Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Ibu, Dukungan Keluarga, dan Faktor Budaya Terhadap Pemberian ASI Parsial

Authors

  • Sarastya Ambarsari Universitas Negeri Malang
  • Moch. Yunus Universitas Negeri Malang
  • Anindya Hapsari Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um062v3i92021p730-742

Keywords:

education, knowledge, family support, cultural factors, partial breastfeeding, pendidikan, pengetahuan, dukungan keluarga, faktor budaya, ASI parsial

Abstract

Abstract: Partial breast milk is breast milk and other foods other than breast milk that are given when the baby is under six months old with continuous feeding or when the baby is born, such as formula milk, porridge, and other complementary foods (prelacteal food). The study aims to determine the connection between education and knowledge of mothers, family support, and culture on partial breastfeeding. This research utilize a cross sectional research methodology and was an analytic observational study. In January until February 2021, data was collected. The sample during this study was 43 respondents. Purposive sampling methodology for victimization sampling. During this study, questionnaire and interview were used as the instrument and the info analysis employed in this study was Spearman rho. The results demonstrated that, the education, family support, and cultural factor variables have no relationship with partial breastfeeding with a p-value of 0,134, 0,091, and 0,934. Meanwhile, the knowledge variable has a relationship with partial breastfeeding with a p-value of 0,033. The conclusion obtained is that there is no significant relationship between mother's education, family support, and culture on partial breastfeeding, but there is a significant relationship between the knowledge of partial breastfeeding.

Abstrak: Air susu ibu parsial adalah ASI dan makanan lain selain ASI yang diberikan pada saat bayi berusia dibawah enam bulan diberikan secara kontinyu atau saat bayi baru lahir seperti susu formula, bubur, serta makanan tambahan lainnya (makanan prelakteal). Ibu memberikan ASI parsial disebabkan oleh banyak faktor, yaitu pendidikan ibu, pengetahuan ibu, dukungan keluarga, serta faktor budaya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu, dukungan keluarga, serta faktor budaya terhadap pemberian ASI parsial. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dijalankan pada bulan Januari-Februari 2021. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi berusia 6-12 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden. Pengumpulan sampel pada penelitian dengan metode purposive sampling. Instrumen dalam penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara serta analisis data menggunakan Spearman rho. Hasil penelitian membuktikan bahwa, variabel pendidikan, dukungan keluarga, dan faktor budaya tidak terdapat hubungan signifikan terhadap pemberian ASI parsial dengan p-value yaitu 0,134, 0,091, dan 0,934. Sedangkan, variabel pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan pemberian ASI parsial dimana p-value adalah 0,033. Diperoleh kesimpulan yaitu tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan ibu, dukungan keluarga, dan faktor budaya terhadap pemberian ASI parsial, namun terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu terhadap pemberian ASI parsial.

References

Aldriana, N. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian MP-ASI Dini di Desa 2 Dayo Wilayah Kerja Puskesmas Tandun II Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2013. Jurnal Maternity and Neonatal, 2(1), 1–9. http://e-journal.upp.ac.id/index.php/akbd/article/download/1085/7862

Arsyati, A. M., & Rahayu, Y. T. (2019). Budaya Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) pada Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan di Desa Leuwibatu Rumpin. Hearty Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 9–17. https://doi.org/10.32832/hearty.v7i1.2297

Darman, S., Fanny, L., Suaib, F., & Nadimin. (2014). Hubungan Pendidikan, Pengetahuan dan Pekerjaan Ibu dengan Pemberian MP-ASI Dini di Desa Bonto Marannu. Jurnal Media Gizi Pangan, XVIII(2), 31–37.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur, 25–26.

Haryanto, E. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI Dini. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 141–152.

Hassan, M. A., Kishoyian, G. M., & Orinda, G. O. (2015). Determinants of Early Weaning of Infants Below Six Months Among Lactating Mothers at Wajir County Referral Hospital. Internasional Journal of Sciences: Basic and Applied Research, 4531, 119–131.

Juwita, Z., Sitorus, S., & Hanum, R. (2020). Factors Related to Giving MPASI in Babies Aged 0-6 Months in the Region Mongeudong Health Center Work Sub-District Banda Sakti Lhokseumawe. Journal La Medihealtico, 1(5), 40–53. https://doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v1i5.151

Kemenkes RI. Pusat Data dan Informasi Situasi dan Analisis ASI Eksklusif. (2014). Kementrian Kesehatan Replubik Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Profil Kesehatan Indonesia. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/10.5005/jp/books/11257_5

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar Jawa Timur 2018. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 1–82.

Kementerian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 1–100. https://doi.org/1 Desember 2013

Khairani, N., Suryani, & Roha, A. D. (2019). Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan dengan Pemberian MP-ASI Dini di Posyandu Baruna 3 Wilayah Kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu. CHMK Nursing Scientific Journal, 3(1), 1–8.

Kumalasari, S. Y., Sabrian, F., & Hasanah, O. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian Makanan pendamping ASI dini. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, 2(1), 879–889.

Leli, L. (2021). Pengaruh Sosial BudayaTerhadap Pemberian MP-ASI Dini di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Moncongloe. Afiasi: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 45-53.

Lestari, E., Widiastuti, Y. P., Kunsianah, & Qomariyah, N. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu dalam Pemberian MP-ASI Dini di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. Keperawatan, 215–221.

Mar’ati, R., & A’yun, Q. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Polindes Billa’an Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan. Jurnal Sakti Bidadari, IV(1), 12–19.

Mardhani, R. P. P. K. (2019). Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Rumah, Status Pendidikan Ibu, dan Status Pekerjaan Ibu Terhadap Kejadian Pneumonia Balita di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Sport Science And Health, 1(3), 233–242.

Maulidanita, R. (2020). Faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu pada Bayi 0-6 Bulan Di BPM Romauli Silalahi. Jurnal Kesehatan, 3(2), 123–131.

Mayasari, E. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian MP-Asi Secara Dini di Kelurahan Bagan Jawa Pesisir Wilayah Kerja Puskesmas Bagan Siapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Doppler, 2(2), 21–28.

Nuraini, S., Nusri, M. T., & Pebriani, U. (2018). Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Perilaku Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Posyandu …. Jurnal Ilmu Kedokteran …, 5(1), 51–59. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/787/729

Nurhayatia, M. A., Alit Armini, N. K., & Kusumaningrum, T. (2020). Analysis of Breastfeeding Factors: The Sunrise Model Approach. Medico-Legal Update, 20(1), 334–339. https://doi.org/10.37506/v20/i1/2020/mlu/194347

Oktarida, Y. (2019). Faktor Penyebab Yang Berhubungan Dengan Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia 0-6 Bulan di UPTD Puskesmas Kemalaraja Kabupaten Oku. JKSP, 2(1), 71–76.

Putri, R., & Illahi, S. A. (2017). Hubungan Pola Menyusui dengan Frekuensi Kejadian Sakit pada Bayi. Journal of Issues in Midwifery, 1(1), 30–41.

Rosita, E., & Imrohwati, D. (2016). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Pemberian MP-ASI Dini pada Bayi Usia 0-6 Bulan (Studi di UPT Puskesmas Kemlagi Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur). Midwifery Journal of STIKes Insan Cendekia Medika Jombang, 11(1), 11–15. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Septiani, W. (2014). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi Dini dengan Status Gizi Bayi 0-11 Bulan di Puskesmas Bangko Rokan Hilir. Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(4), 148–153. https://doi.org/10.25311/jkk.vol2.iss4.63

Sihombing, S. (2018). Hubungan Pekerjaan dan Pendidikan Ibu dengan Pemberian Asi Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Tahun 2017. Midwifery Journal, 5(01), 40–45.

Virtanen, S. M., Uusitalo, L., & Knip, M. (2013). Early Introduction of Complementary Foods: is There a Link with Type 1 Diabetes? Diabetes Management, 3(1), 53–59. https://doi.org/10.2217/dmt.12.55

Widiyoga, C. R., Saichudin, & Andiana, O. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Penyakit Diabetes Melitus pada Penderita terhadap Pengaturan Pola Makan dan Physical Activity. Sport Science Health, 2(2), 152–161.

Winona, L., & Sari, F. (2016). Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Dini pada Bayi Usia 0-6 Bulan di BPM N Jakarta Selatan tahun 2016. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 2(8), 495–499. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Wulandari, P., Retnaningsih, D., & Winarti, R. (2020). Hubungan Pengetahuan Dengan Pemberian Mp-Asi Dini Pada Ibu Yang Mempunyai Bayi Usia 0-6 Bulan. Jurnal Keperawatan, 12(2), 223–230. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/739

Yanthi, N. K. R. E., & Masruroh. (2018). Pengetahuan dan Pekerjaan Ibu Berhubungan dengan Pemberian MP-ASI Dini di Desa Ngampin Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa. Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 7(2), 315–323. https://doi.org/10.30591/SIKLUS.V7I2.844.G743

Zuiatna, D., & Harahap, N. R. (2019). Pengaruh Faktor Eksternal Ibu Terhadap Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia Dibawah 6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sipori-Pori Kota Tanjung Balai. Nursing Arts, XIII(02), 87–97.

Downloads

Published

21-09-2021

Issue

Section

Articles