Pengembangan instrumen asesmen pemahaman konseptual pada materi zat aditif dan zat adiktif serta akibatnya terhadap kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.17977/um067v1i3p195-199Keywords:
Instrumen Penilaian, Pemahaman Konseptual, IPAAbstract
Penelitian Pengembangan ini memiliki tujuan untuk instrumen asesmen pemahaman konseptual dapat memonitori jawaban tebakkan siswa. instrumen asesmen pemahaman konseptual pada materi zat aditif dan zat adiktif serta akibatnya terhadap kesehatan yang terdapat di sekolah berdasarkan analisis produk masih pada bentuk soal pilihan ganda karena termasuk tes objektif oleh sebab itu tes objektif mempunyai beberapa kelemahan seperti siswa yang memiliki kemampuan bernalar tidak dapat dilihat, akan mendapat keuntungan siswa yang menduga jawaban sehingga siswa oleh jawaban tebakkan tersebut tidak dapat memantau pemahaman secara utuh. Oleh sebab itu, dibutuhkan butir soal pada aspek yang diukur adalah sama tetapi jenis susunannya beda, di mana jenis bentuk soal ini dapat memantau jawaban tebakkan dari siswa. Penelitian ini menggunakan angket yang disebarkan kepada sepuluh orang siswa dan kepada tiga orang guru. Menggunakan metode kajian literatur dan penyebaran angket yang bertuju pada siswa dan guru dalam instrumen penilaian pemahaman konseptual pada materi zat aditif dan adiktif serta akibatnya terhadap kesehatan. Berdasarkan kajian literatur dilakukan penelitian pengembangan, maka diperoleh solusi yang ideal dalam pemecahan masalah dengan pengendalian jenis butir soal berdasarkan aspek yang diukur sama tetapi jenis susunannya berbeda, yaitu dengan jenis soal selected respons item dan constructed respon item.
References
Airasian, P., Engemann, J., & Gallagher, T. (2007). Classroom assessment: Concepts and applications (Canadian ed.). Toronto, ON, Canada: McGraw Hill.
Aprillia, E. (2016). Pengaruh model Think Talk Write (TTW) terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 02 Batu pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).
dan Kebudayaan, K. P. (2016). Permendikbud No 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan
dan Kebudayaan, K. P. (2016). Permendikbud No 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013.
dan Kebudayaan, K. P. (2013). Permendikbud RI No. 66 Tahun 2013 tentang standar penilaian pendidikan. Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbud, R. I. (2013). Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: tp.
No, P. (2013). 81A Tahun 2013 tentang implementasi kurikulum. Jakarta: Depdiknas.
Rahmawati, D. S. (2011). Pengaruh penerapan model pembelajaran learning cycle terhadap hasil belajar dan retensi hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang pada materi minyak bumi (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).
Rizqi, L. (2010). Pengaruh penerapan metode inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas XI IPA MAN 3 Malang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).
Sulalah, W. A., Suryadharma, I. B., & Sukarianingsih, D. (2017). Analisis Kesulitan Peserta Remidi dalam Memahami Konsep Reaksi Redoks. J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia), 2(1), 14-20.





1.png)
4.png)




