Kebijakan dan Fasilitas Pendukung Kampus Ramah Perempuan dan Anak: Studi di Universitas Negeri Malang

Authors

  • Rany Ekawati Universitas Negeri Malang
  • Dian Mawarni Universitas Negeri Malang
  • Ema Novita Deniati Universitas Negeri Malang
  • Aulia Nur Firdausi Universitas Negeri Malang
  • Zulaika Siswahyuni Universitas Negeri Malang
  • Adiska Rahma Maulida Universitas Negeri Malang
  • Aizatul Fikri Universitas Negeri Malang
  • Purwanti Susantini Universitas Muhammadiyah Semarang

Keywords:

gender equality, women friendly campuses, policies, kesetaraan gender, kampus ramah perempuan, kebijakan

Abstract

Abstract: Gender inequality in higher education has become a concern in recent years. One effort to eliminate gender inequality is through the promotion of a women- and child-friendly campus. This study aims to analyze policy implementation, institutional roles, and the availability of supporting facilities in realizing a women- and child-friendly campus at the State University of Malang (UM). The study used a qualitative descriptive approach with primary data from in-depth interviews with the Task Force for the Prevention and Handling of Sexual Violence (PPKS) and secondary data in the form of policy documents and observations of campus facilities. The results show that UM has formed a PPKS Task Force, established anti-sexual violence regulations, and provided a number of gender-friendly facilities such as lactation rooms, disabled toilets, wheelchair ramps, and disability lifts. However, challenges remain in terms of equal distribution of gender-friendly facilities in each building, policy dissemination, and limited facility utilization. This study concludes that strengthening dissemination, monitoring, and cross-unit collaboration are necessary strategic steps. Practically, UM's experience can serve as a model for good practices for other universities in Indonesia in creating a safe, comfortable, and inclusive environment for women and children.

Abstrak: Ketimpangan gender di lingkup perguruan tinggi menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu upaya untuk menghapus ketimpangan gender adalah dengan adanya pengupayaan kampus ramah perempuan dan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan, peran kelembagaan, dan ketersediaan fasilitas pendukung dalam mewujudkan kampus ramah perempuan dan anak di Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer dari wawancara mendalam bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) serta data sekunder berupa dokumen kebijakan dan hasil observasi fasilitas kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UM telah membentuk Satgas PPKS, menetapkan regulasi anti-kekerasan seksual, dan menyediakan sejumlah fasilitas ramah gender seperti ruang laktasi, toilet difabel, jalur kursi roda, dan lift disabilitas. Namun, tantangan masih ditemukan dalam hal pemerataan fasilitas ramah gender di setiap gedung, sosialisasi kebijakan, dan keterbatasan pemanfaatan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sosialisasi, monitoring, dan kolaborasi lintas unit menjadi langkah strategis yang perlu dilakukan. Secara praktis, pengalaman UM dapat menjadi model praktik baik bagi perguruan tinggi lain di Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi perempuan dan anak.

References

Ahmad, M., Ahmad, A., Rizaldy, R., & Nasution, M. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Kampus Islami yang Ramah Hak Asasi Manusia.

Andika, S., Lina, A., & Eka, Y. (2021). Analisis Fungsi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 dalam Mencegah Kekerasan Seksual di Kampus. 173–182. https://doi.org/10.5281/zenodo.5704133

Anggraini, R. N. (2022). Penerapan Cuti Melahirkan Bagi Pegawai Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara No. 24 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemberian Cuti Di Kabupaten Indragiri Hilir Tembilahan [Universitas Islam Riau]. https://repository.uir.ac.id/11087/

Audina, D. J. (2022). Kesetaraan Gender dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 2(4), 148–154. https://doi.org/10.56393/nomos.v1i6.602

Bahri, S., & Nuryati, N. (2024). Eksplorasi Pendidikan Inklusif: Kesetaraan dalam Pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(1), 70–75. https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i1.1812

BPS. (2024). Indeks Ketimpangan Gender (IKG). https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/05/06/2387/indeks-ketimpangan-gender--ikg--indonesia-mengalami-penurunan-yang-signifikan-menjadi-0-447--menunjukkan-perbaikan-yang-stabil-dalam-kesetaraan-gender.html

BPS Kota Malang. (2023). Jumlah Mahasiswa S1 Universitas Negeri Malang (UM) Menurut Fakultas dan Jenis Kelamin - Tabel Statistik. https://malangkota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzM5IzI=/jumlah-mahasiswa-s1-universitas-negeri-malang-um-menurut-fakultas-dan-jenis-kelamin.html

Debi Primanda, & Izzatussolekha Izzatussolekha. (2024). Implementasi Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus Islami Universitas Muhammadiyah Jakarta. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik Dan Sosial Indonesia, 1(4), 138–150. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v1i4.575

Helaluddin, Alamsyah, & Purwati, D. (2022). Kesetaraan gender di Perguruan Tinggi: Masihkah sebatas konsep? Studi Gender Dan Anak, 9(1), 1–16.

Kaur, N., & Arora, P. (2020). Acknowledging Gender Diversity and Inclusion as Key to Organizational Growth: A Review and Trends. Journal of Critical Reviews, 7(06). https://doi.org/10.31838/jcr.07.06.25

Kemenko PMK. (2020). Sinergitas Perkuat Program Pemberdayaan Perempuan | Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. https://www.kemenkopmk.go.id/sinergitas-perkuat-program-pemberdayaan-perempuan

Marfu’ah, U., Rofi’ah, S., & Maksun, M. (2021). Sistem Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Kampus. Kafa`ah: Journal of Gender Studies, 11(1), 95. https://doi.org/10.15548/jk.v11i1.379

Oktaviani, I., Elanda, Y., Alie, A., & Prastiyo, E. B. (2024). Pendidikan Inklusif Gender sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 18(1), 43–54. https://doi.org/10.24815/jsu.v18i1.39499

Setiadi, M. T., Rahayu, B., Utari, T., Zainurossalamia Za, S., & Yunita, E. A. (2023). Pemberdayaan Wirausaha Wanita di Permukiman Kumuh Urban: Pendekatan Penelitian Aksi. Jurnal Abdimas Peradaban, 4(2), 1–11. https://doi.org/10.54783/ap.v4i2.23

Shofiyati, A., Hidayah, S. N., & Sabarudin, S. (2024). Kekerasan Seksual Di Perguruan Tinggi: Modus, Penanganan, Dan Upaya Preventif. Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender, 20(1), 47–64. https://doi.org/10.15408/harkat.v20i1.32354

Suprihatin, S., & Azis, A. M. (2020). Pelecehan Seksual Pada Jurnalis Perempuan di Indonesia. PALASTREN Jurnal Studi Gender, 13(2), 413. https://doi.org/10.21043/palastren.v13i2.8709

Yuardani, A. M., Krisandi, S. D., & Rachimoellah, M. (2024). Evaluasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender Dalam Pendidikan Tinggi : Analisis Implementasi Di Lingkungan Kampus Politeknik Ngeri Pontianak. http://files/240/Artikel+3_16-27.pdf

Downloads

Published

29-10-2025

Issue

Section

Articles