Determinan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Nisam Kabupaten Aceh Utara
Keywords:
anemia, young women, blood supplement tablets, remaja putri, tablet tambah darahAbstract
Abstract: Anemia is a common health problem that often occurs in adolescent girls and can have serious impacts on health, development, and academic achievement. In Indonesia, the prevalence of anemia in adolescents is still high, especially in areas such as North Aceh. This study aims to analyze the determinants associated with the incidence of anemia in adolescent girls at SMA Negeri 1 Nisam, North Aceh Regency. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample size was 83 female students selected by total sampling. Data were collected through questionnaires and hemoglobin level examinations using a digital hemoglobinometer. The results showed that 67.5 percent of respondents had anemia, 54.2 percent had low compliance in consuming iron supplement tablets (TTD), and 91.6 percent had low knowledge about anemia. Bivariate analysis using the Chi Square test showed that dietary patterns (p is 0.031), compliance in consuming iron supplement tablets (p is 0.028), and parental education level (p is 0.013) had a significant relationship with the incidence of anemia, while knowledge about anemia did not show a significant relationship (p is 0.604). These findings emphasize the need for integrated school-based nutrition interventions to reduce the prevalence of anemia in adolescent girls.
Abstrak: Anemia merupakan masalah kesehatan umum yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak serius terhadap kesehatan, perkembangan, dan prestasi akademik. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja masih tinggi, terutama di wilayah seperti Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 83 siswi yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat digital hemoglobinometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,5 persen responden mengalami anemia, 54,2 persen memiliki kepatuhan rendah dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD), dan 91,6 persen memiliki pengetahuan rendah tentang anemia. Analisis bivariat dengan uji Chi Square menunjukkan bahwa pola makan (p sama dengan 0,031), kepatuhan konsumsi TTD (p sama dengan 0,028), dan tingkat pendidikan orang tua (p sama dengan 0,013) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian anemia, sementara pengetahuan tentang anemia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p sama dengan 0,604). Temuan ini menegaskan perlunya intervensi gizi terpadu berbasis sekolah untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri.
References
Andriani, L., Savitri, W., & Baska, D. Y. (2024). Remaja Sehat dan Cerdas Bebas Anemia. Penerbit NEM.
Ariyanti, R. (2023). Anemia Pada Remaja Putri: Perspektif Sosio Ekologi. Syiah Kuala University Press.
Asmanidar, A., Sasmita, Y., & Lizam, T. C. (2023). Edukasi Upaya Pencegahan Anemia pada Santriwati di Dayah Pasantren Darul Wustha Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh selatan. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(2).
Astiena, A. K. (2024). Analisis Faktor Determinan Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Siswi Di Smpn 4 Kota Payakumbuh. Jurnal Mirai Management, 9(3), 126–141.
Dewi, R., Burhan, R., Widiyanti, D., & Yulyana, N. (2025). Buku Saku Anemia pada Remaja Putri. Penerbit NEM.
Herawati, H., Martina, M., & Novita, N. H. (2024). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Di Sma Kuta Cot Glie Aceh Besar. Jurnal Aceh Medika, 8(1), 35–42.
Laikingis, E. A. (2025). Kajian Pelaksanaan Intervensi Gizi Spesifik di Desa Naitae Kecamatan Fatuleu Barat Tahun 2023. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 3(2), 174–185.
Larasati, D. K., Mahmudiono, T., & Atmaka, D. R. (2021). Hubungan pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia defisiensi besi: Literature review. Media Gizi Kesmas, 10(2), 298–306.
Lestari, D. T., Sari, N. P., Djide, N. A. N., Khatimah, H., & Pebriani, R. (2024). Evaluation Of The Program Of Giving Blood Tablets To Female Teens At SMAN 18 Makassar. NHIHC: Nani Hasanuddin International Health Conference, 2(01), 346–351.
Mubayyina, F., Nirwan, M. S., & Abbas, N. (2025). Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe pada Remaja Putri: Studi di SMAN 1 Lasusua: Relationship between Knowledge and Compliance of Fe Tablet Consumption in Adolescent Girls: A Study at SMAN 1 Lasusua. Jurnal Inovasi Kesehatan Indonesia, 51–61.
Musdalela, M. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Anemia Pada Remaja Putri Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Smp Negeri 2 Sendana. Universitas Sulawesi Barat.
Nadiyah, N., Sitoayu, L., & Dewanti, L. P. (2022). Remaja putri pedesaan di indonesia berisiko anemia dua kali lebih tinggi. Gizi Indonesia, 45(1), 35–46.
Putri, M. A., Humairah, Z., & Anggraini, D. (2024). Konsumsi Teh Terhadap Penyerapan Zat Besi Dan Resiko Anemia Pada Remaja. Journal of Public Health Science, 1(4), 293–299.
Putri, R. S., Kadang, Y., Padaallah, A. P., Rahayu, P., & Nupratiwi, Y. (2025). Edukasi Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan Gizi Seimbang Pada Remaja Putri di SMP 5 Cikarang Utara Tahun 2024. Idea Pengabdian Masyarakat, 5(03), 310–317.
Rahayu, P., Farahdiba, I., Ariyanti, R., Yulianti, I., Permatasari, A. E., & Noviani, D. (2024). Pengaruh Pemberian Tablet Tambah Darah dan Buah Kurma Sukari (Phoenix dactylifera) terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemiadi Puskesmas Karang Rejo. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 1323–1330.
Salhaj, S. R., Sumiati, S., Anam, K., & Meihartati, T. (2024). The relationship between knowledge level and compliance to blood supplement tablets consumption in adolescent girls. Science Midwifery, 12(1), 244–253.
Sari, P., Hilmanto, D., Herawati, D. M. D., & Dhamayanti, M. (2022). Buku Saku Anemia Defisiensi Besi pada Remaja Putri. Penerbit NEM.
Sinaga, F. W., Fauzianty, A., & Napitupulu, N. I. M. B. (2025). Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Tentang Anemia dengan Keteraturan Konsumsi Tablet Darah Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Provinsi Aceh Tahun 2023. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(2), 220–231.
Stawschenko, E., Schaller, T., Kern, B., Bode, B., Dörries, F., Kusche-Vihrog, K., Gehring, H., & Wegerich, P. (2022). Current status of measurement accuracy for total hemoglobin concentration in the clinical context. Biosensors, 12(12), 1147.
Triharini, M., Armini, N. K. A., Pradanie, R., Rifai, A., & Muniroh, L. (2025). Mencegah Anemia Pada Ibu Hamil-Membangun Persepsi Positif Merawat Kehamilan Melalui Gizi Seimbang. Airlangga University Press.
Ulfa, A. (2024). Upaya Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Matangkuli Kabupaten Aceh Utara. Universitas Bina Bangsa Getsempena.
Yanti, M. R., & Anwar, S. (2022). Peran lintas sektor dalam pengawasan pemberian tablet tambah darah Fe bagi remaja putri di Kecamatan Simpang Jaya Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 33–44.
Yulfinarsyah, Y. (2021). Sikap, Norma Subyektif, Perceived Behavioral Control Dan Perceived Risk Pada Intensi Menggunakan Produk Energi. Ikon--Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 26(2), 132–145.
Zhu, Z., Sudfeld, C. R., Cheng, Y., Qi, Q., Li, S., Elhoumed, M., Yang, W., Chang, S., Dibley, M. J., & Zeng, L. (2021). Anemia and associated factors among adolescent girls and boys at 10–14 years in rural western China. BMC Public Health, 21(1), 218.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ratika Wahyuni, Iin Fitraniar, Cut Sriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


