Analisis Implementasi Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tana Tidung
DOI:
https://doi.org/10.17977/um062v7i22025p96-105Keywords:
stunting, implementasi program, koordinasi lintas sektor, kabupaten tana tidungAbstract
Abstract: This study evaluates the implementation of the stunting reduction acceleration program in Tana Tidung Regency, where the prevalence of stunting increased from 22.8 percent in 2021 to 30.7 percent in 2022. Qualitative methods were used with in-depth interviews, focus group discussions, and field observations. The results of the study identified the main obstacles, namely the lack of cross-sector coordination, low community participation due to stigma, and limited capacity of cadres in data reporting and program implementation. However, local innovations such as the GEBRAK PENTING program have the potential to support stunting reduction, despite limited resources. The study recommends strengthening cross-sector coordination through a pentahelix approach, increasing cadre capacity through ongoing training, and involving traditional and religious leaders for community education to increase program effectiveness and support the achievement of the target of reducing stunting prevalence in the region.
Abstrak: Penelitian ini mengevaluasi implementasi program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tana Tidung, di mana prevalensi stunting meningkat dari 22,8 persen pada 2021 menjadi 30,7 persen pada 2022. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam, focus group discussion, dan observasi lapangan. Hasil penelitian mengidentifikasi kendala utama, yaitu kurangnya koordinasi lintas sektor, rendahnya partisipasi masyarakat akibat stigma, dan keterbatasan kapasitas kader dalam pelaporan data serta pelaksanaan program. Meskipun demikian, inovasi lokal seperti program GEBRAK PENTING memiliki potensi untuk mendukung penurunan stunting, meskipun terbatas oleh sumber daya. Penelitian merekomendasikan penguatan koordinasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan berkelanjutan, dan pelibatan tokoh adat serta agama untuk edukasi masyarakat guna meningkatkan efektivitas program dan mendukung pencapaian target penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut.
References
Bhutta, Z. A., Das, J. K., Rizvi, A., Gaffey, M. F., Walker, N., Horton, S., … Black, R. E. (2013). Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition: What can be done and at what cost? The Lancet, Vol. 382. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60996-4
Fatimah, W., & Fitriani. (2022). Pola Konsumsi Dan Budaya Terhadap Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Kesehatan, 13(2).
Gillespie, S., Poole, N., van den Bold, M., Bhavani, R. V., Dangour, A. D., & Shetty, P. (2019). Leveraging agriculture for nutrition in South Asia: What do we know, and what have we learned? Food Policy, 82. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2018.10.012
Gusriani, gusriani, Indah Noviyanti, N., Wahida, wahida, & Octamelia, M. (2023). Faktor Determinan Stunting pada Balita : Tinjauan Literatur Determinant Factors of Stunting in Toddlers: A Literature Review. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 7(1). Retrieved from https://ojs.iikpelamonia.ac.id/index.php
Gusriani, G., & Wahida, W. (2023). Pelatihan dan Pendampingan Edukasi Teknik Menyusui pada Kader Pendahuluan. 3(1), 30–35.
Gusriani, G., Wahida, W., & Noviyanti, N. I. (2023). Edukasi Masyarakat Siaga (Emas) 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Borneo Community Health Service Journal, 3(2). https://doi.org/10.35334/neotyce.v3i2.4216
Kementrian Kesehatan RI. (2012). Kurikulum dan Modul Pelatihan Kader Posyandu. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Muthia, G., Edison, E., & Yantri, E. (2020). Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Stunting Ditinjau dari Intervensi Gizi Spesifik Gerakan 1000 HPK Di Puskesmas Pegang Baru Kabupaten Pasaman. Jurnal Kesehatan Andalas. https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1125
Nisbett, N., Wach, E., Haddad, L., & El Arifeen, S. (2015). What drives and constrains effective leadership in tackling child undernutrition? Findings from Bangladesh, Ethiopia, India and Kenya. Food Policy, 53. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2015.04.001
Permanasari, Y., Permana, M., Pambudi, J., Rosha, B. C., Susilawati, M. D., Rahajeng, E., … Prasodjo, R. S. (2020). Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan. https://doi.org/10.22435/mpk.v30i4.3586
Pratiwi, D. A. (2023). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI KOTA BATAM. Jurnal EL-RIYASAH, 14(1). https://doi.org/10.24014/jel.v14i1.22859
Ramadhan, K., Entoh, C., & Nurfatimah, N. (2022). Peran Kader dalam Penurunan Stunting di Desa. Jurnal Bidan Cerdas, 4(1), 53–61. https://doi.org/10.33860/jbc.v4i1.409
Ridha, A. A. (2023). Percepatan Penurunan Stunting di Kota Tarakan melalui Penguatan Kader Tim Pendamping Keluarga. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(3).
S, A. S., & Jati, S. P. (2018). Kebijakan Penyelamatan 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) dan Penurunan Stunting di Kota Semarang. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia. https://doi.org/10.14710/jmki.6.1.2018.1-7
Saupa Yuthika, N., Gusriani, G., Ayu Lestari Putri, A., Soleha, N., Regita Cahyani, R., Julia Palimbunga, S., … Yuniarsy Hartika, A. (2023). PROGRAM COMMUNITY CHALLENGE ATASI STUNTING BAGI BADUTA, ANAK YANG BERESIKO STUNTING, IBU HAMIL & IBU MENYUSUI History Artikel. Borneo Community Health Service Journal, 3(3).
Sekretariat Percepatan Pencegahan Stunting. (2019). Panduan Pemetaan Program, Kegiatan, dan Sumber Pembiayaan untuk Mendorong Konvergensi Percepatan Pencegahan. 1–38.
Teguh, M., Koesbardiati, T., Ida, R., Puspa, R., & Syafarani, Y. (2023). Dampak Budaya Adaptif dan Ideasional dalam Kasus Stunting di Indonesia. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 14(1). https://doi.org/10.46807/aspirasi.v14i1.2896
World Health Organisation. Essential nutrition actions: mainstreaming nutrition through the life-course. , World Health Organization § (2019).
Zaleha, S., & Idris, H. (2022). IMPLEMENTATION OF STUNTING PROGRAM IN INDONESIA: A NARRATIVE REVIEW. Indonesian Journal of Health Administration, Vol. 10. https://doi.org/10.20473/jaki.v10i1.2022.143-151
Zulaikha, Y., Windusari, Y., & Idris, H. (2021). Analisis Pelaksanaan Program Pencegahan Stunting. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1). https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.3007
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gusriani, Maria Imaculata Ose, Wahida, Nur Indah Noviyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


