Pemberian Edukasi tentang Penyakit Stunting kepada Ibu-Ibu Balita Puskesmas Bumiaji Kota Batu
Keywords:
stunting, education, mothers of toddlers, batu city, edukasi, ibu balita, kota batuAbstract
Abstract: Stunting causes stunted growth and development in children, even to the point of no development at all. The main factor in the high prevalence of stunting in Batu City is due to the lack of public knowledge about stunting. This study aims to provide education about stunting through booklets to groups of mothers of toddlers at the Bumiaji District Health Center, Batu City. This study is a quantitative study with a quasi-experimental type. The research design used is one group pre-test post-test. The location of the study is in Bumiaji District, Batu City, with a sampling technique using purposive random sampling, the population in this study were mothers of toddlers with a sample size of 50 people. The statistical test used is a paired sample test with the provision that the hypothesis is accepted if the significance value is less than 5 percent. The results of the paired sample test showed a significance value of 0.000 (less than 5 percent), which means that H0 is rejected and shows that providing education about stunting has an effect on increasing understanding, by 11 percent in the group of mothers at the Bumiaji District Health Center, Batu City.
Abstrak: Stunting menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat, bahkan hingga tidak mengalami perkembangan sama sekali. Faktor utama tingginya prevalensi stunting di Kota Batu disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai stunting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang stunting melalui media booklet kepada kelompok Ibu-ibu Balita di Puskesmas Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis kuasi-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test post-test. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling, populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu balita dengan jumlah sampel 50 orang. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample test dengan ketentuan bahwa hipotesis diterima apabila nilai signifikansi kurang dari 5 persen. Hasil uji paired sample test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( kurang dari 5 persen), yang berarti H0 ditolak dan menunjukkan bahwa pemberian edukasi tentang stunting berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman, sebesar 11 persen pada kelompok ibu-ibu di Puskesmas Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
References
Arsayuladi, Z., Putri, D., Anggraini, N., Andreash, R., Indah Permata Sari, P., & Gandini Purbaningrum, D. (2022). Program Penyuluhan Pencegahan Stunting Kepada Posyandu Di Rt 01 Rw 010 Kecamatan Cireundeu Kota Tangerang Selatan. In Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LP UMJ (pp. 1–6).
Brillianti, N. K. B., Sipahutar, I. E., & Ribek, N. (2022). Efektivitas Edukasi Stunting Dengan Whatsapp Terhadap Pengetahuan Orang Tua Balita Stunting. Jurnal Gema Keperawatan, 15(2), 247–261.
Budiarjo, S., & Joegijantoro, R. (2014). Advokasi Gizi Pada Kader Posyandu Di Desa Oro-Oro Ombo Kec Matan Batu Kota Batu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 2(2), 57–67. https://doi.org/10.33475/jikmh.v2i2.145
Eristono, Aryani, R., & Suryani, I. (2023). Hubungan Pemberian Asi Ekslusif, Riwayat Bblr Dan Asupan Zink Dan Protein Dengan Kejadian Stunting Pada Bayi Usia 12-36 Bulan di Rsutp Abdya. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 9(2), 1474–1482.
Fajarica, S. D., Suadnya, I. W., & Waru, T. (2023). Optimalisasi Pemberdayaan Fasilitas Kesehatan Melalui Edukasi Pelayanan Prima dan Promosi Media Digital di Puskesmas Bayan Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat. Jurnal Gema Ngabdi, 5(1), 160–164. https://doi.org/10.29303/jgn.v5i1.329
Handayani, S. (2023). Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Stunting. Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 3(2), 87–92. https://doi.org/10.36082/jmswh.v3i2.1082
Hastyarahma, V., Adi, S., Paramita, F., & Ulfah, N. H. (2024). Implementasi Intervensi Gizi Sensitif Stunting Di Wilayah Indonesia – Literature Review. 6(10), 1162–1185. https://doi.org/10.17977/um062v6i102024p1162-1185
Hatijar, H. (2023). Angka Kejadian Stunting Pada Bayi dan Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 224–229. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i1.1019
Isfatayati, N., Santosa, B. D. E., Utari, K. M. I., Putricia, A. M., Hartono, V. D., & Fahrudin, T. M. (2022). Pencegahan Kelahiran Stunting Dengan Peningkatan Pengetahuan Risiko Pernikahan Dini Di Desa Bandarasri Kabupaten Mojokerto. Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 235–241. https://doi.org/10.32722/mapnj.v5i1.4551
Laily, N. A., & Farahdiba, I. (2025). Pengetahuan Calon Pengantin Wanita Tentang Persiapan Prakonsepsi di Kota Tarakan Kalimantan Utara. 7(2), 75–80. https://doi.org/10.17977/um062v7i22025p75-80
Ludoni, S., Noor, I., & Hakim, L. (2016). Perencanaan program-program pengentasan kemiskinan dalam pencapaian target MDGs tahun 2015 di kota batu. Reformasi, 6(1), 1–14.
Masan, L. (2021). Penyuluhan Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 58–62. https://doi.org/10.25008/altifani.v1i1.121
Mitra, Lita, Mardeni, Aditia, N. E. O., Khairunisa, R., Roza, N. T., Kartilian, F., & Putri, T. F. S. (2022). Edukasi Pencegahan Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. In Widina Bhakti Persada Bandung: Vol. (Issues 978-623-459-230–6).
Nasution, D., Nurdiati, D. S., & Huriyati, E. (2014). Berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(1), 31–37. https://doi.org/10.22146/ijcn.18881
Nuraini, I. S., Sulchan, M., & Dieny, F. F. (2017). Resistensi insulin pada remaja stunted obesity usia 15-18 tahun di Kota Semarang. Journal of Nutrition College, 6(2), 164–171. https://doi.org/10.14710/jnc.v6i2.16906
Nursalam. (2008). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. In Salemba Medika.
Patton, M. Q. (2003). Qualitative Research And Evaluation Methods. In Sage Publications (Vol. 3, Issue 2). https://doi.org/10.1177/1035719X0300300213
Prastia, T. N., & Listyandini, R. (2020). Perbedaan Kadar Hemoglobin Dan Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil Antara Baduta Stunting Dan Normal. Journal of Health Science and Prevention, 4(2), 99–104. https://doi.org/10.29080/jhsp.v4i2.408
Rachmawati, T. S. (2020). Peran tenaga kesehatan puskesmas sebagai komunikator dalam program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. Jurnal Komunikasi Profesional, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.25139/jkp.v4i1.2370
Rahmidini, A. (2020). Hubungan Stunting Dengan Perkembangan Motorik dan Kognitif Anak. Seminar Nasional Kesehatan, 2(1), 90–104.
Riyadi, A., Mulyono, D., & Purwasi, L. A. (2018). Penerapan Metode Penemuan Terbimbing Pada Pembelajaran Matematika Siswa SMP. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 1(1), 51–58. https://doi.org/10.31539/joeai.v1i2.394
Setiawan, D., Ardianto, F., Galuh Puspita, S., Khulia, C., Ghoniyyah, Z., & Maulana Fahrudin, T. (2022). Edukasi Sanitasi Lingkungan sebagai Upaya Pencegahan Stunting di SMP Penanggungan Kesemen, Ngoro, Mojokerto. KARYA UNGGUL : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 18–29.
Setyowati, S., Qotimah, & Sayuti. (2024). Edukasi Tentang Upaya Perbaikan Gizi Keluarga ( UPGK ) Pada Ibu Balita di Kelurahan Sisir Kota Batu. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 4(5), 10–16. https://doi.org/10.59818/jpm.v4i5.702
Yuana, N., Larasati, T., & Berawi, K. N. (2021). Analisis Multilevel Faktor Resiko Stunting di Indonesia: Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 213–217. https://doi.org/10.30604/jika.v6i2.510
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Karina Nilasari, Hartati Eko Wardani, Rokhmatul Asiyah, Putri Kusuma Cahyaning Gusti Rohmatillah Asfandi, Fannia Yosa Bakhtiar, Anisya Nurdania Pramesti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


