Efektivitas Layanan Edupreneur BK Berbasis Cinematherapy untuk Mengurangi Fear of Missing Out dalam Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065.v5.i9.2025.9Keywords:
Cinematherapy, Fear of Missing Out (FoMO), Media sosialAbstract
Penggunaan media sosial yang meluas di kalangan remaja membawa dampak positif sekaligus risiko psikologis, salah satunya adalah FoMO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan edupreneur bimbingan dan konseling (BK) berbasis cinematherapy dalam mengurangi FoMO pada remaja, khususnya siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain one group time series pretest-posttest. Subjek penelitian adalah delapan siswa kelas VII yang memiliki tingkat FoMO tinggi berdasarkan hasil screening awal. Intervensi dilakukan melalui empat kali layanan cinematherapy dengan film yang berbeda. Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan skor FoMOsecara konsisten setelah setiap sesi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test yang menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,05). Cinematherapy terbukti membantu siswa merefleksikan dampak negatif dari ketergantungan pada media sosial, meningkatkan kesadaran diri, dan mendorong penggunaan media sosial secara sehat. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa layanan edupreneur BK berbasis cinematherapy efektif untuk menurunkan tingkat FoMO pada siswa serta memberikan implikasi praktis dan inovatif bagi guru BK dalam mengembangkan layanan bimbingan yang relevan dengan tantangan psikososial remaja di era digital.
References
Aisafitri, L., & Yusriyah, K. (2021). Kecanduan media sosial (FoMO) pada generasi milenial. Jurnal Audience, 4(01), 86–106. https://doi.org/10.33633/ja.v4i01.4249 DOI: https://doi.org/10.33633/ja.v4i01.4249
Aliyanto, N. (2022). Pengembangan media cinema therapy untuk menumbuhkan kepercayaan diri pada remaja di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur. http://digilib.uinsby.ac.id/52153/
Anggraini, T., Jannati, Z., & Putra, B. J. (2024). Keefektifan konseling kelompok dengan teknik desensitisasi sistematis dalam mereduksi sifat FoMO (fear of missing out) pada mahasiswa. Journal of Society Counseling, 2(1), 29–40. https://doi.org/10.59388/josc.v2i1.466 DOI: https://doi.org/10.59388/josc.v2i1.466
Aresti, N. G., Lukmantoro, T., & Ulfa, N. S. (2023). Pengaruh tingkat fear of missing out (FoMO) dan tingkat pengawasan orang tua terhadap tingkat kecanduan penggunaan TikTok pada remaja. Jurnal Interaksi Online, 11(3), 272–284. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/39961
Mubarak, M. A. (2022). Cinematheraphy dalam Islam. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(1), 40–56. https://doi.org/10.56013/jcbkp.v5i1.1253 DOI: https://doi.org/10.56013/jcbkp.v5i1.1253
Agustina, E., & Yuliansyah, M. (2022). Peningkatan motivasi belajar siswa melalui teknik cinema therapy di era new normal pada kelas X di SMK Negeri 3 Amuntai. Inovasi Penelitian, 2(10), 3169–3174.
Fauziyah, N., Maulana, N., & Ibrahim, M. (2022). Eksplorasi nilai-nilai sosial budaya pada remaja. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2). DOI: https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2022.006.02.7
Ferdiyansyah, R., Rahmawati, W. K., & Mawaddati, I. R. (2022). Pengembangan panduan teknik cinematherapy untuk mengembangkan kepedulian pada siswa kelas VIII di SMP PGRI 3 Sempu. Consilium Journal, 217–224.
Hariadi, A. F. (2018). Hubungan antara fear of missing out (FoMO) dengan kecanduan media sosial pada remaja. Journal of Psychological Science and Profession, 2(3), 208. DOI: https://doi.org/10.24198/jpsp.v2i3.18741
Hartanti, & Jahju. (2022). Bimbingan kelompok. https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/3932/1/BIMBINGAN%20KELOMPOK%20Dr.%20JAHJU%20HARTANTI,%20M.%20Psi..pdf
Herawati, S., Wibowo, B. Y., & Prabowo, A. S. (2021). Pengembangan hipotetik buku panduan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik cinema therapy tentang dampak negatif pornografi. Prophetic: Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 4(2), 193–208. https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/prophetic/article/view/9664
Isna, N. M., & Winingsih, E. (2022). Efektivitas bimbingan kelompok teknik cinema therapy untuk meningkatkan efikasi diri karir siswa. Jurnal BK UNESA, 13(1), 760–771. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/45717
Kemp, S. (2020). Digital 2020: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia
Leli Fertiliana Dea, Yusuf, M., Anwar, M. S., Choirudin, & Juniati, D. A. (2021). Alat permainan edukatif golf anak usia dini sebagai program edupreneur Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 6(1), 25–36. https://doi.org/10.14421/jga.2021.61-03 DOI: https://doi.org/10.14421/jga.2021.61-03
Maretha, T., Susanti, R. H., & Sari, E. K. W. (2020). Keefektifan teknik cinema therapy untuk meningkatkan sikap altruistik siswa kelas VIII di SMPN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 5(2), 54–61. https://doi.org/10.21067/jki.v5i2.4438 DOI: https://doi.org/10.21067/jki.v5i2.4438
Mukholladun, W., Rahmawati, W. K., Ulwiyah, I., & Kurniawan, M. U. (2024). Efektivitas teknik cinema education untuk meningkatkan sikap asertif mahasantri di Pondok Pesantren Ibnu Katsir 2 Jember. Pandalungan: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bimbingan, Konseling dan Multikultural, 2(1), 89–97. https://doi.org/10.31537/pandalungan.v2i1.1641 DOI: https://doi.org/10.31537/pandalungan.v2i1.1641
Niva, H. (2016). Penerapan pendekatan cinematherapy untuk meningkatkan perilaku prososial pada siswa Bosowa International School Makassar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 2(1), 41–48. https://doi.org/10.26858/jpkk.v2i1.2061 DOI: https://doi.org/10.26858/jpkk.v2i1.2061
Normanita, R. W., Kurniawan, K., & Nusantoro, E. (2018). Meningkatkan interaksi sosial dengan teman sebaya melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik cinematherapy. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 7(3), 1–7. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk
Pratiwi, A., & Fazriani, A. (2020). Hubungan antara fear of missing out (FoMO) dengan kecanduan media sosial pada remaja pengguna media sosial. Jurnal Kesehatan, 9(1), 1–13. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v9i1.123
Rafiq, A. (2020). Dampak media sosial terhadap perubahan sosial suatu masyarakat. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 1(2), 270–283. https://doi.org/10.34081/270033 DOI: https://doi.org/10.34081/270033
Sachiyati, M., Yanuar, D., & Nisa, U. (2023). Fenomena kecanduan media sosial (FoMO) pada remaja Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP USK, 8, 1–18.
Sutardi, A. (2018). Efektivitas bimbingan dengan menggunakan teknik cinematherapy untuk meningkatkan motif berprestasi peserta didik. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 6(1), 1–7. DOI: https://doi.org/10.29080/jbki.v8i1.57
Taswiyah. (2022). Mengantisipasi gejala fear of missing out (FoMO) terhadap dampak sosial global 4.0 dan 5.0 melalui subjective well-being dan joy of missing out (JoMO). Jurnal Pendidikan Karakter Jawara, 8(1), 103–119.
Wandira, A. (2020). Pengaruh layanan konseling kelompok teknik cinema therapy untuk mereduksi social anxiety siswa SMP Muhammadiyah 57 Medan.
Zakaria, Z., Ganefri, G., & Yulastri, A. (2022). Pengembangan jiwa edupreneurship siswa melalui kepemimpinan yang demokratis di sekolah. Jurnal Valuasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 2(2), 944–955. https://doi.org/10.46306/vls.v2i2.132 DOI: https://doi.org/10.46306/vls.v2i2.132
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lusita Anggi Nabila, Weni Kurnia Rahmawati, Nailul Fauziyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





