Pengembangan media pembelajaran ipa berbantuan komputer pada materi gerak lurus untuk siswa SMP/MTs kelas VIII

Authors

  • Ardiansyah Fitrul Firdaus
  • Winarto Winarto
  • Safwatun Nida

DOI:

https://doi.org/10.17977/um067v1i2p111-121

Keywords:

Science Instructional Media, Media Pembelajaran IPA, Computer-Assisted, Berbantuan Komputer, Linier Motion, Gerak Lurus

Abstract

The purpose of this study is to produce Science instructional media of computer-assisted on the subject of linear motion for eighth graders which fit to use. This research is a development being done using 4-D Thiagarajan development model which  done to development stage. The research data used is quantitative and qualitative data. Data was collected using a validation and test legibility questionnaires. The data analysis techniques used is qualitative descriptive analysis and averages calculation techniques. Results of media and of material validations obtained that the percentage of media feasibility is 93.33 percent and the percentage of material feasibility is 85,52 percent with the percentage of validity concept is 95,83 percent, while the legible test results showed that the learning media can be accepted by the students. Based on the results of validation and legible test can be concluded that the instructional media developed feasible to use in learning.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran IPA berbantuan komputer pada materi gerak lurus untuk siswa SMP/MTs kelas VIII yang layak digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang dilakukan hanya sampai pada tahap Develop. Data penelitian yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa angket validasi dan angket uji keterbacaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik penghitungan rata-rata. Hasil validasi media dan validasi materi diperoleh persentase kelayakan media sebesar 93,33 persen dan persentase kelayakan materi sebesar 85,52 persen dengan persense kebenaran konsep sebesar 95,83 persen, sedangkan hasil uji keterbacaan menunjukkan bahwa media pembelajaran dapat diterima oleh siswa.  Berdasarkan hasil validasi dan uji keterbacaan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan di dalam pembelajaran.

References

Ali, M. (2009). Pengembangan media pembelajaran interaktif mata kuliah medan elektromagnetik. Jurnal edukasi elektro, 5(1).

Ali, M. (2005). Pengembangan bahan pembelajaran berbantuan komputer untuk memfasilitasi belajar mandiri dalam mata diklat penerapan konsep dasar listrik dan elektronika di SMK. Laporan Penelitian Research Grant PHK A2 Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FT UNY.

Anggareni, N. W., Ristiati, N. P., & Widiyanti, N. L. P. M. (2013). Implementasi strategi pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep IPA siswa SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 3(1).

Bakar, A. (2012). Menerapkan Model Konstruktivis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Umum I Mahasiswa Semester I Jurusan Fisika Fmipa Unimed Ta 2012/2013. Jurnal Pendidikan Fisika, 1(2), 49-54.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American journal of Physics, 66(1), 64-74.

Kurniawan, A. D. (2013). Metode inkuiri terbimbing dalam pembuatan media pembelajaran biologi untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kreativitas siswa SMP. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(1).

Minawati, Z., Haryani, S., & Pamelasari, S. D. (2014). Pengembangan Lembar Kerja Siswa IPA Terpadu Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Tema Sistem Kahidupan Dalam Tumbuhan Untuk Smp Kelas VIII. Unnes Science Education Journal, 3(3).

Nurani, G. S. (2013). Penerapan peta konsep dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar fisika pada pokok bahasan gerak lurus siswa kelas VII A SMP NEGERI 1 Gumelar (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Nuroso, H., & Siswanto, J. (2010). Model Pengembangan Modul Ipa1terpadu Berdasarkan Perkembangan Kognitif Siswa1. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 1(1).

Pradana, D. A. (2014). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif mata pelajaran IPA kelas VIII SMP NU Pakis Malang (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).

Ruiz, M. J. (2009). Kinematic measurements from YouTube videos. The Physics Teacher, 47(4), 200-203.

Sedyawati, SMR., Haryani, S., Heriyanto, A. (2013). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Education Game Sebagai Media Pembelajaran Kimia. Jurnal Kimia Universitas Negeri Semarang. 3 (1): 2.

Sutopo, P. K. B. D. G. (2012). Cara Baru Dalam Pengajaran Kinematika. Prosiding Smeinar Nasional Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 2.

Taufiq, M. (2012). Remediasi miskonsepsi mahasiswa calon guru fisika pada konsep gaya melalui penerapan model siklus belajar (learning cycle) 5E. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(2).

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children.

Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu : Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Trianto, T. (2014). Model Pembelajaran Terpadu; Konsep, Strategi dan Implementationnya dalam KTSP. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

28-02-2021

How to Cite

Fitrul Firdaus, A., Winarto, W., & Nida, S. . (2021). Pengembangan media pembelajaran ipa berbantuan komputer pada materi gerak lurus untuk siswa SMP/MTs kelas VIII. Jurnal MIPA Dan Pembelajarannya, 1(2), 111–121. https://doi.org/10.17977/um067v1i2p111-121

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)