Pengembangan Modul Tutorial Berkarya Batik Ikat Celup pada Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya di Kelas V SDN 1 Coper Jetis Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.17977/um065v2i62022p511-524Keywords:
modul development, batik tie dye, cultural arts and crafts learning, pengembangan modul, batik ikat celup, pembelajaran seni budaya dan prakaryaAbstract
Abstract: The purpose of this research is to create a tutorial module about batik tie dye which is valid according to material experts, learning experts, users, and interesting to students. This research used Dick & Carey procedural model. The results of this development are the tutorial module for making one color batik tie dye and the tutorial module for making multicolored batik tie dye. The results of validation from material experts showed percentage of 93.75 percent (very valid). The results of the validation from learning experts showed percentage of 83.03 percent (valid). The results of validation from users indicate that the product is very valid with a percentage of 93.3 percent. In addition, the results of field trials with small group trials showed percentage of 86.25 percent and the large group trials showed percentage of 93.6 percent so the product can be categorized as an interesting product to be used in the learning process.
Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan modul tutorial berkarya batik ikat celup yang valid menurut ahli materi, ahli pembelajaran, pengguna, dan menarik bagi siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Dick dan Carey. Hasil dari pengembangan ini berupa modul tutorial berkarya batik ikat celup satu warna dan modul tutorial batik ikat celup beberapa warna. Hasil validasi dari ahli materi menunjukkan persentase sebesar 93,75 persen (sangat valid). Hail validasi ahli pembelajaran menunjukkan persentase sebesar 83,03 persen (valid). Hasil validasi pengguna menunjukkan produk termasuk kategori sangat valid dengan persentase 93,3 persen. Selain itu, hasil uji coba lapangan pada kelompok kecil memperoleh 86,25 persen dan pada kelompok besar memperoleh persentase sebesar 93,6 persen sehingga produk dapat dikategorikan sebagai produk yang menarik untuk digunakan dala proses pembelajaran.
References
Abdillah, F. D. (2013). Penggunaan Modul sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran TIK pada Materi Microsoft Word Kelas V di SDN Sarikarya Kragilan Condongcatur Sleman Yogyakarya. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Akbar, S. (2016). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Arumdyahsari, dkk. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Tingkat Madya. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(5), 828-834. Dari http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/6263
Faot, dkk. (2016). Pengembangan Modul Teknik Budidaya Tanaman Kedelai sebagai Bahan Ajar Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(7), 1421-1426.
Hutagulung, dkk. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Menggunakan Learning Content Development System (LCDS) untuk Materi Pokok Impuls dan Momentum. Jurnal Pembelajaran Fisika, 1(2), 121-123.
Munadi, Yudhi. (2013). Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Referensi
Muslich, M. (2010). Text Book Writing: Dasar-Dasar Pemahaman, Penulisan, dan Pemakaian Buku Teks. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Purwaningrum, D. S. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Batik untuk Muatan Lokal Batik Siswa Kelas IV di SD Negeri 2 Kadipiro Bantul. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Sadiman, A. (2002). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Setyosari, P. (2016). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama
Sumaryanti, dkk. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Memproduksi Teks Cerpen Bersumber dari Majalah Remaja untuk Siswa SMA/SMK. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(4), 717-725.
Sunaengsih, C. (2017). Pengelolaan Pendidikan. Sumedang: UPI Sumedang Press
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





