Domestikasi Perempuan dalam Sudut Pandang Budaya Jawa sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Lukis Digital
DOI:
https://doi.org/10.17977/um064v5i112025p1270-1284Keywords:
Domestikasi, Perempuan, Budaya Jawa, Lukis DigitalAbstract
Penelitian ini merupakan penelitian penciptaan karya seni yang mengangkat tema domestikasi perempuan dalam budaya Jawa sebagai dasar pengembangan karya lukis digital. Gagasan tersebut berangkat dari pengalaman empiris penulis sebagai perempuan Jawa yang sejak kecil hingga dewasa mengalami tekanan budaya yang membatasi peran sosial perempuan. Proses penciptaan karya menggunakan metode Alma Hawkins, yang meliputi tahapan eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Tahap eksplorasi dilakukan melalui pengamatan sosial dan studi pustaka untuk merumuskan konsep visual berdasarkan empat nilai utama budaya Jawa, yaitu pembatasan gerak, pelatihan keterampilan rumah tangga, pengorbanan diri, serta pernikahan sebagai bentuk validasi. Pada tahap improvisasi, penulis mengembangkan berbagai alternatif sketsa dan memilih enam sketsa yang paling representatif sebagai dasar visualisasi ide. Tahap pembentukan dilakukan melalui digitalisasi sketsa, pemberian warna dasar, dan proses rekacitra (rendering) menggunakan Clip Studio Paint. Penelitian ini menghasilkan enam karya lukis digital yang merepresentasikan dinamika kehidupan perempuan Jawa dari masa kanak-kanak hingga dewasa awal. Setiap karya menghadirkan narasi visual yang reflektif dan kritis terhadap struktur budaya patriarkal yang masih mengakar dalam masyarakat. Melalui karya-karya tersebut, penulis berupaya menyuarakan pengalaman batin sekaligus membuka ruang pembacaan baru mengenai posisi perempuan dalam budaya lokal melalui medium seni lukis digital.
References
Abubakar, R. (2021). Pengantar metodologi penelitian. Suka Press.
Anggraini, W. P., Ponimin, & Wisesa, A. M. (2025). Ekspresi dampak homesickness pada mahasiswa rantau dalam penciptaan seni lukis. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 5(4), 408–418.
Anjani, S. D. A. S. D., & Angge, I. C. A. I. C. (2025). Kehidupan keseharian wanita Jawa sebagai ide penciptaan karya seni lukis. Sakala: Jurnal Seni Rupa Murni, 6(1), 143–153.
Arya, M. K. L. (2025). Representasi perempuan objek misogini pada film “Sehidup Semati” (Analisis semiotika dalam film Sehidup Semati) [Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur]. https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/35671
Batjo, S. N. (2013). Eksistensi perempuan dalam pembangunan yang berwawasan gender. Populis: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2), 99–104.
Beauvoir, S. de. (2016). The second sex: Fakta dan mitos. Narasi-Pustaka.
Busthomi, M. N. Y., & Prasetyo, A. R. (2025). Menggali nilai-nilai etika dalam Ta’limul Muta’allim melalui penciptaan karya seni lukis. Journal of Language, Literature, and Arts, 5(4), 431–445. https://doi.org/10.17977/um064v5i42025p431-445
Connell, R. W. (2005). Masculinities. Gender and Society, 19(6), 590–605.
Connell, R. W. (2020). Masculinities (2nd ed.). University of California Press. https://lulfmi.lv/files/2020/Connell_Masculinities.pdf
Darmawan, S. D., Martono, S., & Yurisma, D. Y. (2017). Perancangan buku komik permainan tradisional dengan teknik digital painting untuk anak usia 6–12 tahun. JUNO: Jurnal Art Nouveau, 6(1).
Darwin, T., & Tukiran. (2001). Menggugat budaya patriarkhi. Gadjah Mada University Press.
Deka, A. (2012). Digital painting & desain karakter dengan Adobe Photoshop. ANDI.
Djatiprambudi, D. (2017). Penciptaan seni sebagai penelitian. Seminar Nasional Seni dan Desain.
Fuadi, R. A. P. (2024). Visualisasi emotional numbness melalui film eksperimental. E-Proceeding of Art & Design, 11(6), 10258–10278.
Handayani, C. S., & Novianto, A. (2008). Kuasa wanita Jawa. PT LKiS Pelangi Aksara.
Hawkins, A. (2003). Mencipta lewat tari (Creating through dance). Manthili.
Heni, S. (2018). Pembuatan film dokumenter “Ngangsu Kawruh” pada MI Al Islam Sawangargo [Undergraduate thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta]. http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/5220
Indraswari. (2016). Makna kultural leksikon rias pengantin Solo Putri: Kajian etnolinguistik [Undergraduate thesis, Universitas Negeri Semarang]. http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/24649
Kurnia, E. D. (2020). The roles of Javanese women reflected in Javanese metaphors. BASA 2020. https://doi.org/10.4108/eai.20-9-2019.2296820
Maghfiroh, F. (2022). Nilai-nilai moral yang terkandung dalam tradisi pernikahan adat Jawa [Undergraduate thesis, IAIN Kudus]. http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/10826
Maulana, R. (2022). Eksplorasi nilai-nilai spiritual masyarakat Jawa dalam bentuk seni lukis. Jurnal Seni Rupa, 3(1), 49–62.
Maulana, R., & Lodra, I. N. (2022). Eksplorasi nilai-nilai spiritual masyarakat Jawa dalam bentuk seni lukis. Sakala: Jurnal Seni Rupa Murni, 3(1), 29–62.
Miyake, Y. (2019). Kerata basa: Javanese language play(Doctoral dissertation, Tokyo University of Foreign Studies).
Muryasari, D., & Retnowati, T. (2020). Construction trajectory of Bekakak tradition in Gamping: Analytical study of Peirce semiotics. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 444, 77–82. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200703.016
Nuning, M. M. (2015). Metode penciptaan bidang seni rupa: Praktik berbasis penelitian. Jurnal Kriya Corak, 4(1). https://doi.org/10.24821/corak.v4i1
Octiva, E., & Soedarwanto, H. (2019). Tinjauan ergonomi dan antropometri pada kain gendong tradisional. Narada: Jurnal Desain dan Seni, 6(1), 55–74. https://doi.org/10.22441/narada.2019.v6.i1.004
Paksi, D. N. F. (2021). Warna dalam dunia visual. Imaji Film Fotografi Televisi & Media Baru, 12(2), 90–97. https://doi.org/10.52290/i.v12i2.49
Pat, K., Piaget, K., Zahidi, S., & Baller, S. (2024). Global gender gap report 2024. World Economic Forum.
Parinding, M. P., & Arimbawa, A. A. G. R. (2025). Cerita Ajisaka: Dumadine Aksara Jawa sebagai ide penciptaan karya seni lukis mixed media. Journal of Language, Literature, and Arts, 5(4), 485–502. https://doi.org/10.17977/um064v5i42025p485-502
Pirus, M. S. M. (2020). Javanese women identity regarding 3M: Macak–Manak–Masak values. International Journal of Culture and History, 7(2), 54–68.
Prasetyan, A. B., Ratnawati, I., & Sidyawati, L. (2023). Bunga matahari sebagai simbol perempuan dalam batik lukis dengan teknik pewarnaan glow in the dark. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 3(1), 54–74.
Puspitasari, S., Saadah, S. L., & Junaidi, A. (2024). Peran ganda istri dalam keluarga masyarakat Jawa perspektif konsep Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir. International Journal of Community Service Learning, 8(2), 220–225.
Putri, D. I. A. (2023). Ekstremisme misogini Jakarta dalam puisi Perjalanan Bu Aminah karya W. S. Rendra. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 3(12), 1719–1731. https://doi.org/10.17977/um064v3i122023p1719-1731
Rasul. (2019). Kecemasan sebagai ide penciptaan dalam karya seni lukis (Master’s thesis, ISI Yogyakarta).
Ritzer, G. (2005). Encyclopedia of social theory (Vol. 2). Sage Publications.
Setiawan, D., Haryono, T., & Burhan, M. A. (2015). Analisis fungsi pakaian karnaval di Yogyakarta. Humaniora, 6(3), 418–432.
Silalahi, M. L. (2017). Pengembangan kreativitas dan inovasi penciptaan karya tari dengan metode laboratorium tari. https://www.researchgate.net/publication/330681997
Silalahi, M. L. (2022). Inovasi pengembangan promosi produk seni unggulan Sanggar Tari Wan Sendari. Jurnal Tata Kelola Seni, 8(2), 123–137.
Simatupang, P. G., Budiaprilliana, L., & Ruta, I. M. (2024). Eksplorasi visual cerita rakyat Palembang “Legenda Pulau Kemaro” dalam karya seni digital. Citakara, 4(2), 222–228.
Suciati, T. N., & Puspita, R. (2021). Upaya melawan stigmatisasi “perawan tua” di media sosial. Jurnal Mahardika Adiwidia, 1(1), 15–29.
Syarif, A., & Muhammad, H. (2018). Bahasa warna: Konsep warna dalam budaya Jawa [Undergraduate thesis, Universitas Hasanuddin]. https://www.researchgate.net/publication/325391940
Utami, T. T. (2018). Koreografi Gadis Desa Tegowanuh karya Didik Nini Thowok [Undergraduate thesis, ISI Surakarta]. http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/3251
Wahidayat, M. P. (2021). Warm colors, the encouragement. Humaniora. https://doi.org/10.21512/humaniora.v12i1.6973
Wicak, F. W., Ponimin, & Prasetyo, A. R. (2025). Ritual pemindahan hujan dalam tradisi Jawa sebagai ide penciptaan seni lukis. Journal of Language, Literature, and Arts, 5(2), 223–240. https://doi.org/10.17977/um064v5i22025p223-240
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Echang Cahyo Fetayang, Ike Ratnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























