Peran Penari Patra dalam Penyajian Reyog Ki Onggopati Desa Plunturan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo

Authors

  • Fika Ardelia Candra Purwadita Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang
  • Robby Hidajat Seni dan Desain Fakultas Sastra Universita Negeri Malang https://orcid.org/0000-0002-7413-0655

DOI:

https://doi.org/10.17977/um064v5i82025p910-920

Keywords:

Reyog Ponorogo, karakter tokoh, seni pertunjukan, simbol pelestarian tradisi

Abstract

Artikel ini membahas Reyog Ponorogo sebagai seni pertunjukan tradisional dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang merepresentasikan identitas budaya lokal dan telah mengalami berbagai perubahan seiring perkembangan zaman. Salah satu elemen penting dalam pertunjukan Reyog adalah tokoh Patra, yang kini semakin jarang ditampilkan dan berada di ambang kepunahan. Padahal, tokoh Patra memiliki kekhasan tersendiri dalam struktur pertunjukan Reyog. Saat ini, hanya satu grup yang secara konsisten menampilkan tokoh tersebut, yaitu paguyuban Reyog Ki Onggopati di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran tokoh Patra dalam pertunjukan Reyog Ki Onggopati serta memahami perubahan fungsi dan makna penyajiannya dalam konteks budaya modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan narasumber kunci, observasi langsung terhadap pertunjukan, serta kajian dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun peran tokoh Patra telah mengalami transformasi, ia tetap memegang peranan sentral dalam penyampaian cerita dan nilai budaya. Tokoh Patra menjadi simbol pelestarian tradisi yang mampu menjembatani antara nilai-nilai lama dan tuntutan zaman.

References

Adelita, W. K., & Putra, B. H. (2017). Fenomena peralihan gender pada penari Jathil dalam kesenian Reog di Kabupaten Ponorogo. Universitas Negeri Semarang, 1–6. http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/31988

Akbar, A. (2014). Karakteristik, kajian kebijakan, persebaran dan Ponorogo, Reog Kabupaten, D.I. Bumi Indonesia, 3, 1–10.

Alkalah, C. (2016). Makna simbolik seni kolase dari limbah kulit telur karya Supadji Sahar di Desa Gedangan Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Jurnal, 19(5), 1–23.

Anggraini, D., & Hasnawati, H. (2018). Perkembangan seni tari: Pendidikan dan masyarakat. Jurnal PGSD, 9(3), 287–293. https://doi.org/10.33369/pgsd.9.3.287-293

Putra, Z. A. W., Olendo, Y. O., & Sagala, M. D. (2023). Kajian kritik seni: Transformasi bentuk penyajian musik tradisional Krumpyung Kulon Progo di era multimedia. Jurnal Sendratasik, 12(2), 146. https://doi.org/10.24036/js.v12i2.121501

Arnianti, A. (2019). Teori perkembangan. Perkembangan Kendiri, 2019(1), 1–15.

Atikoh, A., & Cahyono, A. (2018). Proses garap koreografi tari Rumeksa di Sanggar Tari Dharmo Yuwono Kabupaten Banyumas. Jurnal Seni Tari, 7(2), 65–74. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/article/view/26637

Catharina, Y. (2018). Tari Kang Potro karya Shodiq Pristiwanto: Reinterpretasi tokoh Potro Joyo-Potro Tholo dalam Reog Ponorogo. http://repository.isi-ska.ac.id/2809

Diana, P. (2017). Peran dan pengembangan industri kreatif dalam mendukung pariwisata di Desa Mas dan di Desa Peliatan. Jurnal Analisis Pariwisata, 17(2), 87–90.

Fisabilillah, A., Yunitasari, A., Rengganis, M. P., Dayanti, R. E., & Darmadi. (2022). Pertunjukan kebudayaan Reog Ponorogo “The Culture of Java” Taruna Adhinanta di Universitas. Jurnal Riset Pendidikan dan Pengajaran, 5(1), 24–31. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp

Hasibuan, P., Azmi, R., Arjuna, D. B., & Rahayu, S. U. (2023). Analisis pengukuran temperatur udara dengan metode observasi. ABDIMAS: Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 8–15. http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Widiastuti, H., Koagouw, F. V. I. A., & K. S. J. (2018). Teknik wawancara dalam menggali informasi pada program talk show Mata Najwa episode Tiga Trans 7. Jurnal Acta Diurna, 7(2), 1–5.

Hidajat, R. (2018). Transformasi karakteristik tokoh Gunungsari pada Wayang Topeng di Malang, Jawa Timur. GETER: Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik, 1(1), 32–38. https://doi.org/10.26740/geter.v1n1.p32-38

Hidajat, R., Pujianto, Pratiawan, R., Wiflihani, Rochyatai, R., & Suharyanto, A. (2021). Tourism performances management patterns and the role of Maecenas in Ramayana play presentation as a tourist attraction in Indonesia and Thailand. https://www.ieomsociety.org/singapore2021/papers/775.pdf

Hidajat, R. (2024). Sosiologi seni pertunjukan. Bali Nusa Creative.

Hidajat, R., et al. (2022). The symbolic battle of coastal culture in Zapin dance in Palembang. SHIMBA 2022, September 18–20.

Hidajat, R. (2017). Transformasi artistik-simbolik Wayang Topeng di Kabupaten Malang, Jawa Timur. ISI Yogyakarta.

Jatmiko, D., & Poerbowati, E. (2021). Strategi Reyog Onggo Pati di era kapitalisme. Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan, 21(1), 77–84. https://doi.org/10.30996/parafrase.v21i1.5324

Kristianto, I. (2019). Kesenian Reyog Ponorogo dalam teori fungsionalisme. Tamumatra: Jurnal Seni Pertunjukan, 1(2), 69–82. https://doi.org/10.29408/tmmt.v1i2.xxxx

Lano, K. (2017). Class diagrams. In Agile model-based development using UML-RSDS (pp. 43–68). https://doi.org/10.1201/9781315368153-8

Margayaningsih, D. I. (2018). Peran masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa. Jurnal Publiciana, 11(1), 72–88.

Rusandi, & Rusli, M. (2021). Merancang penelitian kualitatif dasar/deskriptif dan studi kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 2(1), 48–60. https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18

Soemarto. (2014). Menelusuri perjalanan Reyog Ponorogo. CV. Kotareog Media.

Sugiyono, P. D. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharya, R. (2019). Fenomena perjudian di kalangan remaja Kecamatan Samarinda Seberang. Jurnal Sosiatri-Sosiologi, 7(3), 326–340. http://ejournal.sos.fisip-unmul.ac.id

Tianingtyas, R., & Kuswarsantyo, K. (2018). Perkembangan Reyog Ponorogo Suryo Mataram di Dusun Rejosari Desa Baleharjo Kecamatan Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Seni Tari-S1. https://journal.student.uny.ac.id/index.php/tari/article/view/13592

Wirakesuma, I. N. (2017). Perancangan program acara televisi feature Eps. Suling Gamelan Yogyakarta. UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta.

Yurisma, D. Y., EBW, A., & Sachari, A. (2015). Kesenian tradisi Reog sebagai pembentuk citra Ponorogo. Visualita, 7(1), 11. https://doi.org/10.33375/vslt.v7i1.1081

Downloads

Published

2025-08-05

How to Cite

Purwadita, F. A. C., & Hidajat, R. (2025). Peran Penari Patra dalam Penyajian Reyog Ki Onggopati Desa Plunturan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Journal of Language Literature and Arts, 5(8), 910–920. https://doi.org/10.17977/um064v5i82025p910-920

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)