Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SD Kota Malang

Authors

  • Ni Luh Sakinah Nuraini Universitas Negeri Malang
  • Puri Selfi Cholifah Universitas Negeri Malang
  • Silva Nabilla Universitas Negeri Malang
  • Misye Agustin Tri Wahyuni Universitas Negeri Malang
  • Rifdah Afifah Universitas Negeri Malang
  • Davina Aurelia Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um065v3i112023p976-984

Keywords:

supplement, independent curriculum, local wisdom, suplemen, kurikulum merdeka, kearifan lokal

Abstract

Abstract: The initial study was conducted on one of the partners of the PGSD department of the State University of Malang, namely a state elementary school in Malang City. Initial studies have been carried out in the Teaching Material Development Training scheme, in general, on the collection of teaching module assignments only completed by about 60 percent of participants. During spontaneous interviews at the activity, data showed that teachers found it difficult to implement the Independent Curriculum. Based on the assessment of partner needs and problems, the solution to solving these needs is to hold training. The proposer team initiated an activity, namely "Training on the Development of Independent Curriculum Supplements Based on Local Wisdom for Elementary School Teachers in Malang City." This training was held in the context of continuous professional development for teachers in Malang City. The implementation method in this service activity is divided into 3 stages, namely the planning stage, the implementation stage, and the evaluation stage. As a result, through training on the development of independent curriculum supplements based on local wisdom, it is able to provide benefits for partners, namely increasing understanding in developing supplements that are given the freedom to utilize the theme of local wisdom.

Abstrak: Kajian awal dilakukan terhadap salah satu mitra dari departemen PGSD Universitas Negeri Malang yaitu sekolah dasar negeri yang ada di Kota Malang. Studi awal telah dilakukan dalam skema Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar, secara umum pada pengumpulan tugas modul ajar hanya diselesaikan oleh sekitar 60 persen partisipan. Pada saat dilakukan wawancara spontan pada kegiatan tersebut diperoleh data bahwa guru-guru merasa kesulitan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan kajian kebutuhan dan permasalahan mitra maka solusi untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut yaitu dengan mengadakan sebuah pelatihan. Tim pengusul menggagas sebuah kegiatan yaitu “Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka berbasis Kearifan Lokal untuk Guru-Guru SD di Kota Malang.” Pelatihan ini diadakan dalam rangka pengembangan keprofesionalan berkelanjutan bagi guru-guru di Kota Malang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasilnya, melalui pelatihan pengembangan suplemen kurikulum merdeka berbasis kearifan lokal, mampu memberikan manfaat bagi mitra yakni peningkatan pemahaman dalam pengembangan suplemen yang diberi kebebasan memanfaatkan tema kearifan lokal.

References

Anisyah, L., & Sugiyanto, S. (2022). Pemanfaatan dan Pembuatan Minuman Kesehatan Kombinasi Bunga Telang Plus Jahe di Masa Pandemi Covid-19 di PKK Kelurahan Kauman Kota Malang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5(6), 1743–1750. https://doi.org/10.33024/JKPM.V5I6.5861

Artiyani, A., S, S. A., Roostrianawaty, N., Ashari, M. I., & Dwiratna, C. (2022). Pemberdayaan Warga Puri Cempaka Putih 1 dari Budidaya Bunga Telang. Prosiding SENIATI, 6(2), 454–457. https://doi.org/10.36040/SENIATI.V6I2.5033

Damayanti, A. N., Oktavianti, I., & Ardianti, S. D. (2023). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Pati Berbantuan Modul Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Jrahi 01. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(04), 541–550. https://doi.org/10.36989/DIDAKTIK.V9I04.1609

Deviana, T., & Sulistyani, N. (2021). Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Matematika HOTS Beroerintasi Kearifan Lokal Daerah di Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 9(2), 158–172. https://doi.org/10.22219/JP2SD.V9I2.18147

Handayani, S. D., Irawan, A., Febriyanti, C., & Kencanawaty, G. (2022). Mewujudkan Pelajar Pancasila Dengan Mengintegrasikan Kearifan Budaya Lokal Dalam Kurikulum Merdeka. ILMA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Keagamaan, 1(1), 76–81. https://doi.org/10.58569/ILMA.V1I1.457

Haq, R. V. Al, & Widayanti, W. T. (2019). Persepsi Masyarakat Terhadap Hutan Kota Malabar dan Pemanfaatannya di Kota Malang Provinsi Jawa Timur [Universitas Gadjah Mada]. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/181527

Harjuni, M. R., Halidjah, S., & Ghasya, D. A. V. (2023). Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Ebook Berbasis Kearifan Lokal di KALBAR Bermuatan Nilai Karakter. Journal on Education, 6(1), 6048–6055. https://doi.org/10.31004/JOE.V6I1.3806

Harsono, Rahmad, Julian, R., Hadi, A., & Mufid, A. (2022). Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Beoreintasi Kearifan Lokal Madura bagi Guru SDI Al Munawwarah Pamekasan untuk Peningkatan Layanan Pendidikan Peserta Didik. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(6), 1624–1632. https://doi.org/10.31849/DINAMISIA.V6I6.11445

Isra, M., Tahir, M., Zain, Moh. I., & Istiningsih, S. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Tema: keunikan Daerah Tempat Tinggalku Siswa. JCAR: Journal of Classroom Action Research, 5(2).

Istiningsih, S., Dewi, N. K., HMK, A. S., & Syazali, N. M. (2020). Pelatihan Pengembangan Modul Kelas IV Sekolah Dasar Tema Indahnya Keberagaman di Negeriku Berbasis Kearifan Lokal di Prodi PGSD Universitas Mataram. Prosiding PEPADU, 2, 165–169. https://jurnal.lppm.unram.ac.id/index.php/prosidingpepadu/article/view/188

JDIH BPK. (2021). PP No. 57 Tahun 2021. JDIH BPK: Database Peraturan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/165024/pp-no-57-tahun-2021

Karsiwan, Wardani, Lisdiana, A., Purwasih, A., Hamer, W., & Retno Sari, L. (2023). Sosialisasi Materi Kearifan Lokal Dalam Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran IPS Bagi Guru di Kota Metro Lampung. MALAQBIQ: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 12–22. https://doi.org/10.46870/JAM.V2I1.513

KIM Obama. (2020). Profil Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen Kota Malang Tahun 2020. KIM OBAMA: Kelompok Informasi Masyarakat Orang Bareng Malang. http://kimobama.kimkotamalang.or.id/2020/06/19/profil-kelurahan-bareng-kecamatan-klojen-kota-malang-tahun-2020/

Marpaung, A. M. (2020). Tinjauan manfaat bunga telang (clitoria ternatea l.) bagi kesehatan manusia. Journal of Functional Food and Nutraceutical, 1(2), 63–85. https://doi.org/10.33555/JFFN.V1I2.30

Meilana, S. F., & Aslam, A. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5605–5613. https://doi.org/10.31004/BASICEDU.V6I4.2815

Mujab, S., Rosa, A. T. R., & Gumelar, W. S. (2023). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka (Studi Kasus SMK Al Huda Kedungwungu Indramayu). Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(1), 1538–1545. https://doi.org/10.31004/JPDK.V5I1.11166

Nuraini, L. (2022). Integrasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Matematika SD/MI Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus), 1(2). https://doi.org/10.21043/JMTK.V1I2.4143

Nurcahyo, N. A., & Putra, J. D. (2022). Hambatan Guru Matematika Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. Wacana Akademi: Majalah Ilmiah Kependidikan, 6(3), 377–384. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/wacanaakademika/article/view/13523

Patabang, A., & Murniarti, E. (2021). Analisis Kompetensi Pedagogik Guru pada Pembelajaran Daring dimasa Pandemi Covid-19. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(4), 1418–1427. https://doi.org/10.31004/EDUKATIF.V3I4.584

Rohmadi, S. H. R. H. (2022). Mapping dan Orientasi Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal di Pendidikan Dasar. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(1), 291–302. https://vicon.uin-suka.ac.id/index.php/prosidingPGMI/article/view/862

Saleh, M. (2020). Merdeka Belajar di Tengah Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Hardiknas, 1, 51–56. http://proceedings.ideaspublishing.co.id/index.php/hardiknas/article/view/8

Sasmita, E., & Darmansyah, D. (2022). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kendala Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka (Studi Kasus: Sdn 21 Koto Tuo, Kec. Baso). Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 5545–5549. https://doi.org/10.31004/JPDK.V4I6.9154

Sherly, Dharma, E., & Humiras, B. S. (2021). Merdeka Belajar: Kajian Literatur. UrbanGreen Conference Proceeding Library, 183–190. http://proceeding.urbangreen.co.id/index.php/library/article/view/33

Susilowati, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 1(1), 115–132. https://doi.org/10.56436/MIJOSE.V1I1.85

Yuniarti, I., Karma, I. N., & Istiningsih, S. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Tema Cita-Citaku Subtema Aku dan Cita-Citaku Kelas IV. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(4), 691–697. https://doi.org/10.29303/JIPP.V6I4.318

Downloads

Published

30-11-2023

How to Cite

Nuraini, N. L. S., Cholifah, P. S., Nabilla, S., Wahyuni, M. A. T., Afifah, R., & Aurelia, D. (2023). Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SD Kota Malang. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 3(11), 976–984. https://doi.org/10.17977/um065v3i112023p976-984

Issue

Section

Articles