Kekuatan Perempuan dan Nasionalisme dalam Film Susi Susanti: Representasi Perjuangan di Arena Internasional
DOI:
https://doi.org/10.17977/um064v5i122025p1427-1434Keywords:
nasionalisme, feminisme, film biografi, Susi Susanti, representasi perempuanAbstract
Film merupakan medium komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan bermakna kepada penonton melalui alur narasi dan representasi tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip nasionalisme dan konteks feminisme yang direpresentasikan dalam film biografi Susi Susanti: Love All, khususnya terkait perjuangan seorang perempuan Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional melalui olahraga bulutangkis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data utama berupa film Susi Susanti: Love All. Data dianalisis melalui pengamatan terhadap alur cerita, karakter tokoh utama, serta simbol-simbol visual dan dialog yang merepresentasikan nilai nasionalisme dan feminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini secara konsisten merepresentasikan prinsip nasionalisme melalui semangat pengabdian, pengorbanan, dan komitmen Susi Susanti dalam membela Indonesia di arena internasional. Selain itu, film ini menampilkan kekuatan feminisme melalui perjuangan tokoh utama dalam menghadapi stereotip gender dan struktur patriarki di dunia olahraga yang didominasi laki-laki. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa Susi Susanti: Love All tidak hanya berfungsi sebagai film biografi, tetapi juga sebagai media edukatif yang menegaskan peran perempuan dalam membangun identitas nasional serta memperkuat nilai nasionalisme dan kesetaraan gender dalam konteks budaya populer Indonesia.
References
Arifah, N. K., & Novita, A. (2023). Pendidikan dan nasionalisme: Analisis pemikiran Raden Ajeng Kartini sebagai pahlawan emansipasi perempuan. Kariman, 11(2). https://jurnal.inkadha.ac.id/index.php/kariman/article/download/362/258/1210
Bendar, A. (2020). Feminisme dan gerakan sosial. Al-Wardah, 13(1), 25–36. https://doi.org/10.46339/al-wardah.v13i1.156
Cobobi, M. G. (2020). Antara individualitas dan kolektivitas: Studi hubungan pemain gim PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile. Journal of Animation and Games Studies, 6(1), 67–86. https://doi.org/10.24821/jags.v6i1.3563
Fajri, I. N., Lestari, W. D., Naibaho, Y. P. C., Sari, A. S., Asbari, M., Novitasari, D., & Purwanto, A. (2022). Menumbuhkan jiwa nasionalisme pada generasi muda. Journal of Community Service and Engagement (JOCOSAE), 2(4). https://doi.org/10.9999/jocosae.v2i4.64
Hidayati, N. (2018). Teori feminisme: Sejarah, perkembangan, dan relevansinya dengan kajian keislaman kontemporer. Harkat: Media Komunikasi Gender, 14(1). https://doi.org/10.15408/harkat.v14i1.10403
Ilaa, D. T. (2021). Feminisme dan kebebasan perempuan Indonesia dalam perspektif filsafat. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 211–216. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i3.31115
Nur, S. (2019). Pemberdayaan perempuan untuk kesetaraan dan meningkatkan partisipasi dalam pembangunan lingkungan hidup. An-Nisa’, 10(1), 99–111. https://doi.org/10.30863/annisa.v10i1.388
Nursitasari, P. (2025). Representasi Nilai-Nilai Nasionalisme Indonesia Di Tiga Zaman Dalam Film They Call Me Babu. Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah, 16(4). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/73331
Perdana, R. A. (2022). Representasi nasionalisme dan implementasi Profil Pelajar Pancasila pada film Susi Susanti—Love All dalam perspektif semiotika Roland Barthes. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 339–351. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.7079
Purnama, S. T., Santyaputri, L. P., & Anton, B. (n.d.). Pengaruh pemilihan lokasi dalam mendukung narasi film pada film pendek Shohibul. https://ojs.uph.edu/index.php/KOMA-DKV/article/viewFile/6825/pdf
Ristiana, K. R., & Adeani, I. S. (2017). Konflik batin tokoh utama dalam novel Surga yang Tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia. Jurnal Literasi, 1. https://jurnal.unigal.ac.id/literasi/article/viewFile/772/688
Rokhmah, A. I. N., & Wardani, N. E. (2023). Post-kolonialisme perempuan dalam novel “Gadis Pantai” dan film “The Last Princess”(kajian intertekstualitas). KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(1), 163-175. https://doi.org/10.22219/kembara.v9i1.23518
Sari, N. P., & Rusdiarti, S. R. (2024). Konstruksi women empowerment dalam film Memoria. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 213-226. https://doi.org/10.30872/diglosia.v7i2.923
Siregar, B., Latif, D., & Ramli, M. R. (2023). Nasionalisme dalam film Susi Susanti: Love All: Studi analisis naratif model Tzvetan Todorov. Ekspresi dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(3), 582–593. https://doi.org/10.33822/jep.v6i3.6360
Susi Susanti: Love All. (2024). Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Susi_Susanti:_Love_All
Triananda, A. H., & Handayani, W. (2024). Analisis resepsi mahasiswa UNY mengenai nilai-nilai nasionalisme dalam film Susi Susanti: Love All. Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1). https://doi.org/10.21831/lektur.v7i1.21033
Ulhasanah, L. (2021). Pemaknaan stereotip gender dan kelas sosial pada film Little Women. Sense: Journal of Film and Television Studies, 3(1). https://doi.org/10.24821/sense.v3i1.5100
Wahyuni, P. (2024). Peranan Wanita Dalam Filem Marlina SI Pembunuh Dalam Empat Babak Dan Embun: Analisis Kritis Terhadap Wacana Feminisme (Doctoral dissertation, University of Malaya (Malaysia)).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cindy Yemima Hutagalung, Mukhamad Fatkhur Rozi Maulana, Nadya Anita Tobing, Helmi Muzaki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























