Analisis Faktor Risiko Tuberkulosis Berdasarkan Sistem Informasi Tuberkulosis di Kabupaten Malang Tahun 2020-2021

Authors

  • Cendani Kusuma Ayu Universitas Negeri Malang
  • Hartati Eko Wardani Universitas Negeri Malang
  • Lucky Radita Alma Universitas Negeri Malang
  • Rara Warih Gayatri Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um062v5i42023p447-463

Keywords:

tuberculosis, risk factors, tuberculosis system information, faktor risiko, sistem informasi tuberkulosis

Abstract

Abstract: Indonesia is ranked third in the world as a country with the highest tuberculosis caseload. Malang Regency is one of the priority areas for tuberculosis in Indonesia. A host is affected by tuberculosis. Factors related to the host include age, sex, Human Immunodeficiency Virus (HIV) status, history of diabetes mellitus, and history of previous treatment. This study aims to determine the factors associated with the incidence of tuberculosis in Malang Regency based on Tuberculosis Information System data for 2020-2021. The sample size is 1,266 using cross-sectional as a study design. Data analysis in this study used univariate analysis, bivariate analysis with Chi-Square Test, and multivariate analysis with the Multiple Logistic Regression Test. The results obtained from this study were age (p equal to 0.000), gender (p equal to 0.497), HIV status (p equal to 0.003), history of diabetes mellitus (p equal to 0.000), and history of previous treatment (p equal to 0.265). The conclusions of this study indicate that age, Human Immunodeficiency Virus (HIV) status, and history of diabetes mellitus are associated with the incidence of tuberculosis. While gender and previous medical history were not related to the incidence of tuberculosis. History of diabetes mellitus OR equal to 2.575 (95 percent CI; 1.786-3.711) is the most dominant risk factor associated with the incidence of tuberculosis.

Abstrak: Indonesia ditempatkan di peringkat ketiga di dunia sebagai negara dengan beban kasus tuberkulosis tertinggi. Kabupaten Malang merupakan salah satu wilayah prioritas tuberkulosis di Indonesia. Host merupakan pejamu yang mempengaruhi penyakit tuberkulosis. Faktor yang berkaitan dengan pejamu (host) antara lain usia, jenis kelamin, status Human Immunodeficiency Virus (HIV), riwayat diabetes melitus, dan riwayat pengobatan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis di Kabupaten Malang berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis tahun 2020-2021. Sampel berjumlah 1.266 dengan menggunakan cross sectional sebagai desain studi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan Uji Chi-Square, dan analisis multivariat dengan Uji Regresi Logistik Ganda. Diperoleh hasil dari penelitian ini variabel usia (p sama dengan 0,000), jenis kelamin (p sama dengan 0,497), status HIV (p sama dengan 0,003), riwayat diabetes melitus (p sama dengan 0,000), dan riwayat pengobatan sebelumnya (p sama dengan 0,265). Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia, status Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan riwayat diabetes melitus berhubungan dengan kejadian tuberkulosis. Sementara faktor jenis kelamin dan riwayat pengobatan sebelumnya tidak berhubungan dengan kejadian tuberkulosis. Riwayat diabetes melitus OR sama dengan 2,575 (CI 95 persen;1,786-3,711) merupakan faktor risiko yang paling dominan berhubungan dengan kejadian tuberkulosis.

References

Adigun, R., & Singh, R. (2022). Tuberculosis. StatPearls.

Agyeman, A. A., & Ofori-Asenso, R. (2017). Tuberculosis—an overview. Journal of Public Health and Emergency, 1(January), 7–7. https://doi.org/10.21037/jphe.2016.12.08

Ahmad, T., Jadoon, M. A., Haroon, & Khattak, M. N. K. (2016). Prevalence of sputum smear positive pulmonary tuberculosis at Dargai, District Malakand, Pakistan: A four year retrospective study. Egyptian Journal of Chest Diseases and Tuberculosis, 65(2), 461–464. https://doi.org/10.1016/j.ejcdt.2015.12.004

Alexander, L. K., Lopes, B., Ricchetti-Masterson, K., & Yeatts, K. B. (2015). Second Edition of the ERIC Notebook: Cross-sectional Studies. ERIC Notebook, 1–5. https://sph.unc.edu/files/2015/07/nciph_ERIC8.pdf

Alyensi, F. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberculosis Multi Drug Resistance (TB MDR) Di Poliklinik TB MDR Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2014-2015. Jurnal Proteksi Kesehatan, 6(2), 132–139. https://doi.org/10.36929/jpk.v6i2.77

Amir Supriadi, Dewi, R., & Mahmudin, N. H. (2019). Metodologi Penelitian. Indonesia Sport, 2(1), 28–36. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/isj%0A28

Anisah, A., Sumekar, D. W., & Budiarti, E. (2021). Hubungan Demografi dan Komorbid dengan Kejadian Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 568–574. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.655

Araia, Z. Z., Mesfin, A. B., Mebrahtu, A. H., Tewelde, A. G., Osman, R., & Tuumzghi, H. A. (2021). Diabetes mellitus and its associated factors in tuberculosis patients in Maekel region, eritrea: Analytical cross-sectional study. Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity: Targets and Therapy, 14, 515–523. https://doi.org/10.2147/DMSO.S293557

Badan Pusat Statistik. (2019). Booklet Agustus 2019 Survei Angkatan Kerja Nasional. Survei Angkatan Kerja Nasional, 19. https://www.bps.go.id/publication/2019/12/10/680c34c3a8c4955c235892c9/booklet-survei-angkatan-kerja-nasional-agustus-2019

Batti, H. T., Ratag, Budi, T., & Umboh, J. (2013). Analisis Hubungan Antara Kondisi Ventilasi, Kepadatan Hunian, Kelembaban Udara, Suhu, dan Pencahayaan Alami Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Kota Palopo. E-Journal UNSRAT, 1(1), 1.

Bialvaei, A. Z., Asgharzadeh, M., Aghazadeh, M., Nourazarian, M., & Kafil, H. S. (2017). Challenges of tuberculosis in Iran. Jundishapur Journal of Microbiology, 10(3). https://doi.org/10.5812/jjm.37866

Butiop, H. M. L., Kandou, G. D., & Palandeng, H. M. F. (2015). Hubungan Kontak Serumah, Luas Ventilasi, Dan Suhu Ruangan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Desa Wori. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Tropik , 3(4a), 241–248.

Cahyati, W. H., & Muna, N. (2019). Determinan Kejadian Tuberkulosis pada Orang dengan HIV/AIDS. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 3(2), 168–178.

Christian, A. (2017). Analisis Pengaruh Kepemimpinan dan Gender terhadap Kinerja Karyawan PT City Era Abadi. Agora, 5(3).

Dewi, N. K. A., Sukarsa, I. K. G., & Srinadi, I. G. A. (2020). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Penyebaran Penyakit Tuberkulosis (TBC) Di Provinsi Jawa Barat. E-Jurnal Matematika, 9(3), 165. https://doi.org/10.24843/mtk.2020.v09.i03.p294

Dewi, R., Eka Putra, I. W. . A., Sagung Sawitri, A. A., & Pradnyaparamita Duarsa, D. (2017). Risk Factors of Pulmonary Tuberculosis Among Diabetes Mellitus Patients in Denpasar City. Public Health and Preventive Medicine Archive, 5(1), 24. https://doi.org/10.24843/phpma.2017.v05.i01.p04

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. (2021). Laporan Tahunan Tuberkulosis Tahun 2021. 1–35.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2019. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, 1–228. www.dinkesjatengprov.go.id

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2021). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2020. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, 1–238. www.dinkesjatengprov.go.id

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2022). Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2021.

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. (2013). Petunjuk Teknis Manajemen dan Tata Laksana Tuberkulosis Anak. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dotulong, J. F. ., Sapulete, M. R., & Kandou, G. D. (2015). Hubungan Faktor Risiko Umur, Jenis Kelamin, dan Kepadatan Hunian dengan Kejadin TB paru di Desa Wori. Jurnal Kedokteran Tropik, 1(3), 1–10.

Duarte, R., Lönnroth, K., Carvalho, C., Lima, F., Carvalho, A. C. C., Muñoz-Torrico, M., & Centis, R. (2018). Tuberculosis, social determinants and co-morbidities (including HIV). Pulmonology, 24(2), 115–119. https://doi.org/10.1016/j.rppnen.2017.11.003

Fahdhienie, F., Agustina, A., & Ramadhana, P. V. (2020). Analisis Faktor Risiko Terhadap Kejadian Penyakit Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Pidie Kabupaten Pidie Tahun 2019. Sel Jurnal Penelitian Kesehatan, 7(2), 52–60. https://doi.org/10.22435/sel.v7i2.3735

Fahmi, N., Utarini, A., & Lazuardi, L. (2016). Pemanfaatan dan Penggunaan Sistem Elektronik Tuberkulosis. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat Journal of Information Systems for Public Health, 1(3), 1–7.

Fahreza, E. U., Waluyo, H., & Novitasari, A. (2012). Hubungan antara Kualitas Fisik Rumah dan Kejadian Tuberkulosis Paru dengan Basil Tahan Asam positif di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Semarang. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah, 1(1), 9–13.

Heemserk, D., Caws, M., Marais, B., & Farrar, J. (2015). Tuberculosis in Adults and Children. In SpringerBriefs. https://doi.org/10.1007/978-3-319-19132-4

Irwan. (2017). Epidemiologi Penyakit Menular. In Pengaruh Kualitas Pelayanan… Jurnal EMBA (Vol. 109, Issue 1).

Isnainy, U. C. A. S., Sakinah, S., & Prasetya, H. (2020). Hubungan efikasi diri dengan ketaatan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada penderita tuberkulosis paru. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(2), 219–225. https://doi.org/10.33024/hjk.v14i2.2845

Kadir. (2016). Statistika Terapan: Konsep, Contoh dan Analisis Data degnan Program SPSS/Lisrel dalam Penelitian (Vol. 15, Issue 2).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. 1–139.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. https://doi.org/10.1524/itit.2006.48.1.6

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022a). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022b). Sistem Informasi Tuberkulosis. http://sitb.id/sitb/about#:~:text=Software Sistem Informasi TB (SITB,dan Kementrian Kesehatan%2C untuk melakukan

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 67 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis. https://doi.org/10.1056/nejm195106282442609

Kurniawaty, E. (2016). Diabetes Mellitus. Evi Kurniawaty JUKE, 4(7), 114–119.

Lasut, E. E., Ogi, V. P. K. L., & Ogi, I. W. J. (2017). Analisis Perbedaan Kinerja Pegawai Berdasarkan Gender, Usia Dan Masa Kerja (Studi Pada Dinas Pendidikan Sitaro). Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 5(3), 2771–2780.

Maria, L. (2016). Identifikasi Faktor RisikoTerjadinya TB MDR pada Pasien TB di Madiun. 10–28. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/4428/2/BAB 2.pdf

Marlinae, L., Arifin, S., Noor, I. H., Rahayu, A., Zubaidah, T., & Waskito, A. (2019). Desain Kemandirian Pola Perilaku Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita TB Anak Berbasis Android. In CV Mine.

Masturoh, I., & Anggita, N. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. In Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan (1st ed.). Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Mohammed, B. A., Al-Salihi, S. S., & Hussein, I. M. S. (2018). Tuberculosis correlation with age and gender in Kirkuk City-Iraq. Journal of Global Pharma Technology, 10(11), 599–602.

Muchtar, N. H., Herman, D., & Yulistini, Y. (2018). Gambaran Faktor Risiko Timbulnya Tuberkulosis Paru pada Pasien yang Berkunjung ke Unit DOTS RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(1), 80. https://doi.org/10.25077/jka.v7.i1.p80-87.2018

Nafsi, A. Y., & Rahayu, S. R. (2020). Analisis Spasial Tuberkulosis Paru Ditinjau dari Faktor Demografi dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga di Wilayah Pesisir. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1), 72–82. https://doi.org/10.15294/jppkmi.v1i1.41419

Narasimhan, P. ., Wood, J. ., MacIntyre, C. R. ., & Mathai, D. . (2013). Review article risk factors for tuberculosis. Pulmonary Medicine, 2013, 1–11.

Noveriansyah, K., Putra, E., Safira, L., Faranita, T., Studi, P., Kedokteran, S., Kedokteran, F., Pembangunan, U., Anak, D., Kedokteran, F., Pembangunan, U., & Belakang, L. (2020). Perbandingan Angka Kejadian TBC pada Anak Usia 10-14 Tahun dengan Riwayat Imunisasi Bacillus Calmette-Guérin. 240–244.

Nugrahaeni, D. K., & Malik, U. S. (2013). Analisis Penyebab Resistensi Obat Anti Tuberkulosis. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 113–120.

Nur’aini, Suhartono, & Raharjo, M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis: Sebuah Review. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(1), 20–25. http://journalsanitasi.keslingjogja.net/index.php/sanitasi

Nurjana, M. A. (2015). Faktor Risiko Terjadinya Tuberculosis Paru Usia Produktif ( 15-49 Tahun ) Di Indonesia Risk Factors of Pulmonary Tuberculosis on Productive Age 15-49 Years. Media Litbangkes, 25(3), 165–170.

Nurmala, P., Habib, I., Nugroho, H., Sakit, R., Ario, P., Salatiga, W., & Tengah, J. (2019). Hubungan Riwayat Pengobatan Tuberkulosis dengan Insidensi Multidrugs Resistant Tuberculosis ( MDR TB ). 38.

Nurwanti, & Wahyono, B. (2016). Hubungan Antara Faktor Penjamu ( Host ) Dan Faktor Lingkungan ( Environment ) Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Kambuh ( Relaps ) Di Puskesmas Se-Kota Semarang. Public Health Perspective Journal, 1(1), 77–87.

Nuzzillah, N. A., & Sukendra, D. M. (2017). Analisis Pengetahuan Dan Sikap Narapidana Kasus Narkoba Terhadap Perilaku Berisiko Penularan Hiv/Aids. JHE (Journal of Health Education), 2(1), 11–19.

Pai, M., Behr, M. A., Dowdy, D., Dheda, K., Divangahi, M., Boehme, C. C., Ginsberg, A., Swaminathan, S., Spigelman, M., Getahun, H., Menzies, D., & Raviglione, M. (2016). Tuberculosis. Nature Reviews Disease Primers, 2(April 2018). https://doi.org/10.1038/nrdp.2016.76

Pangaribuan, L., Kristina, K., Perwitasari, D., Tejayanti, T., & Lolong, D. B. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis pada Umur 15 Tahun ke Atas di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(1), 10–17. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i1.2594

Pradipta, A., Sudaryo, M. K., & Rusli, A. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Infeksi Oportunistik Tuberkulosis pada Pasien HIV di RSPI Sulianti Saroso Tahun 2015-2019. The Indonesian Journal of Infectious Diseases, 6(2), 18. https://doi.org/10.32667/ijid.v6i2.104

Pralambang, S. D., & Setiawan, S. (2021). Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis di Indonesia. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(1), 60. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v2i1.4660

Pramono, J. S. (2021). Tinjauan Literatur : Faktor Risiko Peningkatan Angka Insidensi Tuberkulosis. Jurnal Ilmiah Pannmed, 16(1), 106–113. http://ojs.poltekkes-medan.ac.id/pannmed/article/view/1006

Rahmah, S. L. S. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konversi Kultur Sputum Pasien Multi Drug Resistan Tuberculosis (MDR-TB) Di Rumah Sakit Paru Dr. M Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua Bogor Tahun 2015-2016. 152(3), 28. file:///Users/andreataquez/Downloads/guia-plan-de-mejora-institucional.pdf%0Ahttp://salud.tabasco.gob.mx/content/revista%0Ahttp://www.revistaalad.com/pdfs/Guias_ALAD_11_Nov_2013.pdf%0Ahttp://dx.doi.org/10.15446/revfacmed.v66n3.60060.%0Ahttp://www.cenetec.

Rahmatulloh, Y. Y., & Saefulloh, A. (2022). Hubungan Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di RSUD Al-Ihsan Bandung. Bandung Conference Series: Medical Science, 480–486.

Rahmi, A., & Roslina, A. (2021). FAKTOR - FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU KASUS KAMBUH DI RUMAH SAKIT KHUSUS PARU MEDAN. JURNAL ILMIAH SIMANTEK, 5(4), 28–34.

Rokhmah, D. (2013). Gender dan Penyakit Tuberkulosis: Implikasinya Terhadap Akses Layanan Kesehatan Masyarakat Miskin yang Rendah. Kesmas: National Public Health Journal, 7(10), 447. https://doi.org/10.21109/kesmas.v7i10.3

Romadhan S, S., Haidah, N., & Hermiyanti, P. (2019). Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Babana Kabupaten Mamuju Tengah. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2). https://doi.org/10.31602/ann.v6i2.2680

Saleh, A., Narmawan, & Narmi. (2020). Survey Suspect Tuberculosis Multi Drug Resisten (TB MDR) Di Kabupaten Konawe Kepulauan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 16(2), 142–148.

Samosir, E. (2020). Konsep Peran Keluarga Dalam Pencegahan Adverse Events Pada Penyakit Menular. http://dx.doi.org/10.31219/osf.io/2jxaw

Sangadji, N. W., & Kusnanto, H. (2020). Pengaruh Riwayat Kontak dan Karakteristik Anak pada Kasus Tuberkulosis di Kota Salatiga Tahun 2017. Indonesian of Health Information Management Journal, 8(2), 59–63.

Sasmita, S., Junaid, J., & Ainurafiq, A. (2017). Pola Spasial Kejadian Tb Paru Bta Positif Di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Tahun 2013-2015. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah, 2(6), 198279.

Sianturi, R. (2014). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kekambuhan TB Paru (Studi Kasus di BKPM Semarang Tahun 2013). Unnes Journal of Public Health, 3(1), 1–10.

Sirait, D., Pakpahan, E., & Tarigan, J. (2019). Hubungan Antara Kejadian Multi-Drug Resistan Tuberculosis (TB-MDR) Terhadap Penderita Diabetes Melitus. 12(1), 34–40.

Snow, K. J., Sismanidis, C., Denholm, J., Sawyer, S. M., & Graham, S. M. (2018). The incidence of tuberculosis among adolescents and young adults: A global estimate. European Respiratory Journal, 51(2). https://doi.org/10.1183/13993003.02352-2017

Soares, V. M., de Almeida, I. N., Figueredo, L. J. de A., Haddad, J. P. A., de Oliveira, C. S. F., Carvalho, W. da S., & de Miranda, S. S. (2020). Factors associated with tuberculosis and multidrug-resistant tuberculosis in patients treated at a tertiary referral hospital in the state of Minas Gerais, Brazil. Jornal Brasileiro de Pneumologia, 46(2), 1–8. https://doi.org/10.36416/1806-3756/e20180386

Sunarmi, S., & Kurniawaty, K. (2022). Hubungan Karakteristik Pasien TB Paru Dengan Kejadian Tuberkulosis. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), 182–187. https://doi.org/10.36729/jam.v7i2.865

Tandra. (2018). Diabetes Bisa Sembuh (Petunjuk Praktis Mengalahkan dan Menyembuhkan Diabetes). Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Utami, D. A., Purniti, N. P. S., Subanada, I. B., & MM, A. S. (2021). Faktor Risiko Infeksi Tuberkulosis Milier dan Ekstraparu pada Anak Penderita Tuberkulosis. Sari Pediatri, 22(5), 290. https://doi.org/10.14238/sp22.5.2021.290-6

Utami, F., Salam, A., & Handoko, W. (2014). Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Dan Tingkat Kepositifan Dengan Konversi Basil Tahan Asam Pasien Tuberkulosis Di Unit Pengobatan Penyakit Paru-Paru Pontianak Periode 2009-2012.

Utomo, R., Nugroho, H. K. H., & Margawati, A. (2016). Hubungan Antara Status Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Status Tuberkulosis Paru Lesi Luas. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 1536.

Venturini, E., Turkova, A., Chiappini, E., Galli, L., Maurizio de Martino, & Thorne, C. (2014). Tuberculosis and HIV Co-Infection in Children. BMC Infectious Diseases, 14(55), 1505–1513. https://doi.org/10.1097/QAD.0b013e328348fafd

Widiastuti, E. N., Subronto, Y. W., & Promono, D. (2017). Tuberculosis di Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta. Journal of Community Medicine and Public Health, 33(7), 325–330.

Wijaya, I. M. K. (2013). Infeksi HIV ( Human Immunodeficiency Virus ) Pada Penderita Tuberkulosis. Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA III, 3, 295–303. http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/semnasmipa/article/view/2721/2301

Wijayanti, A. E., & Handari, M. (2015). Analisis Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di Kabupaten Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. 8–29. http://jurnal.stikeswirahusada.ac.id/jkm/article/download/155/117

Wijayanto, A., Burhan, E., & Nawas, A. (2015). Faktor terjadinya tuberkulosis paru pada pasien diabetes melitus tipe 2. J Respir Indo, 35(1), 1–11.

World Health Organization. (2019). GLOBAL TUBERCULOSIS REPORT 2019.

World Health Organization. (2020). Global Tuberculosis Report 2020. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(00)58733-9

World Health Organization. (2021). Global Tuberculosis Report 2021.

Xi, Y., Zhang, W., Qiao, R. J., & Tang, J. (2022). Risk factors for multidrug-resistant tuberculosis: A worldwide systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 17(6 June), 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0270003

Yeni, E. (2020). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tuberkulosis Paru. Jurnal Human Care, 5(1), 304–310.

Yoo, J. E., Kim, D., Han, K., Rhee, S. Y., Shin, D. W., & Lee, H. (2021). Diabetes Status and Association with Risk of Tuberculosis among Korean Adults. JAMA Network Open, 4(9), 1–11. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2021.26099

Yosephine, M. K., Hardy, F. R., & Wenny, D. M. (2021). Faktor yang Memengaruhi Kejadian Tuberkulosis Paru pada Penderita Diabetes Mellitus di Rumah Sakit X Factors that Affect The Incidence of Lung Tuberculosis among Diabetic Patients at “ X ” Hospital. Jurnal Kesehatan, 12, 344–351.

Downloads

Published

28-04-2023

Issue

Section

Articles