Analisis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dengan Karakteristik Infeksius di RS X Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur Tahun 2022

Authors

  • Aulia Salma Rosyidah Universitas Negeri Malang
  • Anindya Hapsari Universitas Negeri Malang
  • Muhammad Al-Irsyad Universitas Negeri Malang
  • Agung Kurniawan Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um062v6i112024p1217-1233

Keywords:

hazardous waste, infectious waste, waste management, limbah b3, limbah infeksius, pengelolaan limbah

Abstract

Abstract: It is undeniable that as a health service facility, hospitals will also produce waste from various activities, including Hazardous and Toxic Waste (B3) which has infectious characteristics. Based on a preliminary study, it is known that as of November 2022 the total generation of B3 waste at Malang Regency has reached 84.95 tons. Of the total B3 waste, infectious waste is the most dominant, reaching 65.11 tons. Therefore, the B3 waste produced needs to be handled properly to reduce the impact that may arise. This study aims to analyze the B3 waste management process at RS X Malang Regency. The research is described descriptively with a qualitative approach. The process of collecting data through in-depth interviews, observation and document review. The results of this study indicate that in the process of managing B3 waste with infectious characteristics at Hospital X, there are four management processes that are not in accordance with PERMENLHK No. P.56 of 2015. The four processes are the protection of B3 waste management officers, B3 waste storage, B3 waste segregation and B3 waste treatment.

Abstrak: Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit juga akan menghasilkan limbah dari berbagai kegiatan, termasuk Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berkarakteristik infeksius. Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwa per November 2022 total timbulan limbah B3 di Kabupaten Malang sudah menjangkau 84,95 ton. Dimana dari total limbah B3 tersebut, limbah infeksius yang paling dominan dengan jumlah menjangkau 65,11 ton. Karena itu, limbah B3 yang dihasilkan perlu ditangani dengan baik untuk mengurangi dampak yang mungkin timbul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait proses pengelolaan limbah B3 di RS X Kabupaten Malang. Penelitian dijelaskan secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pengelolaan Limbah B3 yang memiliki karakteristik infeksius di RS X, terdapat empat proses pengelolaan yang tidak sesuai dengan PERMENLHK No. P.56 tahun 2015. Keempat proses tersebut adalah perlindungan petugas pengelola limbah B3, penyimpanan limbah B3, pemilahan limbah B3 dan pengolahan limbah B3.

References

Agustina Astuti, S. P. (2014, 01 01). Kajian Pengelolaan Limbah Di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Community Health, II, 12-20. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/jch/article/view/7692

Akhmad Rifani, S. S. (2019). Pengelolaan Limbah Medis Bahan Berbahaya dan Beracun Jenis Padat di Ru-mah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Parikesit Tenggaring Kabupaten Kutai Kartanegara. Prosid-ing Seminar Nasional Kimia 2019, 6-10. doi:ISBN 978 602 50942 2 4

Amasuomo, E., & Baird, J. (2016). The concept of waste and waste management. Journal of Management and Sustainability, 88-96. doi:10.5539/jms.v6n4p88

Anih Sri Suryani, P. P. (2021). Limbah Medis covid-19. Isu Sepekan, 1. Retrieved from https://puslit.dpr.go.id/produk/isu-sepekan

Arisma, N. (2021). Gambaran pengelolaan Limbah Medis Padat di Rumah Sakit Hi Muhammad Yusuf Klibalangan Kota Bumi Tahun 2019. Jurnal Ruwa Jurai Volume 15, Number 2, 15, No 2, 85-91. doi:http://dx.doi.org/10.26630/rj.v15i2.2808

Authority, E. P. (2019). Waste definitions. Australia Environment Protection Authority, 5-6. doi:https://www.epa.sa.gov.au/files/4771336_guide_waste_definitions.pdf

Dena Iswara, T. A. (2022). Analisis Sistem Pengelolaan Limbah B3 Medis Padat Covid-19 di RSUD Aachmad Mochtar Bukittinggi. Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L), 3, No. 1, 36-44. doi:https://doi.org/10.25077/jk3l.3.1.36-44.2022

Direktorat Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3, K. L. (2018). Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes). Peta Jalan (Roadmap), 1-140. doi:https://persi.or.id/wp-content/uploads/2018/05/roadmap_pengelolaan-lb3.pdf

Etty Lies Haryanti, R. S. (2018). Pengelolaan Limbah B3 di Kabupaten Tegal. 34-46. doi:http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/2487

Ferry Satrya Adi Nugraha, M. R. (2022). Evaluasi Pengelolaan Limbah B3 di Rumah Sakit Sebelum dan Setelah Covid-19 (Studi Kasus Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Solo). JurnalRi-setKesehatanMasyarakat2022. 2. 2, VOL 2, No. 2, 1-13. doi:https://doi.org/10.14710/jrkm.2022.14298

kehutanan, k. L. (2013). Peraturan menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 14 tahun 2013 tentang Simbol dan Label bahan Berbahaya dan Beracun. Peraturan menteri lingkungan Hidup dan Kehu-tanan. doi:https://gakkum.menlhk.go.id/assets/fileperaturan/Permen_LH_14_th_2013_Simbol_Label_B3.pdf

Kehutanan, M. L. (2015). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang tata cara dan persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas pelayanan Kesehatan. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. doi:https://rspmanguharjo.jatimprov.go.id/wp-content/uploads/2020/09/PermenLHK-Nomor-P.56-tahun-2015.pdf

Leoni Sri Utami, S. M. (2021). PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI RS “X”. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Volume 11 No 1, 171 - 178. doi:https://doi.org/10.32583/pskm.v11i1.1106

Marwah, M. H. (2021). Evaluasi Kinerja Pengelolaan Limbah Covid-19 di RSUD KH. Hayyung Kabupaten Kepulauan Selayar. HIGIENE, VOLUM E 7, NO. 1, Januari—April 2021, 32-36. doi:ISSN 2541-5301

Maulana, M. K. (2017). Pengolahan limbah padat medis dan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun di RS swasta kota jogja. The 5th URECOL Proceeding, 184-190. doi:https://scholar.google.com/scholar?cluster=10497432207869924214&hl=en&oi=scholarr

Nadya Virnanda Putri, S. A. (2022). Analisis Pengelolaan Limbah B3 Medis di Rumah Sakit X Kabupaten Mo-jokerto pada Masa Pandemi Covid-19. Sport Science and Health, 4(7), 2022, 665–679, VOL 4, NO. 7, 665-679. doi:https://doi.org/10.17977/um062v4i72022p665-679

Prasetiawan, T. (2020). Permasalahan Limbah Medis Covid-19 di Indonesia. Info Singkat Vol. XII, No. 9/I/Puslit/Mei/2020, Vol. XII No. 9, 1-6. doi:http://sdip.dpr.go.id/search/detail/cate

Pratiwi Herman, N. (2020). Analisisi Pengelolaan Limbah Medis Padat Untuk Mewujudkan Konsep Green hospital di RSUP DR. M. Djamil Padang. Dinamika Lingkungan Indonesia, Volume 7, Nomor 1, 43-52. doi:http://dx.doi.org/10.31258/dli.7.1.p.43-52

Purwanti, A. A. (2018). Pengelolaan LImbah Padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di RSUD DR. Soe-tomo Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan , Vol. 10 , No.3, 291-298. Retrieved from http://ejurnal.itats.ac.id/sntekpan/article/view/1229

Putri, A. H. (2018). Efektivitas Pengelolaan Limbah Medis Rumah Sakit Terhadap Dampak Lingkungan Hidup. Jurnal Krtha Bhayangkara, Volume 12 No. 1, 78-90 . doi:ISSN : 1978-8991

RI, k. K. (2017). Profil Kesehatan 2016. In K. K. RI, Profil Kesehatan 2016 (pp. 236-238). Jakarta: Kementri-an Kesehatan RI. doi:https://www.kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/profil-kesehatan-indonesia-2018.pdf?utm_medium=email&utm_source=transaction

RI, K. K. (2018). Profil Kesehatan 2017. In K. K. RI, Profil Kesehatan 2017 (pp. 260-263). Jakarta: Kementri-an Kesehatan RI. doi:https://www.kemkes.go.id/id/category-download/profil-kesehatan

RI, K. k. (2019). Profil Kesehatan 2018. In K. k. RI, Profil Kesehatan 2018 (pp. 302-305). Jakarta: Kementri-an kesehatan RI. doi:https://www.kemkes.go.id/id/category-download/profil-kesehatan

RI, K. K. (2020). Profil Kesehatan 2019. In K. K. RI, Profil Kesehatan 2019 (pp. 242-243). Jakarta: Kementri-an Kesehatan RI. doi:https://www.kemkes.go.id/id/category-download/profil-kesehatan

RI, K. K. (2021). Profil Kesehatan 2020. In K. K. RI, Profil Kesehatan 202 (pp. 234-236). Jakarta: Kementrian Kesehatan RI. doi:https://www.kemkes.go.id/id/category-download/profil-kesehatan

RI, K. K. (2022). Profil Kesehatan 2021. In K. K. RI, Profil Kesehatan 2021 (pp. 274-276). Jakarta: Kementri-an Kesehatan RI. doi:https://www.kemkes.go.id/id/category-download/profil-kesehatan

RI, K. L. (2021). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 6 tahun 2021 tentang tata cara pengelolaan limah bahan berbahaya dan beracun. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehu-tanan, 1-301. doi:https://jdih.menlhk.go.id/new/uploads/files/2021pmlhk006_menlhk_06082021104752.pdf

RI, P. p. (2021). Peraturan pemerintah RI no. 21 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Peraturan pemerintah RI, 1-483. doi:https://peraturan.bpk.go.id/Details/161852/pp-no-22-tahun-2021

Salma Savira Siddik, E. W. (2020). Pengelolaan Limbah B3 Di Rumah Sakit X Kota Batam. Serambi Engineer-ing, Volume V, No. 1 Januari 2020 e-ISSN : 2541-1934, 760-767. doi:https://doi.org/10.32672/jse.v5i1.1602

Sampurno, M. (2022, November 13). Setahun, Limbah B3 Faskes Capai 125 Ton. Retrieved from Jawa Pos Radar Malang: https://radarmalang.jawapos.com/malang-raya/kabupaten-malang/13/11/2022/setahun-limbah-b3-faskes-capai-125-ton/

Suryani, A. S. (2021). LIMBAH MEDIS COVID-19. Jakarta: Pusat Penelitian Badan Keahlian Sekretariat Jen-deral DPR RI. doi:http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1516239480&1&&

Titis Arumsari, T. S. (2018). Gambaran Umum Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah Tebet Tahun 2018. Environmental Occupational Health and Safety Jour-nal , Vol.1 No.1, 101-117. doi:https://doi.org/10.24853/eohjs.1.1.101-117

Trihadiningrum, A. H. (2020). Kajian Pengelolaan Limbah Padat B3 di Rumah Sakit X Surabaya. JURNAL TEKNIK ITS , Vol. 9, No. 2, 133-138. doi:http://dx.doi.org/10.12962/j23373539.v9i2.55026

Vinidia Pertiwi, T. J. (2017). Evaluasi pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sa-kit Roemani Muhammadiyah Semarang. urnal Kesehatan Masyarakat, vol. 5, no. 3, 420-430. doi:https://doi.org/10.14710/jkm.v5i3.17260

WHO. (2014). Safe management of wastes from health-care activities. Malta: WHO. doi:ISBN: 9789241548564

Downloads

Published

29-11-2024

Issue

Section

Articles