Proses Kreatif Bayu Kresna Murti dalam Penciptaan Teater Buto Mudun Gunung di PPST SMP Negeri 4 Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.17977/um064v5i92025p1005-1012Keywords:
Pusat Pengembangan Seni Tradisi, Pertunjukan teater tradisional, Ekspresi budaya, Pendidikan seni, Kreativitas siswa, Pelestarian kearifan lokalAbstract
Penelitian ini mengkaji proses kreatif Bayu Kresna Murti dalam menciptakan karya teater berjudul Buto Mudun Gunung bersama siswa yang tergabung dalam Pusat Pengembangan Seni Tradisi (PPST) SMP Negeri 4 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam tahapan penciptaan karya serta dinamika yang terjadi selama proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kreatif Bayu Kresna Murti meliputi lima tahapan utama, yaitu penemuan gagasan, persiapan, penciptaan, latihan (rehearsal), dan pementasan. Inspirasi cerita diangkat dari kisah rakyat Timun Mas yang kemudian diolah ulang menjadi narasi baru yang lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan serta lingkungan siswa. Proses penciptaan berlangsung secara kolaboratif melalui eksplorasi gerak, vokal, dan improvisasi yang disesuaikan dengan potensi siswa serta keterbatasan sarana prasarana di sekolah. Selain menghasilkan karya pertunjukan, teater ini juga berfungsi sebagai media pendidikan karakter, pengembangan kreativitas, dan pelestarian budaya lokal. Dengan pendekatan partisipatif dan kontekstual, Buto Mudun Gunung membuktikan bahwa seni teater dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermakna sekaligus relevan dalam konteks pendidikan formal.
References
Alfansyur, A., Andarusni, & Mariyani. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber, dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis, 5(2), 146–150. https://doi.org/10.31764/historis.vXiY.3432
Andini, J. (2023). Pelatihan ekstrakurikuler teater pada siswa di SMA Negeri 2 Lamongan. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 12(2), 307–322. https://doi.org/10.26740/jps.v12n2.p307-322
Ardiansyah, A., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Bolu, W. M. E. V., Sari, Y. A., Mulisa, M., & Djahali, P. A. (2025). The Use of the Trance Method in Exploring Students' Dance Talents. Journal of English Language and Education, 10(1), 1-6.
Cinthya, A., & Bachrun, A. S. (2016). Kajian terhadap ruang tata panggung teater tradisional. Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan, 5, 75–82.
Danuar, M. (2024). Visualisasi Tata Artistik Naskah Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kirdjomulyo melalui Metode Penciptaan Seni Herry Dim (Tesis, STKW Surabaya). http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/19730
Hanif, R. T. (2024). Alih wahana cerita rakyat ande-ande lumut dalam naskah mencari bapak karya Bayu Kresna Murti. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran, 19(15). https://jim.unisma.ac.id/index.php/jp3/article/view/25230
Hidajad, A. (2024). Teater Pendidikan. Penerbit Tahta Media.
Hidajat, R. (2024). Estetika seni pertunjukan (Pujiyanto, Ed.; 1st ed.). Malang: Singgasana Budaya Nusantara.
Imama, Y. N., & Dipoyono, A. (2023). Metode Theater Games sebagai Internalisasi Nilai Karakter dalam Pelatihan Kethoprak Anak Desa Tawangrejo Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 8257-8273. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5780
Marijo, M. O. D. S. F. (2023, June). Ideologi Pendidikan Seni Teater dalam Membentuk Karakter Anak. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 6, No. 1, pp. 473-477).
Mukti, C. J., & Heriyawati, Y. (2024). Proses kreatif penciptaan karya Kabayan The Musical. Panggung, 34(3), 384–400. https://doi.org/10.26742/panggung.v34i3.3560
Pramudita, C. (2022). Penciptaan tata artistik dengan teknik trompe l’oeil dalam pementasan lakon The Rescue of the Princess Winsome karya Annie Fellows Johnston (Skripsi tidak diterbitkan). Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Rosalinda, M. K., & Abdillah, A. (2018). Teknik penyutradaraan folklor Jaka Tarub dengan pendekatan teater lingkungan. Solah, 8(1), 1–16.
Roszita, O. A., & SURYANDOKO, W. U. (2014). Teknik Penciptaan Tata Artistik Pada Naskah †œHeart Of Almond Jelly†Karya Wishing Chong Sutradara Dimas Adi Putra. Ejournal. Unesa. Ac. Id.
Santosa, E. (2019). Improvisasi dalam teater antara teknik pemeranan dan pertunjukan. TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema, 14(2), 95–105. https://doi.org/10.24821/tnl.v14i2.3099
Sela, W., Kurnia, M., & Sari, D. R. (2023). Proses kreatif penciptaan tari Lime Gades Rengkek. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(6), 800–804. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i6.230
Sitorus, E. D. (2003). He art of acting: Seni peran untuk teater, film & TV (M. Yulistianti, Ed.; 2nd ed.). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Suherjanto, I. (2022). Dramaturgi teater sekolah: Studi kasus sistem pelatihan aktor dan pementasan Teater Keong SMAN 7 Malang (Tesis tidak diterbitkan). Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Sumpeno, S. (2021). Proses kreatif sutradara Rachman Sabur dari Teater Payung Hitam Bandung. TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema, 18(2), 120–133. https://doi.org/10.24821/tnl.v18i2.5743
Wekke, I. S. (2019, Oktober). Metode penelitian sosial. ResearchGate. https://www.researchgate.net/profile/Ismail-Wekke/publication/344211045
Zulkarnain, F. (2014). Struktur dan tekstur lakon EMBeRR yang dibawakan oleh ludruk Paguyuban Peminat Seni Tradisi Kota Malang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yosin Mulyan Astuto, Yurina Gusanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























