Kajian Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Pengaruh Capaian Pembelajaran Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.17977/um084v3i22025p233-241Keywords:
implementasi, Kurikulum Merdeka, tantangan, review literatur sistematik, kolaboratifAbstract
Kurikulum Merdeka, sebagai inisiatif baru dalam pendidikan Indonesia, menghadapi sejumlah tantangan yang teridentifikasi melalui studi literatur terbaru. Penelitian menggunakan metode analisis literatur untuk mengevaluasi data dari artikel-artikel relevan sejak tahun 2021 hingga 2023. Hasil penelitian menyoroti beberapa masalah utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Pertama, infrastruktur pendidikan yang tidak memadai, seperti kekurangan ruang kelas yang layak dan akses terbatas terhadap teknologi, menjadi tantangan signifikan. Kedua, peningkatan kapasitas guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran menjadi krusial, mengingat Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada pendekatan berbasis teknologi. Evaluasi pembelajaran yang efektif juga menjadi fokus utama, membutuhkan pendekatan holistik yang berorientasi pada proses belajar. Masalah sosial ekonomi siswa, lingkungan belajar di rumah, serta peran orang tua dalam mendukung pembelajaran juga memainkan peran penting dalam kesuksesan Kurikulum Merdeka. Upaya kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan komunitas pendidikan sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan ini. Dengan memperkuat infrastruktur, meningkatkan pelatihan guru, dan menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan aktual di lapangan, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat berfungsi secara optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Visi ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi masa depan yang kompeten dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.
References
Achmad, G. H., Ratnasari, D., Amin, A., Yuliani, E., & Liandara, N. (2022). Penilaian autentik pada Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5685–5699. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3280
Alimuddin, J. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 4(02), 67–75. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v4i02.995
Amdani, D., Novaliyosi, N., Nindiasari, H., & Yuhana, Y. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar peserta didik: Studi literatur. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(6), 4126–4131. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i6.2145
Andriana, E., Yuliana, R., Setiawan, S., Noviyanti, T. E., Ulfahmi, K. I., Evasufi, L., & Fajari, W. (2023). Stu-dents’ scientific ability through contextual scientific-based learning tools during Covid-19 outbreak. In-ternational Journal of STEM Education for Sustainability, 3(2). https://doi.org/10.53889/ijses.v3i2.184
Andriani, N. S. Z. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam peningkatan kualitas pembelaja-ran di Sekolah Dasar Mamba’ul Hisan Tempuran Magelang. Khazanah Pendidikan-Jurnal Ilmiah Kepen-didikan, 17(2), 326–333. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i2.18249
Chamdani, M., Salimi, M., & Fajari, L. E. W. (2022). Perceptions of first-year students in online lectures in the Covid-19 pandemic era viewed from learning motivation. Pegem Egitim ve Ogretim Dergisi, 12(2), 179–192. https://doi.org/10.47750/pegegog.12.02.18
Cholifah Tur Rosidah, Pramulia, P., & Susiloningsih, W. (2021). Analisis kesiapan guru mengimplementasi-kan asesmen autentik dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(01), 87–103. https://doi.org/10.21009/jpd.v12i01.21159
Enggar Kencana Dewi, S., Purnama Pertiwi, R., Ulin Ni, A., Rahmawati, D., Nurul Huda, U., & Timur, O. (2023). Analisis kesulitan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Stitaf, 04(01), 41–50.
Engzell, P., Frey, A., & Verhagen, M. D. (2021). Learning loss due to school closures during the COVID-19 pandemic. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 118(17). https://doi.org/10.1073/PNAS.2022376118
Faiz, A., Parhan, M., & Ananda, R. (2022). Paradigma baru dalam Kurikulum Prototipe. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1544–1550. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2410
Febrianningsih, R., & Ramadan, Z. H. (2023). Kesiapan guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3335–3344. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4686
Fetra Bonita Sari, Risda Amini, M. (2020). Kendala dan kebutuhan guru Sekolah Dasar dalam implementasi Kurikulum Merdeka bagi peserta didik berkebutuhan khusus di Lampung. Jurnal Basicedu, 5(5), 524–532.
Hidayat, R., & Patras, Y. E. (2024). Teacher innovativeness: The effect of self-efficacy, transformational lead-ership, and school climate. Journal of Pedagogical Research, 8(1), 208–222.
Lusiana, D., & Rahayuningtyas, W. (2024). Kontradiksi implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 4 Malang. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 4(3), 217–224.
Marlia, A., Rieartika, A. V., Indriani, S., Iklimah, L., Wulandari, T., Karunia, T., & Dewi, A. S. (2024). Menelaah kendala implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: SLR. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama, 2(3), 100–106.
Maulidiawati, T., & Darmawan, P. (2024). Pengaruh implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Ku-rikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 2(2), 150–156.
Sucipto, S., Sukri, M., Patras, Y. E., & Novita, L. (2024). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Systematic literature review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1).
Wiyono, H., Rahayuningtyas, W., & Anggoro, B. K. (2024). Tren pembelajaran diferensiasi dalam kajian guru di Indonesia: Analisis jurnal terindeks Sinta. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 4(5), 512–520.















