Efektivitas Teknik Cognitive Restructuring dalam Konseling Kelompok untuk Mengurangi FoMO Siswa SMA
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065.v5.i4.2025.9Keywords:
Cognitive restructuring, Fear of missing out, Konseling kelompokAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik cognitive restructuring dalam konseling kelompok untuk mengurangi tingkat Fear of Missing Out (FoMO) siswa SMA. FoMO adalah kecemasan sosial yang muncul akibat ketakutan kehilangan momen penting di media sosial, berdampak pada kesehatan mental, konsentrasi belajar, dan hubungan sosial siswa. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan desain one-group pre-test post-test. Subjek penelitian terdiri atas lima siswa kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo yang memiliki tingkat FoMO tinggi berdasarkan hasil pretest. Intervensi dilakukan melalui enam sesi konseling kelompok yang mencakup identifikasi pikiran negatif, pelatihan perubahan pola pikir, hingga penguatan coping thought. Pengumpulan data menggunakan angket FoMO, dan analisis dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan tingkat FoMO pada siswa setelah intervensi (p = 0,043). Teknik cognitive restructuring terbukti efektif dalam mengurangi tingkat FoMO. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam penerapan layanan konseling di sekolah untuk membantu siswa menghadapi tantangan psikologis di era digital, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mental mereka.References
Afdilah, D. (2020). Fear of missing out (FOMO) in analysis of cognitive behavior therapy (CBT). Proceedings of the 1st International Conference on Education and Technology (ICET 2020), 501, 220–223. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201204.040
Corey, G. (2016). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.
Nurillahwaty, E. (2021). Peran teknologi dalam dunia pendidikan. Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 3(1), 123–133. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/islamika
Pratiwi, A. S., & Fazrianti, L. (2020). Dampak penggunaan media sosial terhadap kecemasan remaja di SMA Negeri 14 Tangerang. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 5(2), 88–96.
Risdyanti, K. S., Faradiba, A. T., & Syihab, A. (2019). Peranan fear of missing out terhadap problematic social media use. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 3(1), 276–285. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v3i1.3527
Riyodono, D., Pratikto, H., & Kristanty, S. (2019). Literasi media digital generasi Z: Studi kasus pada remaja social networking addiction di Jakarta. Communicare: Journal of Communication Studies, 9(2), 1–28. https://doi.org/10.36080/comm.v9i2.715
Selvia, & Chandra. (2024). Efektivitas teknik restrukturisasi kognitif untuk mengurangi kecemasan sosial pada remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 14–21. https://ojs.untika.ac.id/index.php/sellan/article/view/597
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistiawaty, D. (2021). Efektivitas cognitive restructuring dalam mengurangi kecemasan sosial siswa. Jurnal Konseling Terapan, 7(1), 11–18.
Suryanti, D., Arifah, M., & Hanifah, R. (2024). Efektivitas teknik restrukturisasi kognitif dalam konseling kelompok untuk mengurangi FOMO pada remaja pengguna media sosial. Jurnal Psikologi Remaja, 6(1), 33–44.
Vitia, N. (2020). Peran media sosial dalam penyebaran informasi pendidikan di era digital. Jurnal Pendidikan Nusantara, 2(1), 45–52.
Vitria, N. (2021). Pengaruh internet bagi siswa-siswi SMA Negeri 3 Padang. Science, Engineering, Education, and Development Studies (SEEDS): Conference Series, 4(2), 71–74. https://doi.org/10.20961/seeds.v4i2.56700
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 M Taufiqurrohman, Muwakhidah Muwakhidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





