Jaranan Sentherewe sebagai Objek Penciptaan Motif Batik Tulis Khas Tulungagung

Authors

DOI:

https://doi.org/10.17977/um064v5i52025p505-519

Keywords:

Jaranan Sentherewe , Penciptaan , Motif Batik Tulis, Batik khas Tulungagung

Abstract

Batik merupakan karya seni kriya tekstil terapan yang memiliki beragam teknik, antara lain tulis, ikat, printing, cap, dan colet. Namun, batik di kalangan generasi muda di Tulungagung belum begitu diminati. Padahal, Kabupaten Tulungagung memiliki berbagai kesenian yang sangat populer di kalangan masyarakat, salah satunya adalah kesenian Jaranan Sentherewe. Kesenian ini dapat dijadikan sebagai inspirasi dalam penciptaan motif batik tulis khas Tulungagung guna meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal melalui Motif Batik Tulis Jaranan Sentherewe. Tujuan penulisan ini adalah untuk memperkenalkan kepada masyarakat proses penciptaan motif batik tulis yang terinspirasi dari kesenian Jaranan Sentherewe serta menyampaikan hasil karya yang dihasilkan. Dalam proses penciptaannya, peneliti menggunakan metode penciptaan menurut Alma Hawkins yang mencakup tiga tahapan, yaitu: (1) eksplorasi, (2) improvisasi, dan (3) pembentukan. Penciptaan motif batik tulis Jaranan Sentherewe ini menghasilkan rancangan motif baru yang khas Tulungagung. Selain menjadi wujud inovasi batik lokal, motif ini diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda serta masyarakat umum untuk lebih mencintai dan melestarikan kesenian khas Tulungagung melalui penggunaan dan apresiasi terhadap batik.

References

Alamsyah. (2018). Kerajinan batik dan pewarnaan alami. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 1(2), 136–148. https://doi.org/10.14710/endogami.1.2.136-148

Anggraini, W., Kusumanto, I., & Sutaryono, A. (2019). Usulan peningkatan kualitas kain batik semi tulis menggunakan metode six sigma. Jurnal Teknik Industri, 5(1), 48–55. https://doi.org/10.24014/jti.v5i1.6765

Anshori, Y., & Kusrianto, A. (2011). Keeksotisan batik Jawa Timur. PT Elek Media Komputindo.

Bahrudin, A., Amartya, A. G., & Al-Amien, A. F. (2021). Studi kasus form follows function dalam karya seni kriya. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni, 23(1), 254–265.

Darmaprawira, S. (2002). Warna: Teori dan kreativitas penggunaannya. Penerbit ITB.

Endraswara, S. (2011). Agama Jawa: Dalam menyusuri jejak spiritualitas Jawa. Lembu Jawa.

Firdaus, H. K. (2018). Makna simbolis tata rias, tata busana dan properti tari Jaranan Buto di Kabupaten Banyuwangi. APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan, 7(1).

Hamzuri. (1985). Batik klasik (Klasikal batik). Djambatan.

Hartini, S. A. (2018). Daun kelor dan manfaatnya sebagai ide penciptaan motif batik tulis pada kain [Disertasi doktoral, Universitas Negeri Malang].

Indrawati, L. (2009). Nirmana (organisasi visual). Universitas Negeri Malang.

Intan, N. T. H. A., Purwanto, P., & Gunadi, G. (2020). Penciptaan batik terapan dengan inspirasi motif kekayaan kuliner Grobogan. Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni, 9(2), 1–11.

Iriaji. (2011). Konsep dan strategi pembelajaran seni budaya. Universitas Negeri Malang.

Jaya, L. I. (2017). Kesenian Jaranan Sentherewe di Kabupaten Tulungagung tahun 1958–1986. Avatara: e-Journal Pendidikan Sejarah, 5(3), 568–580.

Kaleka, N. (2014). Membatik dengan media kayu. ARCITRA.

Kristie, S., Darmayanti, T. E., & Kirana, S. M. (2019). Makna motif batik parang sebagai ide dalam perancangan interior. AKSEN Journal of Design and Creative Industry, 3(2), 57–69.

Malins, F. (1980). Understanding painting: The elements of composition. Prentice-Hall.

Marta, M., Karnadi, D. H., & Renaningtyas, L. (2018). Perancangan motif batik kontemporer yang terinspirasi kesenian Reog Ponorogo. Jurnal DKV Adiwarna, 1(12), 1–11.

Mujiono, M., & Dharsono, D. (2015). Keberadaan batik Kediri Jawa Timur. Gelar: Jurnal Seni Budaya, 13(1).

Nugroho, S. (2021). Kala Semana: Aplikasi pencetakan foto di atas benda vintage sebagai stimulus kenangan lansia [Laporan penelitian, ISI Yogyakarta].

Nurhayati, D. A. W. (2021). Sejarah perkembangan kesenian Jaranan di Tulungagung pada tahun 1995 hingga 2020 M.

Ponimin, P., Wardhana, M. I., Taufik, A., Hadi, N., & Pramono, A. (2020). Kreasi seni patung bertema figur wayang “Punokawan” sebagai penguat karakter pada desa wisata Selorejo, Dau Malang. Jurnal Karinov, 3(3), 164–173.

Ponimin, P., Wardhana, M. I., Taufiq, A., & Sari, A. A. (2020). Perancangan seni patung landscape eco-culture desa wisata Selorejo Dau Malang melalui program kemitraan desa. Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS), 3(2), 78–88.

Putri, A. S., Iriaji, I., & Wisesa, A. M. (2023). Pengembangan media interaktif berbasis aplikasi mobile pembelajaran seni grafis pada kelas IX sekolah menengah pertama. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 1(1), 26–40.

Ratnawati, I. (2015). Seni kriya. Universitas Negeri Malang.

Sahid, N. (2014). Semiotika teater: Teori dan penerapannya. Badan Penerbit ISI Yogyakarta.

Salam, S., & Muhaemin, M. (2020). Pengetahuan dasar seni rupa. Badan Penerbit UNM.

Sanyoto, S. E. (2010). Nirmana: Elemen-elemen seni dan desain. Jalasutra.

Setiaji, R. S. S. R. S., Hendri, Z., & Ganika, M. A. A. (2025). Pendampingan pembelajaran seni rupa berkarya seni montase di SMP Budi Utama. Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 138–145.

Soedarso, S. P. (2006). Trilogi seni: Penciptaan, eksistensi dan kegunaan seni. Badan Penerbit ISI Yogyakarta.

Suhersono, H. (2005). Desain bordir motif fauna. PT Gramedia Pustaka Utama.

Wulandari, A. (2011). Batik Nusantara: Makna filosofis, cara pembuatan, dan industri batik. Andi Publisher.

Wulandari, V., & Efendi, Y. (2015). Studi penggunaan tawas dalam proses pembuatan ikan teri (Stolephorus sp) kering asin di Kota Padang. Article of Undergraduate Research, Faculty of Fisheries and Marine Science, Bung Hatta University, 6(2).

Downloads

Published

2025-05-01

How to Cite

Putri, K. A. K., & Sidyawati, L. (2025). Jaranan Sentherewe sebagai Objek Penciptaan Motif Batik Tulis Khas Tulungagung. Journal of Language Literature and Arts, 5(5), 505–519. https://doi.org/10.17977/um064v5i52025p505-519

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>