Konseling Individu Teknik Behavior Contract untuk Mengurangi Perilaku Membolos Sekolah di SMK
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065v3i12023p12-21Keywords:
individual counseling, behavior contract techniques, truancy behavior, konseling, membolos, teknik behavior contractAbstract
Abstract: Truancy behavior that are common are maladaptive behaviors that are often experienced by students at school. Behavior occurs due to the inability of students to adapt to environmental demands. The behavior contract technique which aims to change individual behavior can be a solution to this maladaptive action. This technique is done with good awareness and commitment between the counselor and the client. The basic principles in the behavior contract technique include: (1) contracts are carried out with reinforcement, (2) strengthening must be carried out immediately, (3) contracts are negotiated freely and openly and are mutually agreed upon, (4) contracts are fair and clear, (5) contracts have clear target behavior behavior, frequency and duration of contracts, (6) contracts integrated with school programs. The use of individual counseling services with the behavior contract technique can be applied by counselors so that clients have awareness and eliminate truancy in high school.
Abstrak: Membolos merupakan perilaku maladaptif yang sering dialami siswa di sekolah. Perilaku terjadi akibat ketidakmampuan siswa dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan. Teknik behaviour contract yang bertujuan mengubah perilaku individu dapat menjadi solusi atas tindakan maladaptif tersebut. Teknik ini dilakukan dengan kesadaran dan komitmen yang baik antara konselor dengan konseli. Prinsip dasar dalam teknik behaviour contract, antara lain: (1) kontrak dilakukan dengan penguatan, (2) penguatan harus segera dilakukan, (3) kontrak dinegosiasi secara bebas dan terbuka serta disepakati bersama, (4) kontrak adil dan jelas, (5) kontrak memiliki kejelasan target tingkah laku, frekuensi dan lamanya kontrak, (6) kontrak terintergritas dengan program sekolah. Penggunaan layanan konseling individu dengan teknik behavior contract dapat terapkan konselor sehingga konseli mempunyai mempunyai kesadaran dan menghapus perilaku membolos di sekolah.
References
Aisyatul Widad, M. A. S., & Dibyo Wiyono, B. (2020). Konformitas perilaku membolos sekolah pada siswa SMK Assa’adah Bungah Gresik. Jurnal BK UNESA, 11(4).
Alwahbi, A. (2020). The use of contingency contracting in educational settings: A review of the literature.Educational Research and Reviews, 15(6), 327–335.
Anyamene, A. P., Anyachebelu, F. E., & Ngozi, A. (2017). Effects of Individualized Counselling Technique on Remedying Truancy Among Junior Secondary School Students. Journal of Guidance, 1(1), 15–19.
Ardiyanti, M., & Indah Pratiwi, T. (2018). Studi Tentang Penanganan Perilaku Membolos Peserta Didik oleh Konselor Sekolah di SMP Negeri Se Kecamatan Kerek-tuban. Jurnal BK UNESA, 8(2).
Aziz, R. (2018). Peranan Kecerdasan Emosional terhadap penyesuaian diri dan perilaku delinkuen pada remaja di Yogyakarta. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 3(1), 83–98.
Badriah, L. (2018). Persepsi Peserta Didik Terhadap Guru Bimbingan dan Konseling di Madrasah Aliyah Ali Maksum. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 7(1), 16–30.
Basa, M. J. M. (2014). Bottlenecks affecting professional practice among filipino architects crossing asean borders: a Review. Pembangunan Sosial Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asen, 5, 316.
Bee Sanna, J. (2018). Penerapan Konseling Kelompok Teknik Kontrak Perilaku untuk Meningkatkan Perilaku Tanggung Jawab Pribadi Siswa Kelas Viii-f SMP Negeri 34 Surabaya. Jurnal BK UNESA, 8(1).
Chalimi, M. K. (2017). Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Pilangkenceng Madiun. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 7(1), 82–89.
Clarke, M., & Scurry, T. (2020). The role of the psychological contract in shaping graduate experiences: a study of public sector talent management programmes in the UK and Australia. The International Journal of Human Resource Management, 31(8), 965–991.
Erford, B. T. (2017). Orientation to the counseling profession: Advocacy, ethics, and essential professional foundations. Pearson.
Erlina, N., & Fitri, L. A. (2016). Penggunaan Layanan Konseling Individu dengan Pendekatan Behavioral untuk Mengurangi Prilaku Membolos Peserta Didik Kelas VIII MTs Miftahul Ulum Merabung Iii Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. KONSELI: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal), 3(1), 19–28.
Fandini, P., Sulatani, S., & Susanto, D. (2018). Layanan konseling kelompok dengan teknik behavioral contract dalam menumbuhkan karakter disiplin siswa di SMA PGRI 2 Banjarmasin tahun ajaran2017/2018. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 4(1), 13–20.
Fiara, A., Nurhasanah, N., & Bustamam, N. (2019). Analisis faktor penyebab perilaku tidak disiplin pada siswa SMP Negeri 3 Banda Aceh. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 4(1).
Haq, M. D. D. (2019). Peran guru bk dalam menangani prilaku membolos siswa di MTs NU Raudlatus Shibyan. Konseling edukasi. Journal of Guidance and Counseling, 3(2).
Islami, J. (2020). Hubungan antara kecemasan sosial dan pribadi introvert dengan aktualisasi diri pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Banjarmasin. Jurnal Pelayanan Bimbingan Dan Konseling, 1(2).
Jolivette, K., Swoszowski, N. C., Sanders, S., Ennis, R. P., & Boden, L. J. (2018). Positive Behavior Agreements. Journal of Correctional Education (1974-), 69(3), 16–31.
Khadijah, K., Marjohan, M., & Bentri, A. (2016). Kontribusi dukungan orangtua dan persepsi siswa tentang disiplin belajar terhadap perilaku membolos serta implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Konselor, 5(3), 172–181.
Komalasari, G., & Wahyuni, E. (2011). Teori dan teknik konseling. Jakarta: Indeks.
Majeika, C. E., Wilkinson, S., & Kumm, S. (2020). Supporting Student Behavior Through Behavioral Contracting. Teaching Exceptional Children, 40059920952475.
Marisa, C., Fitriyanti, E., & Utami, S. (2018). Hubungan pola asuh orangtua dengan motivasi belajar remaja.Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 6(1), 25.
Marisa, C., & Putri, A. M. (2017). The influence of individual counseling in improving learning motivation for students. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 1(2), 137–144.
Masyithah, M., Nurhasanah, N., & Nurdin, S. (2019). Analisis faktor-faktor penyebab siswa membolos sekolah di SMP Negeri 16 Banda Aceh. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 4(3).
Prabowo, A. (2016). Kesejahteraan psikologis remaja di sekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4(2), 246– 260.
Prayitno. (2018). Konseling Profesional yang Berhasil. Depok: RajaGrafindo Persada.
Prayitno, E. A., & Amti, E. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
Purnamasari, W., & Muis, T. (2018). Studi kasus tentang perilaku membolos siswa di SMA Negeri 1 Plumpang Tuban. Jurnal BK UNESA, 9(1).
Putri, L. R. (2017). Pengaruh Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perilaku Membolos Pada Remaja SMKN 10 Semarang. Universitas Negeri Semarang.
Putri, W. S. R., Nurwati, N., & Budiarti, M. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1).
Rahmadhony, S. (2019). The Effectiveness of Token Economy to Reduce Truant Behaviour. International Journal of Education & Curriculum Application, 2(1), 24–30.
Reswastiyo, A., & Rahmi, S. (2019). Pengaruh teknik behavior contract terhadap disiplin belajar siswa kelas viii SMP N 6 Tarakan tahun pelajaran 2018/2019. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 1(1).
Sanyata, S. (2012). Teori dan aplikasi pendekatan behavioristik dalam konseling. Jurnal Paradigma, 14(7), 1–11.
Setyowati, P., & Indah Pratiwi, T. (2019). Penerapan konseling kelompok pendekatan solution-focused brief therapy (SFBT) untuk mengurangi perilaku membolos siswa di SMPN 33 Surabaya. Jurnal BK UNESA, 9(3).
Sitorus, M. (2020). Studi tentang Pemanfaatan Waktu Siswa Membolos pada Siswa Kelas X di Sekolah Menengah Kejuruan Telekomunikasi Pekanbaru. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Sulistyawati, S., & Hudaya, A. (2018). Konseling individu dengan teknik behavior contract dalam meminimalisir perilaku maladaptif anak di balai pemasyarakatan (bapas) klas II Surakarta. IAIN Surakarta.
Tri Murdianti, Y., & Nursalim, M. (2018). Studi Tentang Perilaku Membolos Siswa di SMP Negeri 2 Semen Puhsarang Kabupaten Kediri. Jurnal BK UNESA, 9(1).
Wahyuningrum, N. (2019). Faktor-faktor penyebab perilaku membolos siswa di SMK Negeri 9 Surakarta. Universitas Negeri Semarang.
Yulianthi, H., Komalasari, G., & Mamesah, M. (2012). Faktor Penyebab Siswa Membolos (Survey pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 232 Jakarta). INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(2), 3–6
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





