Dinamika Psikologis Mahasiswa dengan Toxic Relationship: Studi Fenomenologi pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065.v5.i8.2025.6Keywords:
Toxic relationship, Dinamika psikologis, Mahasiswa, Fenomenologi, Strategi copingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika psikologis mahasiswa yang terlibat dalam toxic relationship. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Tiga informan merupakan mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki pengalaman dalam hubungan toxic. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami tekanan emosional seperti kecemasan, overthinking, dan penurunan harga diri. Bentuk hubungan toxic mencakup kontrol berlebihan, manipulasi emosional, pembatasan sosial, dan ancaman psikologis. Alasan bertahan antara lain rasa cinta, harapan perubahan, rasa bersalah, dan tekanan sosial. Strategi coping yang digunakan meliputi emotion-focused coping seperti journaling dan meditasi, serta problem-focused copingseperti konsultasi dengan konselor dan aktivitas positif. Temuan ini menekankan pentingnya layanan bimbingan dan konseling sebagai intervensi preventif dan kuratif dalam mendukung mahasiswa membangun relasi yang sehat.References
Aliza, N. F. (2024). Dampak toxic relationship terhadap self-esteem korban kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa. Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan, 5(2), 120–133. https://doi.org/10.53491/porosonim.v5i2.1353
Aragón, V., & Lozano, A. (2024). Control, passion and possession: Love as a space of violence in adolescence. Social Sciences, 13(11). https://doi.org/10.3390/socsci13110572 DOI: https://doi.org/10.3390/socsci13110572
Auberta, S. A. T., Priasmoro, D. P., & Mashita, M. W. (2025). Insiden toxic relationship pada remaja jurusan keperawatan. Jurnal Penelitian Keperawatan, 11(1), 160–166.
Castillo-Gonzáles, M. (1990). Dating violence and emotional dependence in university students. Mayra, 138–139.
Emmanuel, S. Y., Wahyudi, D. H., Goszal, I. M. P., & Aryani, F. (2024). Memahami kompleksitas cinta: Dinamika relasi toxic pada perempuan Jawa. Psikodimensia, 23(1), 88–102. https://doi.org/10.24167/psidim.v23i1.11983 DOI: https://doi.org/10.24167/psidim.v23i1.11983
Fanani, A. (2016). Bagaimana mahasiswa mengatasi tekanan dan stres saat mengerjakan skripsi. Etheses IAIN Kediri, 1–23.
Glass, L. (1995). Toxic people: 10 ways of dealing with people who make your life miserable. New York: St. Martin’s Press. https://www.goodreads.com/book/show/580409.Toxic_People
Irsyad, M., Widiastuti, A., & Rachmat, G. R. (2025). The practice of ewuh pakewuh values among university students. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 34(1), 81–90. https://doi.org/10.17509/jpis.v34i1.81158
McLeod, S. A. (2024). Sigmund Freud’s theories & contribution to psychology. Simply Psychology. https://www.simplypsychology.org/sigmund-freud.html
Nabila, N., Rangga, S., & Gumelar, G. (2024). Fenomenologi toxic relationship dalam komunikasi interpersonal pada mahasiswa dewasa muda. Perspektif, 13(3), 628–637. https://doi.org/10.31289/perspektif.v13i3.11116
Nurhayati, S. R., Setiawati, F. A., & Adira, N. (2024). A typology of marital quality among Javanese people. Journal of Family Issues, 45(3). https://doi.org/10.1177/0192513X231155655 DOI: https://doi.org/10.1177/0192513X231155655
Pambudhi, Y. A., Marhan, C., Fajriah, L., & Abas, M. (2022). Strategi coping stres mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Amal Pendidikan, 3(2), 110. https://doi.org/10.36709/japend.v3i2.22315 DOI: https://doi.org/10.36709/japend.v3i2.22315
Putra, D. A., & Purbaning, P. H. (2023). Fenomena toxic relationship dalam berpacaran. Solution: Journal of Counseling and Personal Development, 5(1), 54–62. DOI: https://doi.org/10.24071/sol.v5i1.6971
Putri, A. R., & Kurniawan, Y. (2023). Kecemasan menjalin relasi romantis: Studi kasus terhadap perempuan penyintas toxic relationship. Philanthropy: Journal of Psychology, 7(1), 90. https://doi.org/10.26623/philanthropy.v7i1.6839 DOI: https://doi.org/10.26623/philanthropy.v7i1.6839
Qonitah, A., Salsabilla, S. A., Marpaung, P., Mulyana, D. A., & Safitri, M. D. D. (2023). Kekerasan dalam hubungan pacaran: Studi fenomenologi pengalaman individu dalam toxic relationship. Comdent: Communication Student Journal, 1(2), 436–451. DOI: https://doi.org/10.24198/comdent.v1i2.51703
Sari, N. A., & Astuti, S. W. (2025). Dampak toxic relationship pada perilaku sosial mahasiswa Telkom. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 58–64.
Sari, N. W. (2023). Regulasi emosi mahasiswa usia dewasa muda yang pernah terlibat toxic relationship. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 7(2), 135–144. https://doi.org/10.30762/happiness.v7i2.1498 DOI: https://doi.org/10.30762/happiness.v7i2.1498
Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. London: SAGE.
Waterhouse, P., & Samra, R. (2024). University students’ coping strategies to manage stress: A scoping review. Educational Review, 1–41. https://doi.org/10.1080/00131911.2024.2438888 DOI: https://doi.org/10.1080/00131911.2024.2438888
Wulandari, A., & Julaihah, U. (2024). Quarter life crisis dan toxic relationship pada mahasiswa studi kasus: Mahasiswa se-Jabodetabek Raya di Malang. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 5(1), 101–113. https://doi.org/10.24239/moderasi.vol5.iss1.182 DOI: https://doi.org/10.24239/moderasi.Vol5.Iss1.182
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wika Ajeng Damar Panuluh, Yuliati Hotifah, Irene Maya Simon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





