Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan untuk Meningkatkan Self-Directed Learning Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065.v5.i4.2025.2Keywords:
Bimbingan kelompok, Self-directed learning, Teknik permainanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan dalam meningkatkan keterampilan self-directed learning (SDL) peserta didik. SDL merupakan keterampilan abad ke-21 yang berhubungan dengan lifelong learning, di mana individu diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar, merancang strategi, serta mengevaluasi kemajuan secara mandiri. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Banguntapan masih memiliki SDL yang rendah, ditandai dengan perilaku kurang bertanggung jawab dalam belajar, ketidakterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta kurangnya kesadaran dalam mengevaluasi proses belajar mereka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest terhadap enam peserta didik dengan tingkat SDL rendah. Intervensi dilakukan melalui bimbingan kelompok dengan teknik permainan selama lima sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor SDL peserta didik setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 27,2 poin. Uji hipotesis dengan Wilcoxon Signed Rank Testmenunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,027 (<0,05), yang berarti ada perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik permainan dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan SDL peserta didik. Dengan demikian, guru bimbingan dan konseling dapat mempertimbangkan teknik permainan sebagai pendekatan interaktif untuk membangun kemandirian belajar peserta didik. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas teknik permainan pada jenjang pendidikan yang berbeda serta mengembangkan variasi permainan yang lebih kontekstual sesuai dengan kebutuhan siswa.References
Adha, S. R., & Baidi, B. (2022). Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas II Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kliwonan Kabupaten Sragen (Doctoral dissertation, UIN Raden Mas Said). https://eprints.iain-surakarta.ac.id/3662/
Adipat, S., Laksana, K., Busayanon, K., Asawasowan, A., & Adipat, B. (2021). Engaging students in the learning process with game-based learning: The fundamental concepts. International Journal of Technology in Education, 4(3), 542–552. https://eric.ed.gov/?id=EJ1311472
Adityawarman, L. P. (2020). Peran bimbingan kelompok dalam perencanaan karir siswa. Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(2), 165–177. https://doi.org/10.32585/advice.v2i2.786
Angelika, M., Saputri, S. A., & Lestari, R. (2023). Studi literatur analisis efektivitas penggunaan media game-based learning untuk meningkatkan pembelajaran IPA di SD. Mimbar PGSD Flobamorata, 1(4), 257–265. https://doi.org/10.51494/mpf.v1i4.1329
Bakhril, M. S., Kartonoa, & Dewi. (2019). Kemampuan koneksi matematis siswa melalui model pembelajaran peer tutoring cooperative learning. Prisma: Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2, 754–758. https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/29263
Bhakti, C. P. (2015). Bimbingan dan konseling komprehensif: Dari paradigma menuju aksi. Jurnal Fokus Konseling, 1(2). https://doi.org/10.52657/jfk.v1i2.96
Brandt, W. C. (2020). Measuring student success skills: A review of the literature on self-directed learning. 21st Century Success Skills. National Center for the Improvement of Educational Assessment. https://eric.ed.gov/?id=ED607782
Fitriani, D. (2023). Self-directed learning dan disposisi berpikir terbuka aktif terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(3), 511–520. https://doi.org/10.31980/plusminus.v3i3.1513
Hartanti, J. (2022). Bimbingan kelompok. https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/3932/1/BIMBINGAN%20KELOMPOK%20Dr.%20JAHJU%20HARTANTI,%20M.%20Psi.%20.pdf
Heriyanti, I. P., & Bhakti, C. P. (2022). Strategi layanan bimbingan klasikal blended learning berbasis project-based learning untuk meningkatkan self-regulated learning siswa. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(2), 40–45. http://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v8i2.7093
Hildayana, H., & Bhakti, C. P. (2023). Strategi layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan self-directed learning pada siswa sekolah menengah pertama. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling. https://seminar.uad.ac.id/index.php/PSNBK/article/view/13555
Huda, H. N., & Sulistyaningrum, S. D. (2022). The impact of self-directed learning on students' English reading comprehension ability. Proceedings of English Linguistics and Literature, 3, 102–113. https://proceeding.unnes.ac.id/ELLit/article/view/1642
Hung, C.-Y., Sun, J. C.-Y., & Liu, J.-Y. (2019). Effects of flipped classrooms integrated with MOOCs and game-based learning on the learning motivation and outcomes of students from different backgrounds. Interactive Learning Environments, 27(8), 1028–1046. https://doi.org/10.1080/10494820.2018.1481103
Ikhwan, P. Y. Y., & Bhakti, C. P. (2021). Pengembangan modul pelatihan tentang self-directed learning untuk peserta didik SMP. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling. https://seminar.uad.ac.id/index.php/PSNBK/article/view/7876
Kurniawan, S. J., Kumara, A. R., & Bhakti, C. P. (2019, November). Strategi layanan perencanaan individual untuk mengembangkan work readiness pada siswa SMK. Seminar Nasional Pendidikan (Sendika, 3)(1), 109–116.
Knowles, M. S. (1975). Self-directed learning: A guide for learners and teachers. https://eric.ed.gov/?id=ED114653
Kula, S. S. (2021). Mind games with the views of classroom teachers. International Journal of Research in Education and Science (IJRES, 7)(3), 747–766. https://doi.org/10.46328/ijres.1471
Lee, S., & Chen, T. (2023). Reinforcing self-directed learning through repetitive game-based activities: A study on student motivation and self-evaluation. Asian Journal of Education and Development, 12(4), 405–419.
McMillan, J. H., & Schumacher, S. (2010). Research in education: Evidence-based inquiry. Pearson.
Muhammad, I., Triansyah, F. A., Fahri, A., & Gunawan, A. (2023). Analisis bibliometrik: Penelitian game-based learning pada sekolah menengah 2005–2023. Jurnal Simki Pedagogia, 6(2), 465–479. https://doi.org/10.29407/jsp.v6i2.301
Morris, T. H. (2021). Meeting educational challenges of pre- and post-COVID-19 conditions through self-directed learning: Considering the contextual quality of educational experience necessary. On the Horizon: The International Journal of Learning Futures, 29(2), 52–61. https://doi.org/10.1108/OTH-01-2021-0031
Nihayati, C. W., & Agustriasih, N. (2021). Penggunaan permainan untuk meningkatkan semangat dan minat dalam pembelajaran Bahasa Arab di sekolah. Dalam International Conference of Students on Arabic Language (Vol. 5, hlm. 423–438). http://prosiding.arab-um.com/index.php/semnasbama/article/view/820
Oishi, I. R. V. (2020). Pentingnya belajar mandiri bagi peserta didik di perguruan tinggi. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(1), 108–112. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/555/407
Pradika, Y. Y. I. (2021). Pengembangan modul pelatihan tentang self-directed learning untuk peserta didik kelas VIII SPM Negeri 4 Sewon (Skripsi, Universitas Ahmad Dahlan). https://opac.uad.ac.id/index.php/koleksi/Penelitian/detail/1xs8XGYkMqAUEC7O1fh1WwJjO4lQeeuqrIFJBjg7rANBWGqDWWU
Purnama, A. A., & Kalkautsar, M. (2023). Permainan ular tangga berbasis game-based learning untuk meningkatkan berpikir kritis siswa pada pelajaran IPA. Journal on Education, 5(4), 11301–11308. https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/2068
Rahmawati, F., & Nawangsari, N. A. F. (2022). Pengaruh metode bottom-up processes reading dengan media kartu terhadap kemampuan literasi awal anak usia dini. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN), 1(2), 73–82. https://doi.org/10.47353/sikontan.v1i2.364
Sarahono, F. R., Lase, A., Laoli, B., & Laoli, E. S. (2024). Penerapan model pembelajaran self-directed learning (SDL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran (JPPP), 5(2), 218–224. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JPPG/article/view/20962
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Suratin. (2017). Upaya meningkatkan aktivitas belajar matematika dengan menggunakan metode permainan pada siswa kelas VII MTs Nurul Istiqomah Buayan Kabupaten Kebumen semester genap tahun ajaran 2015/2016 (Skripsi, Universitas Ahmad Dahlan). https://opac.uad.ac.id/index.php/koleksi/Penelitian/viewer/yAReX11YBOcfTaCTPdQJKxMj1ooNtth6BUHTxUO80r9EhJVwbKHJMRaXHiz539wOjiMGEKicBoGyhyblCCHXAjqhXs
Syafii, M. L., Kusnawan, W., & Syukroni, A. (2020). Enhancing listening skills using games. International Journal on Studies in Education (IJonSE), 2(2), 78–107. https://doi.org/10.46328/ijonse.21
Toffler, A. (1991). Powershift: Knowledge, wealth, and violence at the end of the 21st century. New York, NY: Bantam Books. https://archive.org/details/AlvinTofflerPowershiftKnowledgeWealthAndViolenceAtTheEdgeOfThe21stCenturyPdfTKRG/page/n329/mode/1up
Ulina, R. (2023). Meningkatkan tanggung jawab siswa terhadap peraturan sekolah melalui layanan konseling kelompok. Benchmarking, 7(2), 100–105. http://dx.doi.org/10.30821/benchmarking.v7i2.19462
Williamson, S. N. (2007). Development of a self-rating scale of self-directed learning. Nurse Researcher, 14, 66. https://doi.org/10.7748/nr2007.01.14.2.66.c6022
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hilda Hidayatun Nafi’ah, Caraka Putra Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





