail, N. (2021). Origami sebagai media inovatif dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Al-Fikh Orchad Pendamar Malaysia. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 45–58. Retrieved from https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/Al-Athfal/article/view/1199
Khoirunnisa Br Nainggolan, F., & Pasaribu, M. (2024). Pemanfaatan kertas origami sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kreatifitas anak usia dini di TK Al-Fikh Orchad Pendamar Malaysia. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 230–240. doi:10.46773/alathfal.v5i1.1199 DOI: https://doi.org/10.46773/alathfal.v5i1.1199
Muliatsih, S. (2013). Meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan origami. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 180–189.
Munandar, U. (2012). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta.
Napitupulu, D. S., Hairullah, H., & Putri, D. A. (2024). Origami sebagai media pengembangan motorik halus. At-Thufuly: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 7–13. DOI: https://doi.org/10.37812/atthufuly.v5i1.1606
Nugraha, A. (2021). Penerapan strategi berbasis origami dalam meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 25–36. doi:10.33369/jpdn.v6i1.2021
Nugraha, R. (2021). Pengaruh penggunaan media origami terhadap kreativitas siswa dalam pembelajaran SBdP di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 28–36.
Sari, D., & Yuliana, R. (2021). Penerapan media kertas origami untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas I SDN 90/II Talang Pantai. Jurnal Nurelislam: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 6(2), 123–135. Retrieved from https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/290
Sitepu, Z. R. (2024). Efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas siswa di sekolah dasar. Eruditio: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 29–36. DOI: https://doi.org/10.47134/ptk.v1i3.453
Susanto. (2018). Pendidikan anak usia dini (konsep dan teori). Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara.
Suyatmini. (2016). Origami sebagai sarana pengembangan motorik halus anak usia dini. Yogyakarta, Indonesia: Ombak.
Windyariani, S., & Setiono, S. (2024). Performance assessment creative thinking rubric in science technology engineering and mathematics (STEM) learning. Journal of Innovative Science Education, 13(2), 64–73. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/journals/jise/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurasiyah Anas Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





