HUBUNGAN PERSEPSI MENGENAI RISIKO KECELAKAAN BERKENDARA DENGAN PERILAKU TIDAK SELAMAT BERLALU LINTAS (UNSAFE BEHAVIOR) PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v1i62021p457-463Keywords:
Persepsi Risiko Kecelakaan, Perilaku Tidak Selamat Berlalu LintasAbstract
Abstract: This research aimed to know the perception of the Risk in Driving with the Unsafe Behaviour done by the adolecents. This research is quantitative by using correlation method. The quantitative approach is a research method which the data of the research are in the form of figures and analyzed by using statistical. The results showed a significant correlation in the two variables. In general, based on the results, There was a significant negative correlation between the perception of the risk of accidents by Unsafe Behavior in SMA PGRI 6 Malang students i.e. -0.384 with a significance of p < 0.007. Thus, the hypothesis wss accepted , it means the lower the perceived risk of driving accidents in high school students PGRI 6 Malang the higher Unsafe Behavior on the students
Keywords: The Risk of Accident Perception, Unsafe Behaviour in Traffic
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Mengenai Risiko Kecelakaan Berkendara Dengan Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas (Unsafe Behavior) Pada Remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional, menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan metode penelitian yang data penelitiannya berupa angka-angka dan analisisnya menggunakan stastistik. Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang signifikan dalam dua variabel. Terdapat hubungan negatife yang signifikan antara Persepsi risiko kecelakaan berkendara dengan Perilaku tidak selamat (Unsafe Behavior) pada siswa SMA PGRI 6 Malng sebesar -0,384 dengan Signifikansi p<0,007 Dengan demikian hipotesis diterima, artinya semakin rendah Persepsi risiko kecelakaan berkendara pada siswa SMA PGRI 6 Malng maka akan semakin tinggi Perilaku Tidak Selamat (unsafe behavior) pada siswa tersebut.
Kata kunci: Persepsi Risiko Kecelakaan, Perilaku Tidak Selamat Berlalu Lintas
References
Agoes, Dariyo. (2004). Psikologi Perkembangan Remaja . Ghalia Indonesia Bogor
Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Pres
Arifin, Mohammad, Z. (2011). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Persepsi Tentang Keselamatan Berkendara pada Civitas Akademika Pengendara Motor di Uin Hidayatullah Jakarta. Skripsi. Fakutltas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Azwar, S. (2009). Penyusunan skala psikologi. Yogyakarta : Pustakan Pelajar.
Badan Intelejen Negara. (2013). ‘Kecelakaan Lalu Lintas sebagai Pembunuh Terbesar ke Tiga’. Diakses pada 6 Desember 2013 dari http://www.bin.go.id/awas/detil/197/4/21/03/ 2013/ kecelakaan-lalu-lintas-menjadi-pembunuh-terbesar ketiga#sthash.tz0ibaO0.dpuf.
Desmita. (2005). Psikologi Perkembangan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Direktor Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2013). ‘Total Korban Kecelakaan di Dunia, 60 Persenya ada di Asia’. Diakses pada 7 November, 2013 http://hubdat.dephub.go.id/berita/1177-dari-jumlah-total-korban-kecelakaan-di-jalan-di-dunia-60-persennya-ada-di-asia.
Ferguson, A. (2003). Other Hight risk factor for young driver-how graduated licensing does, does’nt, or could address them. Journal of safety research. Diakses tanggal 12 Desember 2013 dari (http://www.nsc.org/safety_road/Teen Driving/Documents/Other%20High%20Risk%20Factors%20for%20Young%20Drivers.pdf
Hurlock, E.B. (2002). Psikologi Perkembangan edisi kelima. Alih bahasa: Istiwidayanti & Soedjarwo. Jakarta : Erlangga.
Hurlock, E.B. (1995). Perkembangan Anak (Jilid I). Alih bahasa: Tjandrasa & Zarkasih. Jakarta : Erlangga.
Metta. (2008). Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh TerhadapKecelakaan Lalu Lintasdi Depok Tahun 2008. Skripsi. Fakutltas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia
Nadiyya, Utami. (2010). Hubungan persepsi risiko kecelakaan dengan aggressive driving pengemudi motor remaja.skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Papalia, Diane E., Olds, sally Wendkos., & Feldman, Ruth. (2009). Human Developmen, ed 10th Perkembangan Manusia. Buku dua. Salemba Humanika: Jakarta
Puteri. (2013). Faktor - Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Raya. diakses pada 21 Desember 2013 dari http://putrinelasari.blogspot.com/2013/09/faktor-penyebab-kecelakaan-unsafe.html?,
Robbin, S.P. (1998). Perilaku Organisasi Manajemen. Edisi Kesebelas. Erlangga: Jakarta
Rousanti, T. (2002). Hubungan antara Perilaku Pengemudi Angkutan Kota dengan Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Arteri Margonda Depok. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masarakat. Universitas Indonesia.
Salihat, I K. (2009). Hubungan Persepsi Risiko Keselamatan Berkendara dengan Perilaku Menggunakan Sabuk Keselamatan pada Mahasiswa Universitas Indonesia Tahun 2009. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. U I
Sobur, A. (2003). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia Surya, Mohammad. 1975.
Sambodo, P. (2010). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Helm Standar Nasional (sni) oleh Pengendara Sepeda Motor Sebagai Alat Pelindung Keselamatan Berkendara. Skripsi. SEMARANG: FKM UNDIP
Undang-undang No 22 tahun 2009. (2009). Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bandung : CV. Nugraha Aulia
Undang-undang No. 14 Tahun 1992 tentang Ruang lLingkup Hukum Pidana
_____. 2012. Pengertian Persepsi dan Faktor yang Mempengaruhi. diakses 9 Desember 2013 dari http://www.duniapsikologi.com/persepsi-pengertian-definisi-dan-faktor-yang-mempengaruhi.
12 titik rawan kecelakaan lalu lintas. Diakses pada 11 Februari 2014 dari http://nasional.news.viva.co.id/news/read/173213-waspadai-12-titik-rawan-kecelakaan.
Wibowo, agus tri. 2013. Kemenkes: Siswa Sekolah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas. Diakses pada 6 Desember, 2013 dari http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013 /05/08 /3/152223/Kemenkes-Siswa-Sekolah-Rawan-Kecelakaan-Lalu-Lintas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


