Pengaruh Senam Prolanis terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus
Keywords:
diabetes, lowering blood sugar levels, prolanis gymnastics, penurunan kadar gula darah, senam prolanisAbstract
Abstract: This study aims to determine the effect of Prolanis exercise on reducing blood sugar levels in diabetes mellitus patients in the working area of Ingin Jaya Community Health Center, Aceh Besar Regency. This study used a quasi-experimental design with a quantitative approach, by comparing blood sugar levels before and after participating in Prolanis exercise. The results of the Wilcoxon Signed Ranks Test showed a p-value equal to 0.000 (p less than 0.05), which means there is a significant effect of Prolanis exercise on reducing blood sugar levels. This finding indicates that Prolanis exercise can be an effective non-pharmacological intervention in the management of diabetes mellitus. The implication of the results of this study is that routine implementation of Prolanis exercise in primary health care can be recommended as part of an integrated diabetes management program to improve glycemic control and prevent complications, while encouraging increased patient participation in self-management of the disease.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif, dengan membandingkan kadar gula darah sebelum dan setelah mengikuti senam Prolanis. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan nilai p sama dengan 0,000 (p kurang dari 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan senam Prolanis terhadap penurunan kadar gula darah. Temuan ini menunjukkan bahwa senam Prolanis dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif dalam pengelolaan diabetes melitus. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan senam Prolanis secara rutin di layanan kesehatan primer dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program manajemen diabetes terpadu untuk meningkatkan kontrol glikemik dan mencegah komplikasi, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi pasien dalam pengelolaan mandiri penyakit.
References
Amalia, A. W., Gayatri, P. R., & Tuna, H. (2020). Pengaruh Senam GITA terhadap IMT dan HbA1C Pada Lansia dengan Diabetes Melitus. Faletehan Health Journal, 7(03), 155–161. https://doi.org/10.33746/fhj.v7i03.168
A’naabawati, M., Tosubu, N. N. G., Asriyani, N. N., Ardiani, N. K. P., Susanti, N. N. T. D., Arista, P. O. R., Lapuno, A. K., & Baso, M. F. (2023). Penyuluhan dan Pendampingan Senam Prolans pada Penderia Diabetes Mellitus di Dusun I Desa Kanuna Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 229–237. https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i4.727
Ardian, J., Solehah, N. Z., Isasih, W. D., Jauhari, M. T., & Mahardika, R. (2024). Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Kadar Gula Darah Lansia Prediabetes di Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Mandalika. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(4), 1–7.
Budianto, R. E., Linawati, N. M., Arijana, I. G. K. N., Wahyuniari, I. A. I., & Wiryawan, I. G. N. S. (2022). Potensi Senyawa Fitokimia pada Tumbuhan dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah pada Diabetes Melitus: Potential of Phytochemical Compounds in Plants in Lowering Blood Glucose Levels in Diabetes. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(5), 548–556.
Colberg, S. R., Sigal, R. J., Fernhall, B., Regensteiner, J. G., Blissmer, B. J., Rubin, R. R., Chasan-Taber, L., Albright, A. L., & Braun, B. (2010). Exercise and Type 2 Diabetes: the American College of Sports Medicine and the American Diabetes Association: Joint Position Statement. Diabetes Care, 33(12), e147–e167.
Dewi, N. H., Kep, M., Rustiawati, E., Kep, M., Kep, S., & Sulastri, T. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Hiperglikemia pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Jawara: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(3), 27–35.
Dewi, R., Budhiana, J., Fatmala, S. D., Yulianti, M., & Arsyi, D. N. (2023). Pengaruh Senam Diabetes terhadap Penurunan Kadar Gula Darah, Stres, dan Kecemasan pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Media Karya Kesehatan, 6(2).
Faswita, W., Leny Suarni, & Anggi Lauviga. (2021). The Effect of Prolanis Exercise on Reducing Blood Sugar Levels. Caring: Indonesian Journal of Nursing Science, 3(2), 30–40. https://doi.org/10.32734/ijns.v3i2.7496
Herni, N. (2023). Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cibaliung Kabupaten Pandeglang. Universitas Nasional.
International Diabetes Federation. (2025). Number of Adults (20–79 years) with Diabetes in Indonesia (ID). International Diabetes Federation.
Kasim, A. M. (2024). Potret Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Perkotaan Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur. Media Informasi, 20(2), 176–184.
Kemenkes. (2023). Prevalence, Impact, and Efforts In Controlling Hypertension & Diabetes in Indonesia.
Krisnadewi, K. I., Kristina, S. A., Andayani, T. M., & Endarti, D. (2024). Implementation Preventive Program for Diabetic Mellitus (PROLANIS) at Community Health Center in Indonesia: A Qualitative Study. Journal of Applied Pharmaceutical Science. https://doi.org/10.7324/JAPS.2024.194416
Maisaroh, L., & Rosdiana, W. (2020). Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di Puskesmas Pangarengan Kabupaten Sampang Madura. Publika, 8(2).
Meiriana, A., Trisnantoro, L., & Padmawati, R. S. (2019). Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) pada Penyakit Hipertensi di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 8(2), 51–58.
Patima, N. (2019). Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Lansia Di Puskesmas Binuang, Polman. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 14(4), 343–346.
Purba, R., & Arianto, A. (2020). Pengaruh Senam Prolanis terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Lansia di Puskesmas Dolat Rayat Kabupaten Karo Tahun 2020. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik, 3(1), 30–37. https://doi.org/10.36656/jpkm.v3i1.329
Purnamasari, A. T., & Ningrum, H. D. (2023). Implementasi Program Ppenyakit Kronis (Prolanis) di Masa Pandemi COVID-19 pada FKTP di Kota Malang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 12(02), 84–96.
Silvia, F., Nyorong, M., Afriany, M., & Lastiur, L. (2021). The Effect of Prolanis Exercise Activities on Decreasing Blood Sugar Levels in Diabetes Mellitus Patients. Journal La Medihealtico, 2(2), 51–57. https://doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v2i2.316
Sutiono, A., & Purwito, D. (2021). Senam Prolanis Dm Dan Jalan Kaki Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Millitus Tipe II Di Klinik UMP Purwokerto. Adi Husada Nursing Journal, 6(2), 94. https://doi.org/10.37036/ahnj.v6i2.170
Syahputri, M. N., & Darma, D. D. (2024). Penerapan Senam Prolanis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Lempuing Kota Bengkulu. Jurnal Vokasi Kesehatan, 3(1), 23–28. https://doi.org/10.58222/juvokes.v3i1.762
Sylow, L., Kleinert, M., Richter, E. A., & Jensen, T. E. (2017). Exercise-Stimulated Glucose Uptake—Regulation and Implications for Glycaemic Control. Nature Reviews Endocrinology, 13(3), 133–148.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nizan Mauyah, Ferdi Riansyah, Mhd. Hidayatullah, Gadis Halizasia, Yeni Remadeni, Ristiani, Fitria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


