Kontradiksi Implementasi Kurikulum Merdeka Di SMP Negeri 4 Malang

Authors

  • Desy Lusiana PPG Universitas Negeri Malang
  • Wida Rahayuningtyas Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um064v4i32024p217-224

Keywords:

etnografi kritis, Kurmer, reformasi pendidikan

Abstract

Lanskap pendidikan Indonesia terus berubah, tetapi disparitas yang persisten mendorong pemeriksaan kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan ganda. Pertama, secara kritis mengkaji Kurikulum Merdeka (Kurmer) melalui lensa etnografi kritis, bertujuan untuk mengungkapkan masalah yang mendasar. Kedua, meneliti implementasi Kurmer di SMP Negeri 4 Malang, memberikan wawasan tentang aplikasi praktisnya. Dengan menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif, data dari literatur dan dokumen resmi dianalisis secara cermat. Meskipun penggambaran optimis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penelitian ini menemukan bahwa manfaat yang diharapkan Kurmer belum terwujud secara nyata. Secara khusus, implementasi Kurmer di SMP Negeri 4 Malang menghadapi tantangan, terutama karena kekurangan sumber daya manusia, menghambat pelaksanaannya secara komprehensif. Temuan ini menekankan pentingnya mengatasi kendala sumber daya manusia dan memperkuat upaya pembangunan kapasitas untuk memastikan keberhasilan reformasi pendidikan. Mereka menyoroti kebutuhan untuk menyelaraskan tujuan kebijakan dengan realitas praktis di lapangan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk diskursus tentang reformasi pendidikan, menekankan perlunya upaya bersama untuk menutup kesenjangan antara niat kebijakan dan hasil implementasi.

References

Creswell, J. W. (2013). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publica-tions.

Darman, D. R. (2021). Kurikulum Merdeka (Kurmer) sebagai wujud komitmen bangsa dalam memperkuat pendidikan karakter di Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 45-56.

Doesoema, D. (2022). 10 Kritik ata Kurikulum Merdeka.

Gede Suacana, I. W. (2008). Transformasi Demokrasi dan Otonomi dalam Tata Pemerintah Desa Mengwi Era Transisi: Perspektif Kajian Budaya. Universitas Udayana.

Harker, R., & Dkk. (2009). Habitus Modal+Ranah=Praktik “Pengantar Paling Komprehensif Kepada Pemikiran Bourdieu. Jalasutra.

Hasan, M. (2020). Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka (Kurmer) di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 85-96.

Kasmahidayat, Y. (2010). Transformasi Religiusitas Seni Dodod pada Masyarakat Desa Mekar Wangi Banten Selatan. universitas Udayana.

Moleong, J. L. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publica-tions.

Rahayu, R. (2019). Reformulasi paradigma pendidikan nasional dalam implementasi kurikulum 2013. Cakrawala Pendidikan, 38(3), 366-377.

Smith, A. (2020). The Impact of Curriculum Simplification on Teacher Workload: A Case Study Analysis. Journal of Education Policy, 25(3), 357-372.

Sumintono, B., & Kusumaningtyas, R. (2017). Implementasi kurikulum 2013: Evaluasi kinerja guru, kepala sekolah, dan dukungan sekolah. Jakarta: Rajawali Pers.

Suryadi, H. (2020). Ketimpangan pendidikan di Indonesia. Malang: UMM Press.

Wahyu. (2022). Memaksakan Kurikulum Merdeka, Masih Waraskah Negara Ini?

Wijayanti, A. P., & Kuswanto, H. (2020). Implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(1), 64-74.

Yani, D. R., Sriwijaya, U., Susanti, R., & Sriwijaya, U. (2023). Keberagaman Peserta Didik Dalam Pemenuhan Target Kurikulum Melalui Pembelajaran Berdferensiasi. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 2(1), 13–24.

Downloads

Published

2024-03-30

How to Cite

Lusiana, D. ., & Rahayuningtyas, W. . (2024). Kontradiksi Implementasi Kurikulum Merdeka Di SMP Negeri 4 Malang. Journal of Language Literature and Arts, 4(3), 217–224. https://doi.org/10.17977/um064v4i32024p217-224

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>