Eksplorasi Visual Teknik Kitchen Lithography dengan Tema Ejaan Van Ophuijsen
DOI:
https://doi.org/10.17977/um064v5i122025p1453-1470Keywords:
Kitchen lithography, seni grafis cetak datar, Ejaan van Ophuijsen, penciptaan seni berbasis praktik, warisan linguistik dan visualAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi teknik kitchen lithography sebagai metode alternatif penciptaan karya seni grafis cetak datar yang ramah lingkungan dan mudah diakses. Teknik ini memanfaatkan reaksi kimia sederhana antara lapisan aluminium foil dan soda sebagai media cetak, sekaligus memungkinkan eksplorasi tekstur dan personalisasi estetika dalam seni rupa kontemporer. Inspirasi visual karya bersumber dari warisan linguistik dan estetika vintage, tercermin dalam karakter Ejaan van Ophuijsen serta pengaruh teks Door Duisternis Tot Licht karya R.A. Kartini. Proses penciptaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan mengadopsi konsep Tri Cipta Karya (Adi, 2003), meliputi refleksi konseptual, eksplorasi media, serta pembentukan dan penyajian karya. Eksplorasi visual dilakukan dengan menyusun karakter huruf dalam narasi, divisualisasikan melalui sketsa, dan dicetak menggunakan teknik kitchen lithography. Hasil penelitian berupa enam seri karya dalam sebelas edisi, yaitu Sendjoeng Irama 1 (a–d), Di Balik Seboeah Senjum 2 (a–b), Gericht 3 (a–b), Lampoe Minjak 4, Stanza 5, dan Setjerjah 6. Karya-karya ini membuka ruang dialog interaktif dalam pengembangan seni rupa kontemporer, sekaligus mengaitkan kreativitas visual dengan warisan budaya dan sejarah linguistik.
References
Adi, S. P. (2023). Transformasi dan transfigurasi rongsok dalam seni cetak tinggi melalui perspektif eco art [S3, ISI Surakarta]. http://repository.isi-ska.ac.id/5993/
Adi, S. P., Santoso, R. E., & Himawan, S. (2023). Pengaplikasian desain galeri virtual untuk pameran seni cetak tinggi virtual yang berwawasan lingkungan.
Bahar, T., & Koyuncu, S. (2016). Kitchen lithography as an alternative to traditional lithography. Participatory Educational Research, 2016.
Bekhta, N., Hax, A., & Olavarra, L. (2018). Reading experimental literature: Unreadability, discomfort and reading strategies. In Reading today (pp. 15–30). UCL Press. https://doi.org/10.2307/j.ctt20krxjt.6
Carroll, N. (1999). Philosophy of art: A contemporary introduction. Psychology Press.
Charles Adriaan van Ophuijsen—Ensiklopedia. (n.d.). Diambil 7 Maret 2025, dari https://esi.kemdikbud.go.id/wiki/Charles_Adriaan_van_Ophuijsen
Damayanti, C., & Engliana, E. (2022). Seni, sastra, dan imajinasi untuk pengembangan emosi dalam pandangan Martha Nussbaum. Jurnal Filsafat, 32(2), Article 2.
Djatiprambudi, D. (2017). Penciptaan seni sebagai penelitian. Seminar Nasional Seni dan Desain 2017, 24–30. https://www.neliti.com/publications/196055/
Dwi Wahyuni Hamka. (2018). Perkembangan seni grafis Indonesia: Studi kasus pada Minat Utama Seni Grafis Institut Seni Indonesia Yogyakarta tahun 1950–1984 [Masters, PPS ISI Yogyakarta]. http://lib.isi.ac.id
Faisal, F., Mahmudah, M., & Aprilia, R. (2023). Dampak kolonialisme pembentukan identitas budaya Indonesia dalam novel Njai Kedasih: Poskolonial Homi Bhabha. Titik Dua: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.59562/titikdua.v2i2.24068
Gudskul. (2024). Grafis huru hara. Gudskul | Collective Study and Contemporary Art Ecosystem. https://gudskul.art/grafis-huru-hara/
Gultom, A. Z. (2020). Kebudayaan Indis sebagai warisan budaya era kolonial. Warisan: Journal of History and Cultural Heritage, 1(1), 20–26. https://doi.org/10.34007/warisan.v1i1.166
Haryadi, T., & Saputro, G. (2019). Eksplorasi bahasa rupa RWD dalam komunikasi grafis (studi kasus: Karya mahasiswa tugas akhir DKV). Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia), 4, 157. https://doi.org/10.25124/demandia.v4i2.2159
Ophuijsen, C. A. van. (1914). Kitab logat Melajoe: Woordenlijst voor de spelling der Maleische taal, met Latijnsch karakter. Albrecht. https://catalog.hathitrust.org/Record/100175720
Ponimin. (2018). Kriya keramik kendi: Tradisi, produksi, dan inovasi artistik. Universitas Negeri Malang. https://scholar.google.com/scholar?cluster=14550608986580839999&hl=en&oi=scholarr
Ponimin, P. (2022). Penciptaan seni berbasis potensi lokal sebagai penguat eksistensi artistik kenusantaraan era global: Studi kasus penciptaan seni kriya. https://repository.um.ac.id/2474/
Ponimin, P., Qothub, A., & Rahmawati, S. (2024). Apresiasi dan kemahiran berkreasi seni kriya untuk tanamkan cinta Indonesia bagi siswa Sekolah Indonesia Makkah (SIM) di Arab Saudi. SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya, 7(1), 143–155.
Prakoso, E. P., Wicaksana, I. H. B., Soedarso, N., & Carina, R. (2019). Teknik cetak datar kitchen lithography sebagai media ekspresi desain pada metode reproduksi grafika. Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain, 4(2), 155–168. https://doi.org/10.25105/jdd.v4i2.5888
Rahman, D. (2013). Wheat paste di jalanan Yogyakarta (seni cetak grafis sebagai alternatif media pop propaganda). Brikolase: Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa, 5(2). https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/brikolase/article/view/407
Rochbeind, F. (2022). Penciptaan karya lukis dengan tema perempuan dalam labirin kordratinya suatu tinjauan hermeneutik Jacques Derrida. Journal of Contemporary Indonesian Art, 8(2), 104–112. https://doi.org/10.24821/jocia.v8i2.7543
Sangrani, E., Ponimin, P., & Wisesa, A. M. (2024). Tari Barapan Kebo Sumbawa Barat sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni grafis cetak tinggi. JoLLA Journal of Language Literature and Arts, 4(7), 734–756. https://doi.org/10.17977/um064v4i72024p734-756
Sontag, S. (1980). On photography. Penguin Books.
Sontag, S. (1981). Against interpretation. Delta.
Sp, S. (2006). Trilogi seni: Penciptaan, eksistensi, dan kegunaan seni. Badan Penerbit Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Pristiati, T. (2018). Kajian karya performance art Fenny Rochbeind [Masters, Universitas Negeri Semarang]. https://lib.unnes.ac.id/
Widodo, T., Indrawati, L., Ponimin, P., & Anggriani, S. D. (2023). Viewing the development of Tulungagung artistry. KnE Social Sciences, 147–153.
Zahrawan, A. (2022). Perkembangan seni grafis di era kontemporer. Jurnal Visual Ideas, 2(2), 83–95. https://doi.org/10.33197/visualideas.vol2.iss2.2022.928
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Rahmatul Izzah Pratiwi, Agnisa Maulani Wisesa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























