Efektivitas Kombinasi Latihan Balance Ball Dan Gym Ball Dalam Meningkatkan Keseimbangan Dan Kelenturan Pada Lansia Di Panti Sosial Mandalika Mataram
Keywords:
balance ball, gym ball, balance, flexibility, elderly, keseimbangan, kelenturan, lansiaAbstract
Abstract : The aging process causes a decline in physiological function, especially in the musculoskeletal and neuromuscular systems, which impacts the decline in balance and flexibility of the elderly body. This condition increases the risk of falls and reduces independence in daily activities. This study aims to determine the effectiveness of a combination of balance ball and gym ball exercises in improving balance and flexibility in the elderly at the Mandalika Social Welfare Institution in Mataram. Unlike previous studies that only focused on balance ball or gym ball exercises, this study integrates both to optimize the improvement of postural stability and flexibility among the elderly. This study used a quasi experimental method with a one group pre test and post test design. The sample consisted of 15 elderly people selected using a purposive sampling technique. The instruments used were the Functional Reach Test to measure balance and the Timed Up and Go Test (TUG) to measure flexibility. This study was conducted for 3 months, from August to October 2024. The frequency of the study was 3 times a week with a training duration of 45 minutes per session, with light to moderate exercise intensity, adjusted to the conditions and needs of the elderly. The analysis results using the paired sample t test showed a p value of 0.000 (less than 0.05) for both variables, indicating a significant improvement in balance and flexibility after treatment. Thus, the combination of balance ball and gym ball exercises has been proven effective, safe, and can be used as an alternative physical exercise program for the elderly to improve postural stability, flexibility, and their quality of life in social care settings.
Abstrak : Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi fisiologis, terutama pada sistem muskuloskeletal dan neuromuskular, yang berdampak pada menurunnya keseimbangan dan kelenturan tubuh lansia. Kondisi tersebut meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kemandirian dalam aktivitas sehari hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi latihan balance ball dan gym ball dalam meningkatkan keseimbangan dan kelenturan pada lansia di Panti Sosial Mandalika Mataram. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang hanya berfokus pada latihan bola keseimbangan atau bola gym, penelitian ini mengintegrasikan keduanya untuk mengoptimalkan peningkatan stabilitas postural dan fleksibilitas di kalangan lansia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pre test and post test. Sampel berjumlah 15 orang lansia yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Functional Reach Test untuk mengukur keseimbangan dan Timed Up and Go Test (TUG) untuk mengukur kelenturan. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan mulai dari bulan agustus s.d oktober Tahun 2024. Frekuensi penelitian 3 kali seminggu dengan durasi latihan 45 menit setiap pertemuan, intensitas latihan ringan hingga sedang, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lansia. Hasil analisis menggunakan uji paired sample t test menunjukkan nilai p = 0.000 (kurang dari 0.05) pada kedua variabel, yang berarti terdapat peningkatan signifikan pada keseimbangan dan kelenturan setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, kombinasi latihan balance ball dan gym ball terbukti efektif, aman, dan dapat dijadikan alternatif program latihan fisik bagi lansia untuk meningkatkan stabilitas postural, fleksibilitas, serta kualitas hidup mereka di lingkungan panti sosial.
References
Amelya, D. (2022). Efektivitas Senam Tai Chi Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Lansia (Studi Literatur) (Doctoral dissertation, Universitas Binawan).
Amiliya, F. (2020). Hubungan social support dengan risiko jatuh lansia (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surabaya).
Anugrah, T., Suhartini, B., Sukarmin, Y., & Simatupang, N. (2023). Literature Review: Bagaimana Kinerja Latihan Core Stability dalam Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Individu Down Syndrome?. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 9(1), 31-42.
Christina, Y., Utantyo, N. R., & Rahman, F. A. (2025). HUBUNGAN MOBILITAS FISIK TERHADAP RISIKO JATUH PADA LANSIA DI MT HUSNUL KHOTIMAH TAHUN 2024. Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam, 15(2).
Dhaundiyal, A., & Verma, M. (2025). A Comparison Between Square-Stepping Exercise Program Versus Both Sides Up Ball Exercise Program For Balance Improvement In Older Adults With Balance Impairment: A Pilot Study. International Journal of Environmental Sciences, 1771–1780. https://doi.org/10.64252/a00v7f14
Ernawati, E., Pertiwi, W. E., Lintang, S. S., Khotimah, H., & Sustiyono, A. (2024). Pemberdayaan lansia melalui kegiatan senam ceria dan story telling dalam rangka mewujudkan lansia sehat dan produktif di Provinsi Banten. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 107–116.
Hakim, S., & Thahir, M. (2024). Mulligan Bent Leg Raise Dengan Swiss Ball Exercise Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Non-Spesifik: Mulligan Bent Leg Raise With Swiss Ball Exercise on Pain Reduction in Patients with Non-Specific Low Back Pain. Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar, 16(1), 9-17.
Imamah, A. S. (2024). Pengaruh senam gymball terhadap nyeri pinggang pada ibu hamil trimester ketiga.
Indrayana, T., Warijan, W., & Siswanto, J. (2020). Pengaruh range of motion (rom) aktif terhadap fleksibilitas sendi lutut pada lanjut usia. Jurnal Studi Keperawatan, 1(1), 13-16.
Khomaedy, A., & Isnawati, I. A. (2024). Hubungan beban keluarga dan keaktifan senam dengan kualitas hidup lansia di Desa Pategalan Kecamatan Jatibanteng. Quantum Wellness: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(4), 238–250.
Marquina, M., Lorenzo-Calvo, J., Rivilla-García, J., García-Aliaga, A., & Refoyo Roman, I. (2021). Effects on strength, power and speed execution using exercise balls, semi-sphere Balance Balls and suspension training devices: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(3), 1026. https://doi.org/10.3390/ijerph18031026
Munawwarah, M., & Nindya, P. (2015). Pemberian latihan pada lansia dapat meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh lansia. Jurnal Fisioterapi, 15(1), 38–44. Pazila, S., Rianawati, & Mar’atusholihah, L. (2024).
Nalçakan, G. R., & Yol, Y. (2020). Balance board vs balance ball: which one is superior in enhancing static and dynamic balance abilities on healthy university students. 6(2), 57–64. https://doi.org/10.18826/USEEABD.715111
PRATIWI, S. (2021). Teknik pelvic rocking terhadap ibu hamil menggunakan media gym ball terhadap ny. R di pmb karmila astuti, SST (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang).
World Health Organization Falls. [(diakses pada 2 Januari 2021)]. Tersedia daring: http://www.who.int/violence_injury_ prevention/other_injury/falls/en/
Zulfikar, M., Anwar, N. I. A., & Listiandi, A. D. (2024). Keyakinan Terhadap Keterlibatan Pada Aktivitas Fisik: Studi Self-Efficacy Mahasiswa. Indonesian Journal of Physical Activity, 4(2), 209-216.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riyan Hidayatullah, Mohammad Syahroni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


