Survei Keterampilan Gerak Dasar pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.17977/um062v3i72021p440-450Keywords:
keterampilan gerak dasar, lokomotor, nonlokomotor, manipulative, fundamental movement skills, locomotor, nonlocomotorAbstract
Abstract: Basic motion skills (locomotor, non locomotor, and manipulative) that have been taught at the elementary school level as the basis for performing more complex motion skills (sports branches) at the junior high school level. However, based on preliminary observations on grade VII students at SMP UM Malang, many students have difficulty doing practice on basic technical skills for running, jumping and jumping during physical education learning and the results of interviews with PJOK teachers obtained information that the teacher had never held a test basic motion skills (locomotor, non locomotor and manipulative motion). The purpose of this research is to obtain and study the ability of students' basic movement skills. This study uses a quantitative descriptive form design with survey methods. The instrument used in the form of tests of basic movement skills and non-forms of observation tests. The collected data were analyzed using quantitative descriptive statistical techniques. The results of the analysis of basic motion skills test data (1) locomotor is included in the good enough category, (2) non locomotor is included in the good enough category, and (3) manipulative is included in the good enough category. The conclusion of the research result is that basic movement skills (locomotor, non locomotor, and manipulative) in class VII students at SMP Laboratorium UM Malang city are categorized as good enough.
Abstrak: Keterampilan gerak dasar (lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif) yang sudah diajarkan pada jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) sebagai dasar untuk melakukan keterampilan gerak yang lebih kompleks (cabang olahraga) pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Namun berdasarkan observasi awal pada siswa kelas VII di SMP laboratorium UM Kota Malang menunjukkan banyak siswa mengalami kesulitan dalam melakukan praktik tentang materi keterampilan teknik dasar lari, loncat dan lompat pada saat pembelajaran pendidikan jasmani dan hasil wawancara dengan guru PJOK didapatkan informasi bahwa guru belum pernah mengadakan tes keterampilan gerak dasar (gerak lokomotor, non lokomotor dan manipulatif). Tujuan penelitian ini memperoleh dan mengkaji kemampuan keterampilan gerak dasar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan bentuk deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Instrumen yang digunakan berupa tes bentuk keterampilan gerak dasar dan non-tes bentuk observasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistika deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data tes keterampilan gerak dasar (1) lokomotor termasuk dalam kategori cukup baik, (2) nonlokomotor termasuk dalam kategori cukup baik, dan (3) manipulatif termasuk kategori cukup baik. Simpulan hasil penelitian yaitu keterampilan gerak dasar (lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif) pada siswa kelas VII di SMP Laboratorium UM tergolong dalam kategori cukup baik.
References
Anhar & Irwan. (2017). Hubungan Kecepatan Lari dengan Keterampilan Menggiring Bola Bola Dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 1 Sape Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Olahraga, 7(1), 8–15.
Ardhika, D. F. (2015). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Gerak Dasar Lompat Melalui Modifikasi Permainan Tradisional Engklek Pada Siswa Kelas II SD Negeri 2 Jeruk Kabupaten Blora Tahun 2013/2014. Journal of Physical Education, Sport, Health, and Recreations, 4(1), 1503–1508. https://doi.org/10.15294/active.v4i1.4557
Arif, Z. (2017). Survei Kemampuan Gerak Lokomotor pada Siswa Kelas VII SMP Darussalam Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Skripsi tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang.
Bakhtiar, S. (2015). Merancang Pembelajaran Gerak Dasar Anak. In Merancang Pembelajaran Gerak Dasar Anak. Retrieved from http://repositiry.unp.ac.id/65/1/SYAHRIAL BAKHTIAR BUKU 1.pdf.
Baqiyudin, G., & Sudarsono. (2013). Perbandingan Metode Pembelajaran Whole Practice Dan Part Practice Terhadap Hasil Belajar Dribbling Bolabasket (Studi Pada Siswa Kelas Vii Smpn 1 Jogoroto Jombang). Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 01(1), 252–254.
Buchur, A. (2018). Survei Tingkat Keterampilan Gerak (Motor Ability) Siswa Putra Kelas Viii Tingkat Sltp Se-Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Tahun Ajaran 2017/2018. Jurnal Simki-Techsain, 2(5), 1–12. Retrieved from http://simki.unpkediri.ac.id/detail/13.1.01.09.0116
Budiono, A., Simanjuntak, V., & Yunitaningrum, W. (2013). Survey Kemampuan Gerak Dasar pada Siswa-siswi Kelas V Sekolah Dasar Negeri 7 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 3(6).
Burstiando, R., & Kholis, M. N. (2017). Permainan Invasi Dan Permainan Netting Untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Fundamental Siswa Sd Negeri Se Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Jurnal Pembelajaran Olahraga, 3(2), 167–177. https://doi.org/10.1097/00001888-199401000-00014
Dongoran, B. (2013). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing dalam Permainan Bola Basket Melalui Keterampiln Dasar Lempar Tangkap Bola. Jurnal Handayani PGSD FIP Unimed, 1(1), 86–96. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Fadilah, M., & Wibowo, R. (2018). Kontribusi Keterampilan Gerak Fundamental Terhadap Keterampilan Bermain Small-Sided Handball Games. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 3(1), 60–68. https://doi.org/10.17509/jpjo.v3i1.7667
Hanief, Y. N. (2015). embentuk Gerak Dasar pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional. Jurnal Sportif, 1(1), 60. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v1i1.575
Jamilah, G., & Nugraheni, W. (2017). Hubungan antara Fleksibilitas Otot Perut dengan Keterampilan Gerak Dasar Kayang dalam Senam Artistik. Hubungan Antara Fleksibilitas Otot Perut Dengan Keterampilan Gerak Dasar Kayang Dalam Senam Artistik, 7(2), 56–59. https://doi.org/10.15294/miki.v7i2.12148
Nurfa, I. & Hasibuan, R. (2017). Meningkatkan Kemampuan Melompat Melalui Permainan Modifikasi Balon Pada Anak Kelompok A TK Pancamurni I Kertosono Kabupaten Nganjuk. Jurnal PAUD Teratai, 6(3), 1–6.
Nusufi, M. (2016). Hubungan Keterampilan Motor Ability dengan Keterampilan Bermain Sepak Bola Pada Klub Himadirga Unsyiah. Jurnal Pedagogik Keolahragaan, 02(01), 1–10. Retrieved from https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpor/article/view/5404
Pradana, A. (2019). Pengaruh Pembelajaran Metode Drill Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Lempar Bola Softball Kelas 7 Smp Negeri 1 Kota Malang. Jurnal Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia, 3(2), 121–129. Retrieved from http://dx.doi.org/10.17977/um040v3i2p121-129
Reval, R. (2013). Pengaruh Latihan Back Up Terhadap Kemampuan Heading dalam Permainan Sepak Bola pada Siswa MTs Alkhairaat Pinotu Kabupaten Parigi Moutong. Tadulako Jurnal Sport Sciences And Physical Education, 1(3), 1–15.
Riyanto, S. (2017). Upaya Meningkatkan Gerak Lokomotor Lari 40 Meter Melalui Metode Picture and Picture kelas IIA SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6(3). https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Sepriadi, S. (2017). Kontribusi status gizi dan kemampuan motorik terhadap kesegaran jasmani siswa sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 194–2016. https://doi.org/10.21831/jk.v5i2.15147
Sidharta, Y. (2017). Survei Kemampuan Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor dan Mnipulatif Siswa Kelas III SD 1 Patokpicis Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Universitas Negeri Malang.
Wijayanti, D. & Suntado, A. 2017. Upaya Meningkatkan Pemahaman Gerak Dasar Lempar Lembing Melalui Penerapan Lembing Modifikasi Dalam Pembelajaran Atletik. TEGAR: Jurnal of Teaching Physical Education in Elementary School, 1(1), 14-24. https://doi.org/10.17509/tegar.v1i1.8652.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


