Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam Perspektif Layanan Bimbingan Konseling di Era Merdeka Belajar

Authors

  • Sedyawati Sedyawati Universitas Negeri Malang
  • Yuliati Hotifah Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um065.v5.i2.2025.3

Keywords:

Filosofi pendidikan, Ki Hajar Dewantara, Bimbingan konseling, Merdeka belajar

Abstract

Pendidikan Indonesia mengalami transformasi dari masa ke masa. Filosofi Ki Hajar Dewantara (KHD) tetap relevan hingga saat ini sebagai landasan penting dalam penyelenggaraan proses pendidikan yang humanis. Seiring di terapkannya Kurikulum Merdeka, filosofi KHD memberikan panduan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang berpusat pada siswa dalam mecapai student wellbeing atau kesejateraan siswa. Dalam konteks ini, Bimbingan Konseling memiliki peran strategis sebagai bagian integral dari pendidikan, Bimbingan Konseling tidak hanya membantu siswa mengatasi permasalahannya, tetapi juga memfasilitasi pengembangan potensi mereka secara optimal sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Artikel ini bertujuan untuk menganalisi filosofi pendidikan Indonesia berdasarkan pemikiran KHD dalam perspektif Bimbingan Konseling di Era Merdeka Belajar. Selanjutnya menggali strategi implementasi filosofi KHD dengan pendekatan dalam layanan BK, khususnya dalam mendukung pengembangan karakter dan kesejahteraan siswa di era Merdeka Belajar Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), dengan mengkaji berbagai literatur terkait filosofi KHD, implementasi Kurikulum Merdeka, dan praktik Bimbingan dan Konseling di sekolah selama era Merdeka Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip, nilai-nilai dan pemikiran pendidikan yang digagas KHD telah diimplementasikan secara efektif dalam layanan Bimbingan Konseling. Pendekatan ini memungkinkan terciptanya lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara holistic meliputi pribadi, sosial, belajar dan karier.

References

Abadi, D. P., Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2024). Pendekatan Multikultural dalam Layanan Bimbingan Konseling Guna Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Berkebhinekaan Global. G_COUNS: JurnalBimbingan Dan Konseling, 8(2), 867–879.

Akbar, M. R. (2023). Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 2(2), 114–123. https://doi.org/10.69548/jigm.v2i2.16

Astrini, A., & Fauziati, E. (2023). Proyek Suara Demokrasi Dalam Perspektif Ki Hajar Dewantara. Journal of Internasional Multidisciplinary Research E-ISSN, 1(2), 1104–1115. https://journal.banjaresepacific.com/index.php/jimr

Azwar, B. (2023). Pemahaman guru bimbingan konseling terhadap kurikulum merdeka belajar. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 63. https://doi.org/10.29210/1202322167

Corey, G. (2024). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (Eleventh). Cengage.

Dwiarso, K. P. (2020). Refleksi Filosofis Sistem Among Metode Ki hajar Dewantara. Pendidikan Guru Penggerak.

Fitriani, F., Kamaruzzaman, K., & Sulistiawan, H. (2023). Analisis implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka belajar di SMP. BIKONS: Jurnal Bimbingan Konseling, 3(3).

Haddaway, N. R., Page, M. J., Pritchard, C. C., & McGuinness, L. A. (2022). PRISMA2020: An R package and Shiny app for producing PRISMA 2020-compliant flow diagrams, with interactivity for optimised digital transparency and Open Synthesis. Campbell Systematic Reviews, 18(2), e1230. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/cl2.1230

Hayati, L. M., Mudjiran, Nirwana, H., & Karneli, Y. (2022). Paradigma Guru Bimbingan Konseling Pada Kurikulum Merdeka Belajar. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 7(1), 158–161. https://doi.org/10.29210/021880jpgi0005

Hidayat, A. (2023). Internalisasi Nilai Kearifan Lokal dalam Keilmuan Bimbingan dan Konseling. INDONESIAN JOURNAL OF EDUCATIONAL COUNSELING, 7(2), 209–221. https://doi.org/10.30653/001.202372.268

Lame, G. (2019). Systematic Literature Reviews : An Introduction. International Conference On Engineering Design, ICED19, August, 5–8. https://doi.org/10.1017/dsi.2019.169

Mahardika. (2024). Relevansi konsep pendidikan ki hadjar dewantara dengan teori karir riasec dalam bimbingan karir dan metode permainan kartu domino. 4(4). https://doi.org/10.17977/um063.v4.i4.2024.3

Maiza Dianti, T., Sufyarman, & Yeni Karneli. (2024). Relevansi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Dalam Praktik Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Di Era Education 4.0. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 4(1), 20–29. https://doi.org/10.56185/jubikops.v4i1.577

Moher, D., Liberati, A., Tetzlaff, J., & Altman, D. G. (2009). Preferred reporting items for systematic reviews and meta‐analyses: the PRISMA Statement. Open Medicine, 3(2).

Nawantara, R. D., Yunita, M., & Arofah, L. (2024). Integrasi Nilai Tringa Ki Hadjar Dewantara dalam Pendekatan Focused Acceptance and Commitment Counseling (FACC). Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 3(2), 367–381. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/kkn/article/view/4461

Nuha, M. S., Hidayah, N., & Hotifah, Y. (2023). Peran Konselor Dalam Menyiapkan Peserta Didik Menghadapi Tantangan Kurikulum Merdeka Ditinjau Dari Paradigma Konstruktivisme. Prosiding Seminar Nasional OPPSI 2023, 2, 44–51. https://publishing.oppsi.or.id/index.php/SN/article/view/28

Nursalim, M. (2022). Implikasi kebijakan merdeka belajar bagi pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Prosiding Seminar & Lokakarya Nasional Bimbingan Dan Konseling 2022, 1(1), 19–25. https://ojs.abkinjatim.org/index.php/ojspdabkin/article/view/141

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2014 Tentang Bimbingan Dan Konseling Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah, Kemdikbud RI 1 (2014).

Pramudita, G. A., & Muslihati. (2024). Eksplorasi Budaya dalam Konseling : Kajian Nilai - Nilai Pada Suku Melayu Jambi Jurnal Konseling Indonesia ( JKI ). Jurnal Konseling Indonesia (JKI), 9(2), 85–96.

Rasyidin, M. U., Rozzana, A. G., Brimannisa, F., Mahardika, M. I., Mahmud, Z. S., & Ramli, M. (2024). Peran Pemikiran Ki Hajar Dewantara Dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 04(3). https://doi.org/10.17977/um065.v4.i3.2024.5

Rokhyani, E. (2022). Penguatan praksis bimbingan konseling dalam implementasi kebijakan merdeka belajar. Prosiding Seminar & Lokakarya Nasional Bimbingan Dan Konseling, 26–38.

Sulalah, A., Ar, M. M., & Astutik, C. (2024). Strategi Layanan Bimbingan Konseling di Era Merdeka Belajar. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3), 301–308.

Tia Basana Hutagalung, & Liesna Andriany. (2024). Filosofi Pendidikan Yang diusung Oleh Ki Hadjar Dewantara dan Evolusi Pendidikan di Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 2(3), 91–99. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i3.615

Wiryopranoto, S., Herlina, N., Marihandono, D., & Tangkilisan, Y. (2017). Ki Hajar Dewantara “Pemikiran dan Perjuangannya.” Musium Kebangkitan Nasional.

Zu’ma, A. R. (2023). Relevansi Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara dengan Layanan Bimbingan Konseling dalam Konteks Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(2), 3250–3256.

Downloads

Published

21-01-2025

How to Cite

Sedyawati, S., & Hotifah, Y. (2025). Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam Perspektif Layanan Bimbingan Konseling di Era Merdeka Belajar. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 5(2), 3. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i2.2025.3

Issue

Section

Articles