Hubungan Aktivitas Fisik, Konsumsi Natrium, dan Lingkar Perut dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Batu

Authors

  • Elsa Novitasari Universitas Negeri Malang
  • Hartati Eko Wardani Universitas Negeri Malang
  • Tika Dwi Tama Universitas Negeri Malang
  • Rara Warih Gayatri Universitas Negeri Malang
  • Anindya Hapsari Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um062v6i112024p1186-1196

Keywords:

physical activity, sodium consumption, abdominal circumference, hypertension, aktivitas fisik, konsumsi natrium, lingkar perut, hipertensi, usia produktif

Abstract

Abstract: Hypertension can attack all ages including productive age. There is a 25.8% prevalence of hypertension in people aged > 18 years in Indonesia. Several areas in East Java with an increased prevalence of hypertension, one of which is the city of Batu with a total of 23,644 cases. This study aims to find the relationship between physical activity, sodium consumption, and abdominal circumference with the incidence of hypertension, and to find the dominant variable that has a relationship with the incidence of hypertension in the productive age group. Research using cross sectional study design. The research population is people aged 15-69 years who are registered in the working area of the Batu Health Center as many as 5,846 people. A total of 70 respondents were selected by purposive sampling as the sample in the study. The independent variables of the study, namely physical activity, were collected using the IPAQ questionnaire and sodium consumption using the SQ-FFQ questionnaire, while abdominal circumference was collected through measurements using the medline. The dependent variable, namely the incidence of hypertension, was collected through measurements using a tensimeter. Data analysis was performed univariate, bivariate, through chi-square test, multivariate through multiple logistic regression tests. Statistical test results showed a significant relationship between physical activity (aOR: 17.400; 95% CI: 2.707-111.837), sodium consumption (aOR: 7.843; 95% CI: (1.916-32.108), and abdominal circumference (aOR: 6.667; 95) % CI: 1.639-27.111), with the incidence of hypertension in the working area of the Batu Health Center. The most dominant variable with the incidence of hypertension is physical activity

Abstrak: Hipertensi dapat menyerang semua umur termasuk usia produktif. Terdapat 25,8% prevalensi hipertensi masyarakat yang berumur >18 tahun di Indonesia. Beberapa wilayah di Jawa Timur dengan peningkatan prevalensi hipertensi salah satunya kota Batu dengan jumlah kasus 23.644. Penelitian ini bertujuan mencari hubungan aktivitas fisik, konsumsi natrium, dan lingkar perut dengan kejadian hipertensi, serta mencari variabel dominan yang memiliki kaitan dengan kejadian hipertensi kelompok usia produktif. Penelitian menggunakan desain studi cross sectional. Populasi penelitian yakni masyarakat usia 15-69 tahun yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Batu sebanyak 5.846 orang. Sejumlah 70 responden dipilih secara purposive sampling sebagai sampel pada penelitian. Variabel bebas penelitian yaitu aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan kuesioner IPAQ dan konsumsi natrium dengan kuesioner SQ-FFQ, sedangkan lingkar perut dikumpulkan melalui pengukuran menggunakan medline. Variabel terikat yaitu kejadian hipertensi dikumpulkan melalui pengukuran menggunakan tensimeter. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, melalui uji chi-square, multivariat melalui uji regresi logistik berganda. Hasil uji statistik memperlihatkan adanya hubungan signifikan dari aktivitas fisik (aOR: 17,400; 95% CI: 2,707-111,837), konsumsi natrium (aOR: 7,843; 95% CI: (1,916-32,108), dan lingkar perut (aOR: 6,667; 95% CI: 1,639-27,111), dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Batu. Variabel yang paling dominan dengan kejadian hipertensi ialah aktivitas fisik.

References

Aprilliyanti, D. R., & Budiman, F. A. (2020). Hubungan Asupan Natrium dengan Kejadian Hipertensi di Po-syandu Lansia Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Nutriology: Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan, 1(1), 7–11. https://doi.org/10.30812/nutriology.v1i1.729

Arifin, Z., Antari, G. Y., & Albayani, M. I. (2019). Hubungan Lingkar Perut dan Tekanan Darah Karyawan STIKES Yarsi Mataram. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 7(1), 13–17. https://doi.org/10.37824/jkqh.v7i1.2019.64

Arisman. (2018). Ilmu Gizi Obesitas, Diabetes Mellitus & Dislipidemia. Konsep, Teori dan Penanganan Ap-likatif.

Audina, R. (2019). Hubungan Asupan Natrium, Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Stres, Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Penuh Tahun 2019. So-ciety, 2(1), 1–19.

Astutik, E., Farapti, F., Tama, T. D., & Puspikawati, S. I. (2021). Differences risk factors for hypertension among elderly woman in rural and urban Indonesia. Yale Journal of Biology and Medicine, 94(3), 407–415.

Aziz, A., & Arofiati, F. (2018). Aktivitas Fisik Untuk Menurunkan Tekanan Darah. Jurnal Politeknik Kesehatan Jogjakarta, 7(1), 34–49.

Berliana, I., Irianto, T. D., & Nuryani, D. D. (2022). Hipertensi di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2022 Analysis Of Factors Related To Hypertension Incidence In Outpatient Rooms Pertamina Bintang Amin Hospital In 2022.

BPS KOTA BATU. (2022). Badan Pusat Statistik Kota Batu

Darmawan, H., Tamrin, A., & Nadimin. (2018). Asupan Natrium Dan Status Gizi Terhadap Tingkat. Media Gizi Pangan, 25, 11–17.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2019. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur., tabel 53. www.dinkesjatengprov.go.id

Eliani, N. P. A. I., Yenny, L. G. S., & Sukmawati, N. M. H. (2022). Aktivitas Fisik Sehari-hari Berhubungan dengan Derajat Hipertensi pada Pralansia dan Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Timur. Aescu-lapius Medical Journal |, 2(3), 188–194.

Fadhli, W. M. (2018). Hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa muda di Desa Lamakan Kecamatan Karamat Kabupaten Buol. Jurnal KESMAS, 7(6), 1–14.

Fitri, Y., Rusmikawati, R., Zulfah, S., & Nurbaiti, N. (2018). Asupan natrium dan kalium sebagai faktor penyebab hipertensi pada usia lanjut. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 3(2), 158. https://doi.org/10.30867/action.v3i2.117

Fitria, L. (2022). Risiko Kejadian Hipertensi Desa Purwodadi Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat (J-KESMAS), 08(1), 73–82.

Fitriani, F., Marlina, Y., Roziana, R., & Yulianda, H. (2019). Gambaran Asupan Natrium, Lemak Dan Serat Pada Penderita Hipertensi Di Kelurahan Tanjung Gading Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hu-lu. Jurnal Proteksi Kesehatan, 7(1), 01–08. https://doi.org/10.36929/jpk.v7i1.123

Haqiqi, I. Al, Kinanti, R. G., & Andiana, O. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik dan Lingkar Perut dengan Kejadi-an Hipertensi Pada Perempuan di Malang Raya. 4681, 51–57.

Hidayat, R., & Agnesia, Y. (2021). Faktor Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Di Desa Pulau Jambu Uptd Blud Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Jurnal Ners, 5(1), 8–19.

Himmah, A. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh (Imt), Lingkar Pinggang, dan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah Pada Pegawai Yayasan Ihya’ Ulumuddin Kudus.

Karim, N.A., Onibala, F., dan Kallo, & V. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Derajat Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Tagulandang Kabupaten Sitaro. Jurnal Keperawatan, 6(1), 1–6.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. 1–85.

Laurensia, E. (2022). Program Intervensi Pencegahan Peningkatan Kasus Hipertensi di Wilayah Kerja Pusk-esmas Sindang Jaya. Pengabdian Kepada Masyarakat, 02(02), 9–25.

Lay, G. L., Wungouw, H. P. L., & Kareri, D. G. R. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Wanita Pralansia di Puskesmas Bakunase. Cendana Medical Journal (CMJ), 18(3), 464–471. http://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/2653

Mafaza, R. L. B. W., & Adriani, M. (2016). Analisis Hubungan Antara Lingkar Perut, Asupan Lemak, Dan Rasio Asupan Kalsium Magnesium Dengan Hipertensi. Media Gizi Indonesia, 11, 127–134.

Mairiza Putri, R., Abdullah, A., & Hermansyah. (2020). Faktor Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Pesisir Di Kota Banda Aceh. Jurnal Aceh Medika, 5(2), 12–24. www.jurnal.abulyatama.ac.id/acehmedika

Marleni, L. (2020). Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Hipertensi Di Puskesmas Kota Palembang. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 15(1), 66–72.

Nuraini, B. (2015). Risk Factors of Hypertension. J Majority, 4(5), 10–19.

Puspita, P. M. (2018). Hubungan Indeks Massa Tubuh (Imt) Dan Lingkar Perut Dengan Kejadian Indikasi Hipertensi Berdasarkan Kunjungan Ke Posbindu Ptm Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Patihan. Journal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1–59. http://repository.stikes-bhm.ac.id/id/eprint/318

Rachmawati, F. S. (2020). Hubungan Antara Lingkar Perut dengan Kejadian Hipertensi: Kajian Literatur. 1–9.

Rosidin, U., Sumarni, N., & Suhendar, I. (2019). Penyuluhan tentang Aktivitas Fisik dalam Peningkatan Status Kesehatan. Media Karya Kesehatan, 2(2), 108–118. https://doi.org/10.24198/mkk.v2i2.22574

Sari, E. I., Utami, K. D., & Resky, S. (2022). Hubungan Tingkat Konsumsi Lemak dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Rapak Mahang Tengga-rong. Formosa Journal of Science and Technology, 1(5), 447–458. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i5.1231

Sari, M. K., Lipoeto, N. I., & Herman, R. B. (2016). Artikel Penelitian Hubungan Lingkar Abdomen (Lingkar Pe-rut) dengan Tekanan Darah. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(2), 456–461.

Septyaningrum, N., & Martini, S. (2014). Lingkar Perut Mempunyai Hubungan Paling Kuat dengan Kadar Gula Darah. Jurnal Berkala Epidemiologi, 2(1), 48–58.

Sihotang, M. (2019). hubungan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan darah Pada Orang Dewasa. CHMK Nursing Scientific Journal, 4(1), 88–100.

Sumarta, N. H. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik Sehari-Hari Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia di Kota Batu. (Skripsi), 1–104.

Syarifudin, A., & Nurmala, E. E. (2015). Hubungan Antara Lingkar Pinggang dan Indeks Massa Tubuh dengan Hipertensi Pada Polisi Laki-Laki di Purworejo, Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan, VI, 178–182.

Tumanduk, W. M., Nelwan, J. E., & Asrifuddin, A. (2019). Faktor-faktor risiko hipertensi yang berperan di Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi. E-CliniC, 7(2), 119–125. https://doi.org/10.35790/ecl.v7i2.26569

Tunnur, R. (2021). Hubungan Pengetahuan, Asupan Natrium Dan Kalium Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu Tahun 2021. 15(2), 1–23.

Zuhartul Hajri, H. (2021). Gaya Hidup Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 16(2), 326–330. https://doi.org/10.36911/pannmed.v16i2.1123

Downloads

Published

29-11-2024

Issue

Section

Articles