Analisis Kondisi Fisik Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMK Negeri 1 Gedangan Kabupaten Malang

Authors

  • Ananda Luky Ardiansyah Universitas Negeri Malang
  • Fahrial Amiq Universitas Negeri Malang

Keywords:

physical condition, extracurricular, football, kondisi fisik, ekstrakurikuler, sepakbola

Abstract

Abstract :This study aims to determine and analyze the level of physical condition of students who actively participate in extracurricular soccer at SMK Negeri 1 Gedangan, Malang Regency. This study departs from the phenomenon of low physical performance of students who easily experience excessive fatigue when playing soccer, due to the lack of a planned physical condition training program. This study uses a quantitative descriptive method with a sample of 20 students who actively participate in extracurricular soccer activities. The research instruments used include standing broad jump tests, 30-meter run, Illinois agility, sit and reach, and beep test. Data were analyzed using descriptive percentage techniques. The results of this study indicate that the overall physical condition of students is in the sufficient category, with explosive power and flexibility being very good, agility being sufficient, but speed and endurance are still relatively low. Improvement of physical condition can be done through more targeted, intensive, and programmed training, accompanied by regular evaluations so that students' physical abilities can develop optimally and support achievement in soccer.

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kondisi fisik siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler sepakbola di SMK Negeri 1 Gedangan Kabupaten Malang. Penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya performa fisik siswa yang mudah mengalami kelelahan berlebih saat bermain sepakbola, akibat kurangnya program latihan kondisi fisik yang terencana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 20 siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes standing broad jump, lari 30 meter, illinois agility, sit and reach, serta beep test. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fisik siswa secara keseluruhan berada pada kategori cukup, dengan daya ledak dan kelentukan termasuk sangat baik, kelincahan termasuk cukup, namun kecepatan serta daya tahan masih tergolong rendah. Peningkatan kondisi fisik dapat dilakukan melalui latihan yang lebih terarah, intensif, dan terprogram, disertai evaluasi yang rutin agar kemampuan fisik siswa dapat berkembang optimal dan mendukung pencapaian prestasi dalam sepakbola.

 

References

Akhmady, A. L. (2023). Hubungan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(19), 815–822. https://doi.org/10.5281/zenodo.10029801

Alfaridhi, F., & Nurrochmah, S. (2021). Survei kemampuan kondisi fisik peserta kegiatan ekstrakurikuler sepakbola SMP. Sport Science and Health, 3(2), 66–77.

Amiq, F., Hariyanto, E., Angga, P. D., Mashuri, I., Muhammadin, S., & Malang, U. N. (2020). Pendampingan peningkatan kondisi fisik di persatuan sepakbola Sumbersari menuju kompetisi Liga 3 Indonesia. Jurnal Graha Pengabdian, 2(3), 179–186.

Arridho, I. Q., Padli, Arwandi, J., & Yenes, R. (2021). Kondisi fisik pemain sepak bola. Jurnal Patriot, 3, 71–81. https://doi.org/10.24036/patriot.v

Asyhari, H., & Nurliani. (2025). Perbandingan efektivitas latihan plyometric dan resistance training terhadap power otot tungkai. Jurnal Dunia Pendidikan, 6, 1181–1198.

Destriana, Destriani, Yusfi, H., & Muslimin. (2020). Model pembelajaran permainan bola voli. Palembang: Bening Media.

Dzulkifli, A., & Syahdana, A. N. (2025). Sepak bola bergizi. Surabaya: Airlangga University Press.

Fernandes, O., Barus, F. B., Haryani, M., & Tofikin. (2023). Pengaruh latihan inch worm terhadap kelenturan otot punggung pada atlet sepakbola. Journal on Education, 6(1), 4202–4210. https://doi.org/http://jonedu.org/index.php/joe

Fransiska, A., Suhdy, M., & Ayafutra, W. (2021). Penerapan latihan shuttle run pada atlet lari jarak pendek di club Linggau Runners. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5, 40–50. https://doi.org/10.31539/jpjo.v5i1.2872

Hanifah, N., & Wisnu, H. (2022). Analisis faktor yang mempengaruhi kondisi fisik siswa ekstrakurikuler karate pada masa pandemi. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 10, 75–81.

Hariyanto, A., Kusuma, D. A., & Pranomo, B. A. (2023). Perencanaan kepelatihan olahraga. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Irawan, S., Haryani, M., Prasetyo, A., & Haryanto, A. I. (2025). Perbedaan kondisi fisik pemain sepak bola berdasarkan lingkungan pembinaan. Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner, 2(3), 717–723. https://doi.org/10.37905/jrpi.v2i3.33917

Kamnuron, A., Hidayat, Y., & Nuryadi, N. (2020). Perbedaan kepercayaan diri pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga. Physical Activity Journal, 1(2), 133. https://doi.org/10.20884/1.paju.2020.1.2.2394

Li, J. (2019). Analysis of physical fitness training in juvenile football training based on structural perspective. In Proceedings of IWASS (pp. 946–951). https://doi.org/10.25236/iwass.2019.165

Lima, T. R. D., & Silva, D. A. S. (2019). Association between sports practice and physical education classes and lifestyle among adolescents. Human Movement, 20(3), 48–55. https://doi.org/10.5114/hm.2019.83996

Lubis, J., & Wardoyo, H. (2016). Pencak silat (3rd ed.). Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Mackenzie, B. (2005). 101 performance evaluation tests. London: Jonathan Pye.

Maslennikov, A., Soloviev, M., & Vakalova, L. (2019). Improvement of physical condition of football referees by athletics. Journal of Physical Education and Sport, 19(1), 8–15. https://doi.org/10.7752/jpes.2019.s1002

Maulidin. (2024). Metode latihan untuk meningkatkan kelincahan pemain sepak bola. Jurnal Cahaya Mandalika, 5(2), 862–869.

Mutohir, T. C., & Pramono, M. (2021). Kajian ilmu keolahragaan ditinjau dari filsafat ilmu. Surabaya: Zifatama Jawara.

Norrahmah, F. (2024). Pengaruh latihan kombinasi speed endurance training dan small sided games terhadap kemampuan aerobik. Jurnal Prestasi Olahraga, 7, 650–656.

Pangestu, B., Parwata, I. G. L. A., & Wijaya, M. A. (2021). Minat dan motivasi berprestasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolavoli. Indonesian Journal of Sport & Tourism, 3(2), 63. https://doi.org/10.23887/ijst.v3i2.31937

Pranata, D., & Kumaat, N. A. (2022). Pengaruh olahraga dan model latihan fisik terhadap kebugaran jasmani remaja: Literature review. Jurnal Kesehatan Olahraga, 107–116.

Pratama, A. D., & Hariyanto, E. (2022). Survei kondisi fisik peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 2 Turen. Sport Science and Health, 4(5), 437–443. https://doi.org/10.17977/um062v4i52022p437-443

Prima, P., & Kartiko, D. C. (2021). Survei kondisi fisik atlet pada berbagai cabang olahraga. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 161–170.

Rafidah, D. D., Puspitasari, R., Faridah, T. N., & Ramdani, R. (2023). Analisis kegiatan ekstrakulikuler di SDIT Dawatussalaam. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 30501–30506.

Rifan, A., Permadi, A. A., & Arifin, Z. (2023). Latihan first touch terhadap keterampilan dasar sepak bola. Jambura Journal of Sports Coaching, 5(2), 99–109. https://doi.org/10.37311/jjsc.v5i2.18897

Sepdanius, E., Rifki, M. S., & Komaini, A. (2019). Tes dan pengukuran olahraga. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Setiyawan, D. T., & Nurrochmah, S. (2024). Analisis status gizi, kondisi fisik, dan tingkat keterampilan teknik dasar sepakbola di SSB PSW Banyuwangi. Jurnal Segar, 13(1), 11–21.

Weda. (2021). Peran kondisi fisik dalam sepakbola. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 7(1), 186–192.

Widiastuti. (2019). Tes dan pengukuran olahraga. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Wiriawan, O. (2017). Panduan pelaksanaan tes dan pengukuran olahragawan. Yogyakarta: Thema Publishing.

Downloads

Published

01-05-2026

Issue

Section

Articles