Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Safety Driving pada Supir Mobil Angkutan Antarkota dalam Provinsi (AKDP)

Authors

  • Rama Danu Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Dedi Andria Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Basri Aramico Universitas Muhammadiyah Aceh

Keywords:

akdp driver, safety driving, training, vehicle equipment, work safety, kelengkapan kendaraan, keselamatan kerja, pelatihan, sopir akdp

Abstract

Abstract: Safety driving is an important aspect in safe and efficient public transportation. This study aims to analyze factors related to safety driving behavior in Intercity Transportation (AKDP) car drivers at Terminal L300 Lueng Bata Banda Aceh. This study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach and involved 88 respondents who were taken through simple random sampling technique. Data were analyzed using the Chi Square test. The results showed that most respondents showed unsafe driving behavior (69.3 percent) and had a low level of knowledge (60.2 percent). There was a significant relationship between safety driving behavior and length of service (p equals 0.006), completeness of driving (p equals 0.005), knowledge (p equals 0.001), job training (p equals 0.000), and work accident experience (p equals 0.000). However, there was no significant relationship between weather conditions and safety driving behavior (p equals 0.093). These findings indicate that internal factors have a greater influence on safe driving behavior.

Abstrak: Keselamatan berkendara atau safety driving merupakan aspek penting dalam transportasi umum yang aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety driving pada sopir mobil Angkutan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal L300 Lueng Bata Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 88 responden yang diambil melalui teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menunjukkan perilaku mengemudi yang tidak aman (69,3 persen) dan memiliki tingkat pengetahuan rendah (60,2 persen). Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku safety driving dengan masa kerja (p sama dengan 0,006), kelengkapan berkendaraan (p sama dengan 0,005), pengetahuan (p sama dengan 0,001), pelatihan kerja (p sama dengan 0,000), dan pengalaman kecelakaan kerja (p sama dengan 0,000). Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara kondisi cuaca dan perilaku safety driving (p sama dengan 0,093). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor internal lebih berpengaruh terhadap perilaku mengemudi aman.

References

Anggraini, R., Alvisyahri, A., & Sugiarto, S. (2022). Persepsi Keselamatan Berkendara Pengguna Sepeda Motor di Kota Banda Aceh terhadap Pelanggaran Lalu Lintas dan Kelengkapan Atribut. Jurnal Teknik Sipil, 28(3), 329–336.

Arianto, M. E., & Feriana, S. (2021). Pengetahuan Keselamatan Berkendara, Masa Kerja dan Peran Manajemen dengan Perilaku Keselamatan Berkendara pada Pengemudi Truk Bermuatan Semen di PT. Energi Sukses Abadi Cilacap. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 8(1), 14–20.

Bahar, H. (2023). Aplikasi Health Belief Model (HBM) dalam Menganalisisperilaku Menggunakan Helm Selama Berkendara Padaremaja di Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, 3(4).

Basumerda, C., Dharmastiti, R., & Wijaya, A. R. (2014). Pengaruh Jenis Edukasi Keselamatan Berkendara Terhadap Pemahaman Calon Pengendara Mobil Dalam Menghadapi Konflik Lalu Lintas. Teknoin, 20(4).

Berlicia, I., & Camelia, A. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Persepsi terhadap Perilaku Safety Riding pada Pengendara Ojek Online di Kota Palembang. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(3), e1328–e1328.

BPS. (2017). Jumlah Kendaraan Bermotor yang Terdaftar 2006- 2016. Badan Pusat Statistik.

Darmawi, H. (2022). Manajemen Risiko. Bumi Aksara.

Hadi, A. J., Ahmad, H., Permayasa, N., & Nasution, N. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku K3 pada Sopir Angkutan Umum di Kota Padangsidimpuan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(2), 254–260.

Ilham, R. M. (2020). Pengaruh Faktor Kebiasaan Pengemudi, Budaya Kerja, dan Infrastruktur Jalan terhadap Keselamatan Mobil Angkutan BRT Dishub Kota Semarang. SKRIPSI.

Jaya, M. P. (2017). Mekanisme Pelayanan Surat Izin Mengemudi di Kepolisian Resort Kota Bontang. EJournal Administrasi Negara, 5(4).

Jecson, P., Doda, D. V. D., & Pinontoan, O. R. (2020). Analisis Kondisi Jalan dan Cuaca yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Pengemudi Ojek di Kota Bitung. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 1(3), 70–77.

Jumawati, J., Amaluddin, A., Sukriati, S., Hamran, H., Ahmad, M. I., & Imran, M. A. (2025). Membangun Kesadaran Spiritual Generasi Alpha melalui Pendidikan Agama Islam. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 1960–1973.

Kapolda Aceh. (2020). Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh. Https://Ww.Google.Com/Amp/s/m.Antaranews.Com.

Kurniawan, S. (2025). Pendekatan Holistik dalam Dakwah Kontemporer Telaah Komparatif Antara Teori Komunikasi Barat dan Nilai-Nilai Islam di Ponpes Al-Barokah Sruni. JURNAL SYIAR-SYIAR, 5(1), 25–42.

Luthfiyani, F. P., & Transportasi, B. (2020). Probabilitas Kecelakaan pada Perilaku Pengemudi Sepeda Motor di Perlintasan Sebidang Lintas Surabaya Pasarturi-Bojonegoro. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Muryatma, N. M. (2018). Hubungan antara Faktor Keselamatan Berkendara dengan Perilaku Keselamatan Berkendara. Jurnal Promkes, 5(2), 155.

Noviandi, A. A. R., Hartanti, R. I., & Ningrum, P. T. (2017). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Mengemudi Tidak Aman pada Sopir Bus Trayek Jember Kencong Lumajang. Jurnal Kesehatan, 5(2), 121–128.

Ramadhanti, G., & Triyono, A. (2024). Pengaruh Pengetahuan Safety Driving dan Kelelahan Kerja Terhadap Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas pada Pengemudi Ambulans di Wilayah Kerja Pusat Krisis & Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (Pk3d) Dinas Kesehatan Provinsi Dki Jakarta Tahun 2024. Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia, 3(03), 72–78.

Ramanda, A., Hilal, T. S., & Marisdayana, R. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Safety Driving pada Pengemudi Travel Jambi-Kerinci Tahun 2023. Jurnal Inovasi Penelitian, 4(8), 1331–1336.

Rinaldi, F. R., & Masykur, A. M. (2017a). Pengalaman Kecelakaan Lalu Lintas Berat Sebuah Studi Kualitatif Fenomenologi. Jurnal Empati, 6(1), 164–172.

Rinaldi, F. R., & Masykur, A. M. (2017b). Pengalaman Kecelakaan Lalu Lintas Berat Sebuah Studi Kualitatif Fenomenologi. Jurnal Empati, 6(1), 164–172.

Setyabudi, B. (2011). Kajian Peningkatan Keselamatan Penumpang Bus AKDP/AKAP Melalui Pembinaan Pengemudi dan Fasilitas Keselamatan di Bali. Warta Penelitian Perhubungan, 23(5), 479–496.

Setyowati, D. L., Firdaus, A. R., & Rohmah, N. (2018). Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Samarinda. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 7(3), 329–338.

Sonmax, A., & Anwar, H. (2022). Analisis Perilaku Keselamatan Mengemudi (Safety Driving) pada Pengemudi di PT. Leo Jaya Trans. Binawan Student Journal, 4(3), 64–71.

Syafitri, A. H. D., Suherman, S., & Hasanah, I. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Keselamatan Berkendara: Studi terhadap Kesadaran, Keterampilan, dan Kepatuhan Pengemudi. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 3(2), 70–89.

Tosepu, H. L. O. M. S. R. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Satuan Lalu Lintas Polres Kota Kendari Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo , 4(3).

WHO. (2018). Global Status Report On Road Safety. World Health Organization.

Winarsunu, T. (2024a). Psikologi Keselamatan Kerja. UMMPress.

Winarsunu, T. (2024b). Psikologi Keselamatan Kerja. UMMPress.

Zainafree, I., Syukria, N., Addina, S., & Saefurrohim, M. Z. (2022). Epidemiologi Kecelakaan Lalu Lintas: Tantangan dan Solusi. Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang, 1, 92–127.

Downloads

Published

08-07-2025

Issue

Section

Articles