Proses Implementasi Kurikulum dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan: Kajian Pustaka

Authors

  • Hamzah Universitas Bumigora
  • Zulkipli Universitas Bumigora

Keywords:

physical education, curriculum, learning models, pendidikan jasmani, kurikulum, model pembelajaran

Abstract

Abstract : Physical education constitutes an educational process that proportionally integrates psychomotor, cognitive, and affective domains. The effectiveness of the teaching and learning process is strongly influenced by the presence of a well structured curriculum. A curriculum reflects educational intentions formulated into systematic plans and programs that guide educators in implementing learning activities within schools. Considering the strategic role of physical education in overall educational development, careful curriculum design is essential to ensure optimal learning implementation. This study employs a literature review approach to analyze the process of curriculum implementation in physical education. In general, physical education encompasses five curriculum models: sport education, fitness education, movement analysis, developmental models, and personal meaning. Each model is grounded in distinct philosophical perspectives, sets different educational objectives, and emphasizes varied program content. Effective curriculum implementation requires attention to planning, organization, curriculum comprehension, supervision, availability of supporting resources, assessment procedures, challenges encountered, and overall evaluation. Educators are also expected to prepare instructional instruments prior to teaching under academic supervision. The findings are expected to enhance teachers competence in developing syllabi and lesson plans for more effective curriculum implementation in physical education.

Abstrak : Pendidikan jasmani adalah pembelajaran yang memberikan perhatian proporsional dan memadai terhadap pembelajaran, psikomotorik, kognitif, dan afektif. Proses belajar mengajar akan berjalan secara efektif apabila didukung oleh kurikulum yang baik. Kurikulum merupakan niat dan harapan yang dituangkan kedalam bentuk rencana maupun program pendidikan yang dilaksanakan oleh pendidik di sekolah. Pentingnya pendidikan jasmani untuk dijadikan pembelajaran dalam pendidikan, perlu adanya persiapan kurikulum yang baik untuk implementasi pembelajaran pendidikan jasmani. Hal tersebut sesuai dengan tujuan penelitian ini yang menggunakan metode study literature untuk melihat proses implementasi kurikulum pada pembelajaran pendidikan jasmani. Pendidikan jasmani secara umum memiliki lima model kurikulum yaitu pendidikan olahraga, pendidikan kebugaran, analisis gerakan, perkembangan, dan personal meaning. Setiap model memiliki landasan filosofi dan asumsi yang berbeda, pendefisian tujuan yang tidak seragam, memfokuskan pada isi program yang tidak sama. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menerapkan kurikulum meliputi perencanaan implementasi pendidikan jasmani, pengorganisasian, pemahaman kurikulum, pengawasan, sumber daya penunjang implementasi, penilaian, kendala dan kesulitan, serta evaluasi implementasi terhadap kurikulum dalam pendidikan jasmani. Dalam pelaksanaannya, pendidik harus membuat perangkat pembelajaran sebelum melaksanakan pembelajaran dengan melalui supervisi akademik. Berdasarkan Penelitian ini diharapkan guru dapat meningkatkan kualitas menyusun silabus dan RPP untuk implementasi kurikulum pada mata pelajaran pendidikan jasmani.

References

Agustina, Nora. 2014. “Survei Sarana Dan Prasarana Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Di Sekolah Luar Biasa Negeri Kendal Dan Sekolah Luar Biasa Abc Swadaya Di Kabupaten Kendal.” Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations 3(11):1396–1401.

Dubé, France, Nancy Granger, and France Dufour. 2015. “Continuing Education for High School Resource Teachers and Their Sense of Self-Efficacy.” American Journal of Educational Research 3(6):707–12. doi: 10.12691/education-3-6-7.

Erfan, Achmad Supriyanto, and Burhanuddin. 2016. “Penerapan Supervisi Klinis Pada Guru Penjaskes.” Jurnal Pendidikan 1(12):2272–76.

Iqbal Pambudi, Muhammad, M. E. Winarno, and Wasis Djoko Dwiyogo. 2019. “Perencanaan Dan Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan.” Jurnal Pendidikan 4(1):110–16.

Jones, Alice P., Francesca G. E. Happé, Francesca Gilbert, Stephanie Burnett, and Essi Viding. 2010. “Feeling, Caring, Knowing: Different Types of Empathy Deficit in Boys with Psychopathic Tendencies and Autism Spectrum Disorder.” Journal of Child Psychology and Psychiatry, and Allied Disciplines 51(11):1188–97. doi: 10.1111/j.1469-7610.2010.02280.x.

Junaedi, Anas, and Hari Wisnu. 2015. “Survei Tingkat Kemajuan Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan Di SMA, SMK, Dan MA Negeri Se-Kabupaten Gresik.” Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan 3(3):834–42.

Marsh, Colin J. .. 2009. Key Concepts for Understanding Curriculum. 4th Ed. London, England: Taylor & Francis Routledge.

Menteri Pendidikan Nasional. 2007. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007. Indonesia.

Nugroho, Kristanto Adi, Agus Kristiyanto, and Muchsin Doewes. 2018a. “Implementasi Pendidikan Jasmani Dalam International Primary Curriculum.” Jurnal Keolahragaan 6(2):110–19. doi: 10.21831/jk.v0i0.21336.

Nugroho, Kristanto Adi, Agus Kristiyanto, and Muchsin Doewes. 2018b. “Implementing Sport Education in International Primary Curriculum.” Jurnal Keolahragaan 6(2):110–19.

Nurdiansyah, Inggit, and Junaidi Budi Prihanto. 2015. “SURVEI TINGKAT KETERLAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI SURABAYA SELATAN.” Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan 3(3):812–21.

Pambudi, M. Iqbal, ME Winarno, and Wasis Djoko Dwiyogo. 2019. “Perencanaan Dan Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Di MA Swasta Kabupaten Lumajang.” Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan 4(1):110–16.

Raibowo, Septian, and Yahya Eko Nopiyanto. 2020. “Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan Pada SMP Negeri Se-Kabupaten Mukomuko Melalui Pendekatan Model Context, Input, Process & Product (CIPP).” Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi 6(2):146–65.

Redelius, Karin, Mikael Quennerstedt, and Marie Öhman. 2015. “Communicating Aims and Learning Goals in Physical Education: Part of a Subject for Learning?” Sport, Education and Society 20(5):641–55. doi: 10.1080/13573322.2014.987745.

Sudarmono, Martin, Tandiyo Rahayu, and Setya Rahayu. 2013. “Pengembangan Permainan Bavos Untuk Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Siswa Sekolah Menengah Pertama.” Journal Of Physical Education And Sports 2(1):174–80.

SUKIYANDARI, LISKA. 2015. Keadaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Jasmani Di Sd Se Uptd Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang Tahun 2015.

Wawan S. Suherman. 1996. “Model Kurikulum Pendidikan Jasmani.” Cakrawala Pendidikan 1(XV):47.

Widiastuti, Widiastuti. 2019. “Mengatasi Keterbatasan Sarana Prasarana Pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani [Overcoming Facilities Limitations Affecting Physical Education Learning Activities].” Polyglot: Jurnal Ilmiah 15(1):140. doi: 10.19166/pji.v15i1.1091.

Winarno, M. E., and M. Pd. 2014. Evaluasi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Penerbit Universitas Negeri Malang 2014 fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. 1st ed. Malang: Universitas Negeri Malang.

Downloads

Published

03-02-2026

Issue

Section

Articles