Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa (TKJI) dalam Pembelajaran Daring pada Kelas X SMAN 1 Pace Kab. Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.17977/um062v6i22024p171-179Keywords:
transition, online, TKJI, PJOK, survey, transisi, daring, surveiAbstract
Abstract: It is important for teachers to pay attention to aspects that affect students when changes in the learning atmosphere are different from usual to optimize students' abilities and knowledge in learning. This study aims to determine the level of physical fitness of class X students at SMA Negeri 1 PACE Kab. Sleep before and after the COVID-19 pandemic. This research method is descriptive with a survey method approach. The results obtained from the different tests that have been carried out show significant differences in TKJI scores before and after the COVID-19 pandemic for students at SMA Negeri 1 Pace. In addition, in the average comparison shown, there was a decrease in TKJI scores for SMAN 1 Pace students from the average score that was previously Moderate (S) decreased when after the COVID-19 pandemic it became Less than Very Less (KS). This also happened to the Pace 1 Public High School students, whose average score was from Less (K) which dropped to Less than Once (KS) during the COVID-19 pandemic.
Abstrak: Penting bagi guru untuk memperhatikan aspek yang mempengaruhi siswa disaat perubahaan suasana pembelajaran berbeda dari biasanya untuk mengoptimalkan kemampuan serta pengetahuan siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 PACE Kab. Nganjuk sebelum dan setelah terjadinya pandemi COVID-19. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan metode survei. Hasil yang didapatkan dari uji beda yang telah dilakukan terdapat perbedaan signifikan pada skor TKJI sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 pada siswa dan siswi SMA Negeri 1 Pace. Selain itu dalam perbandingan rata-rata yang ditunjukkan, terdapat penurunan skor TKJI pada siswa SMAN 1 Pace dari rata-rata skor yang sebelumnya Sedang (S) menurun ketika setelah pandemi COVID-19 menjadi Kurang Sekali (KS). Hal ini juga terjadi pada siswi SMA Negeri 1 Pace yang sebelumnya skor rata-rata berada pada nilai Kurang (K) turun menjadi Kurang Sekali (KS) pada pandemi COVID-19.
References
A Muri Yusuf. (2013). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan Penelitian Gabungan (Pertama). Jakarta: Renika Cipta.
Anas Sudjiono. (2010). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.
Arikunto. S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan PraktikProsedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.
Budiwanto, S. (2017). Metode Statistika untuk Mengelola Data Keolahragaan. Malang: UM Press.
Cahyani, I. S. (2016). Pentingnya Mengenali Gaya Belajar Siswa dalam Kegiatan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Universitas Negeri Malang, 1–9.
Rianti. (2016). Tingkat Kesegaran Jasmani Calon Paskibraka Kabupaten Sleman Tahun 2017. Jurnal Olahraga Dan Seni, 4, 2.
Riduwan. (2014). Metode & Teknik Penyusunan Proposal Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Soraya Djamilah, & Ahmad Lazwardi. (2020). Pembelajaran Daring Struktur Aljabar dan Analisis Real Pada Masa Pandemi. JARTIKA Jurnal Riset Teknologi Dan Inovasi Pendidikan, 3(2), 403–409. https://doi.org/10.36765/jartika.v3i2.304
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Winarno, M. E. (2013). Metodologi Penelitian Dalam Pendidikan Jasmani. Malang: Universitas Negeri Malang (UM Press).
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


