Survei Motivasi Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal di SMAN 1 Srengat Kabupaten Blitar
DOI:
https://doi.org/10.17977/um062v3i82021p574-585Keywords:
survey, futsal, motivation, survei, motivasiAbstract
Abstract: This study aims to find out the amount of interest or motivation of students towards futsal extracurricular activities in SMAN 1 Srengat students. In this research used research method in the form of qualitative descriptive research method. The population in this study was 30 male students at SMAN 1 Srengat. The data collection stage uses a structured or closed questionnaire with a selection of answers using a Likert scale with a scale of one to 4. The instrument used in this study is descriptive quantitative instrument. Based on the results of descriptive analysis, 53.3 percent of students want to show their existence by practicing in advance about the material to be taught, 86.67 percent of students strongly agree that extracurricular futsal can eliminate saturated effects, 60 percent of students strongly agree if coaches in extracurricular futsal provide interesting learning for students, and 53.33 percent of students choose this activity outside the classroom. As for the advice for coaches is to continue to increase student motivation, hard efforts need to be done by coaches in order to foster intrinsic motivation in students. This can be done by improving the pattern practicing futsal or doing something else that can foster intrinsic motivation to be more active in practicing.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya minat atau motivasi siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler futsal pada siswa SMAN 1 Srengat. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian berupa metode penelitian deskriptif kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 30 siswa laki-laki di SMAN 1 Srengat. Tahap pengumpulan data menggunakan angket terstruktur atau tertutup dengan pilihan jawaban menggunakan skala Likert dengan skala satu sampai 4. Pada tahap pengumpulan data digunakan instrument kuantitatif deskriptif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, 53,3 persen siswa ingin menunjukan eksistensi dirinya dengan cara berlatih terlebih dahulu tentang materi yang akan diajarkan, 86,67 persen siswa sangat setuju jika ekstrakurikuler futsal dapat menghilangkan efek jenuh, 60 persen siswa sangat setuju jika pelatih dalam ekstrakurikuler futsal memberikan pembelajaran yang menarik bagi siswa, dan 53,33 persen siswa memilih kegiatan ini dilakukan diluar kelas. Adapun saran untuk pelatih adalah harus terus meningkatkan motivasi siswa, usaha keras perlu dilakukan oleh pelatih dalam rangka menumbuhkan motivasi intrinsik dalam diri siswa. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara meningkatkan pola latihan dalam berlatih futsal ataupun melakukan suatu hal lain yang dapat menumbuhkan motivasi intrinsik agar lebih giat dalam berlatih.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Dimyati. (2010). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Giriwiyono, S & Sidik, Z. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung: PT . Remaja Rosdakarya.
Hardiansyah. (2016). Survei Motivasi Siswa MTs Wahid Hasyim 02 Desa Kucur Kecamatan Dau Kabupaten Malang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang:FIK UM.
Hasbullah, M. (2016). Kebijakan Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Irawan, A. (2009). Penyusunan Instrumen Tes Keterampilan Teknik Futsal pada Mahasiswa DKI Jakarta. Skripsi. Jakarta: FIK UNJ.
Jaya, A. (2008). Futsal. Yogyakarta: Pustaka Timur.
Komarudin, (2015). Psikologi Olahraga. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset
Kompri. (2015). Manajemen Pendidikan : Komponen – komponen Elementer Kemajuan Sekolah. Yogyakarta: Ar-RuzzMedia
Prayitno, E. (2004). Motivasi Dalam Belajar. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kompri.
Lhaksana J. & Ishak, P. (2008). Inspirasi dan Spirit Futsal. Jakarta: Raih Asa Sukses
Lhaksana, J. (2011). Taktik dan Strategi Futsal Modern. Jakarta: Be Champion.
Mu’arifin. (2012). Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang (UM Press).
Nugroho, S. S. (2010). Survei Tentang Motivasi Siswa Peserta Kegiatan Ekstrakurikule Futsal di SMP Negeri 3 Kota Malang. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang:FIK UM.
Prihatin, E. (2017). Menejemen Siswa. Bandung: Alfabeta.
Purnomo, E. A. (2010). Survei Tingkat Motivasi Siswa Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat Tahun Ajaran 2010/2011 di UPTSP SMA Negeri 1 Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang:FIK UM.
Santrock, J. W. (2011). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Salemba Humanika.
Singgih, G. D. (2008). Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Siswanto, W., dkk. (2018). Survei Minat dan Motivasi Bermain Futsal Siswa SMK Negeri 4 Makasar.
Sopiatin, P. (2010). Manajemen Belajar Berbasis Kepuasan Siswa. Cilegon: Ghalia Indonesia.
Sudianto, M. (2005). Pendidikan Jasmani. Malang: Universitas Negeri Malang.
Sukirno. (2010). Belajar Bermain Futsal. Depok: CV. Arya Duta
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional .(online), (http://kelembagaan.ristekdikti.go.id)
Uno, H. B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Winarno, M. E. (2013). Metodologi Penelitian Dalam Pendidikan Jasmani. Malang: Universitas Negeri Malang
Yuliasari, Ade & Nanang. (2013). Peran Dominan Motivasi Intrinstik dan Motivasi Ekstrinsik Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 1 (2), 314-317.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


