Penggunaan Design Thinking dalam Mengatasi Kebosanan Peserta Didik di Kelas

Authors

  • Lina Handayani PPG Universitas Negeri Malang
  • Ella Faridati Zen Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um084v3i22025p333-339

Keywords:

Bimbingan, Bimbingan dan konseling, Bimbingan klasikal

Abstract

Pada era saat ini, dalam kegiatan pembelajaran baik mata pelajaran umum maupun kegiatan Bimbingan dan Konseling, peserta didik sering merasakan kejenuhan atau kebosanan. Setelah ditelusuri, ternyata alasan peserta didik merasa jenuh dan bosan adalah karena kegiatan belajar mengajar yang terlalu monoton dari tahun ke tahun, di mana mereka tetap duduk di tempat duduk dan mendengarkan guru menjelaskan. Hal ini menyebabkan kejenuhan dalam belajar, melewati berbagai mata pelajaran dan kondisi belajar yang berbeda, serta guru pengajar yang berbeda untuk tiap mata pelajaran, salah satunya adalah pelajaran Bimbingan dan Konseling di sekolah. Kegiatan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah memiliki empat komponen layanan yang perlu dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk memberikan ide atau pengembangan dengan kegiatan yang menyenangkan dan tidak membosankan, melalui permainan dan aktivitas menarik yang disesuaikan dengan tujuan layanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif ini dilakukan melalui observasi terkait pemberian layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah dengan menerapkan desain thinking dalam layanannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan desain thinking efektif digunakan dalam kegiatan layanan untuk meningkatkan peran aktif peserta didik di kelas.

References

Adnan, M., Hussain, S., & Pasha, F. (2024). Problem-Based Learning: Enhancing Engagement and Motivation in Classrooms. Journal of Educational Research, 75(2), 134-145.

Afandi, R. (2015). Pengembangan media pembelajaran permainan ular tangga untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan hasil belajar IPS di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran (JINoP), 1(1), 77.

Afifah, S. (2019). Pengaruh kejenuhan belajar dan interaksi sosial terhadap konsentrasi belajar peserta didik dengan sistem pesantren modern. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(4), 527–532.

Agustina, P., Bahri, S., & Bakar, A. (2019). Analisis faktor penyebab terjadinya kejenuhan belajar pada peserta didik dan usaha guru BK untuk mengatasinya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 4(1), 96–102.

Braun, V., & Clarke, V. (2022). Conceptual and design thinking for thematic analysis. Qualitative Psychology, 9(1), 3. https://doi.org/10.1037/qup0000195

Budiarto, S., Hasanah, U., & Cahyani, R. (2023). Effective Communication Strategies in Teaching: Building Trust in the Classroom. International Journal of Learning and Teaching, 9(1), 56-67.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fauzi, A., & Rahman, I. (2023). Adapting Learning Activities to Student Interests: A Strategy for Engagement. Journal of Pedagogical Studies, 11(3), 200-215.

Hidayah, M. R. N., Flurentin, E. F. Z. E., & Hambali, B. B. L. I. (2017). Bab III: Bimbingan klasikal dan kelompok. Dalam Sumber Belajar Penunjang PLPG 2017 Mata Pelajaran/Paket Keahlian Bimbingan dan Konseling (hlm. 1–20).

Johnson, L. (2023). Fostering Creativity in Education: The Role of Freedom in Learning. Creative Education Journal, 12(4), 101-112.

Karneli, Y., & Attahhiyah, F. (2021). Bimbingan dan konseling.

Khan, M., Ali, R., & Amin, S. (2023). Involving Students in Learning: The Importance of Engagement. Educational Psychology Review, 35(1), 45-60.

Kurniawan, A., Nugroho, Y., & Mardiyono, D. (2023). Student Agency in Learning: Empowering Learners Through Decision Making. Journal of Education and Practice, 14(5), 66-78.

Lasan, B. B. (2014). Konselor sekolah: Tinjauan dan upaya profesionalisasi. Elang Mas.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications, Inc.

Miljam, S. (2015). Populasi dan sampel dalam penelitian kualitatif.

Nguyen, T., Phan, T., & Le, N. (2024). The Impact of Gamification on Student Motivation and Learning Outcomes. International Journal of Educational Technology, 20(1), 88-99.

Putri, F. E., Zelvia, M. F., Kumala, N. R. A. C., & Khusaini, K. (2024). Metode design thinking pada perancangan media pembelajaran ular tangga IPA (ULTAPA) sebagai peluang peningkatan literasi dan numerasi siswa SMP. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 2(1), 55–64. https://doi.org/10.17977/um084v2i12024p55-64

Rambe, C. N. (2019). Peran media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar peserta didik sekolah dasar. Pendidikan, 3(4), 333–340.

Ramli, M., Flurentin, B. B. L. I., Nur Hidayah Elia Zen, & Ella Fariddati Hambali. (2017). Bab I: Esensi bimbingan dan konseling pada satuan jalur, jenis, dan jenjang pendidikan. Dalam Sumber Belajar Penunjang PLPG 2017 Mata Pelajaran/Paket Keahlian Bimbingan dan Konseling (hlm. 1–37).

Romlah, T. (2019). Teori dan praktek bimbingan kelompok (5th ed.). Universitas Negeri Malang.

Santos, R., & Lima, J. (2023). Interactive Technologies in the Classroom: Engaging Students in the Digital Age. Journal of Educational Technology, 15(2), 120-132.

Santoso, D. B. (2013). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Universitas Negeri Malang.

Smith, J., & Brown, L. (2022). Collaborative Learning: Building Skills Through Teamwork. Educational Research Quarterly, 46(3), 25-38.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tafonao, T. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar peserta didik. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103.

Tan, W., Lim, J., & Lee, H. (2023). Feedback in Education: A Catalyst for Student Motivation. Journal of Higher Education Teaching, 18(2), 110-121.

Wati, A. (2021). Pengembangan media permainan ular tangga untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 68–73.

Downloads

Published

11/13/2024

How to Cite

Handayani, L. ., & Zen, E. F. . (2024). Penggunaan Design Thinking dalam Mengatasi Kebosanan Peserta Didik di Kelas. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 3(2), 333–339. https://doi.org/10.17977/um084v3i22025p333-339

Issue

Section

Articles