Gambaran Lingkungan Kerja di Bagian Produksi Beton Bertulang Besi PT X SINGOSARI Malang Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.17977/um062v3i122021p988-1003Keywords:
work environment, concrete, lingkungan kerja, betonAbstract
Abstract: Work accidents that occur in the workplace 24 percent are caused by the environment or equipment that is not up to standard. The physically affecting environment of work space, lighting, air temperature in the workplace, color of the workspace, cleanliness, and also the media used to provide entertainment to workers. PT X Singosari is one of the PTs that produces iron reinforced concrete by using work tools in the form of machines and materials needed in accordance with production needs. This type of research is a qualitative study with observational descriptive design. The research instruments are environmental health measuring instruments and observation sheets. Data collection techniques by way of interviews, observations, and also measuring the conditions of the work environment. The final result of the study showed that the results of the unmet observations by the different levels of the operating are include 11 sub-indicators, the mixer work area 10 sub-indicators, the printing work area 10 sub-indicators, the loading work area 4 sub-indicators, and the concrete checking laboratory area 8 sub-indicators. The results of measuring the intensity of lighting in the iron, printing and loading work areas are up to standard, while the mixer and laboratory work areas are not up to standard. The temperature in the concrete and checking laboratory area is up to standard, while the temperature in iron, mixer, printing and loading is not up to standard. Noise in the iron work area, printing, loading and concrete checking laboratory is in accordance with the standard, while the mixer work area is not up to standard.
Abstrak: Kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja 24 persen disebabkan oleh lingkungan atau peralatan yang tidak sesuai standar. Lingkungan secara fisik yang mempengaruhi kinerja yaitu ruangan kerja, penerangan, kebisingan, suhu udara di tempat kerja, warna ruangan kerja, kebersihan, dan juga media yang digunakan untuk memberikan hiburan kepada pekerja. PT X Singosari merupakan salah satu PT yang melakukan produksi beton bertulang besi dengan menggunakan alat kerja berupa mesin dan material yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan produksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif observasional. Instrumen penelitian yaitu alat ukur environmental health dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan juga pengukuran kondisi lingkungan kerja. Hasil akhir dari penelitian didapatkan hasil observasi yang belum terpenuhi dengan jumlah berbeda yaitu Area kerja pembesian terdapat 11 sub indikator, area kerja mixer 10 sub indikator, area kerja pencetakan 10 sub indikator, area kerja pemuatan 4 sub indikator, dan area laboratorium pengecekan beton 8 sub indikator. Hasil pengukuran intensitas pencahayaan di area kerja pembesian, pencetakan dan pemuatan sudah sesuai standar sedangkan area kerja mixer dan laboratorium belum sesuai standar. Suhu di area laboratorium pengecekan beton sudah sesuai standar sedangkan suhu di pembesian, mixer, pencetakan dan pemuatan belum sesuai standar. Kebisingan di area kerja pembesian, pencetakan, pemuatan dan laboratorium pengecekan beton sudah sesuai dengan standar sedangkan area kerja mixer belum sesuai standar.
References
Alfiansah, Y., Kurniawan, B., & Ekawati. (2020). Analisis Upaya Manajemen K3 Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi PT. X Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(5), 595–600.
Amir, J., Wahyuni, I., & Ekawati. (2019). Hubungan Kebisingan, Kelelahan Kerja Dan Beban Kerja Mental Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Bagian Body Rangka Pt. X. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(1), 345–350.
Aryantiningsih, D. S., & Husmaryuli, D. (2016). Kejadian Kecelakaan Kerja Pekerja Aspal Mixing Plant (AMP) & Batching Plant di PT. LWP Pekanbaru Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(2), 145–150. https://doi.org/10.1134/S1028334X07080132
Aswar, E., Asfian, P., & Fachlevy, A. F. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Mobil Kota Kendari Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah, 1(3), 185957.
Budianto, A. A. T., & Katini, A. (2015). PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT PERUSAHAAN GAS NEGARA (PERSERO) Tbk SBU DISTRIBUSI WILAYAH I Jakarta. Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang, 3(1), 100–124. https://doi.org/10.37751/parameter.v4i2.42
Elizar, & Tanjung, H. (2018). Pengaruh Pelatihan, Kompetensi, Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 1(1), 46–58. https://doi.org/10.30596/maneggio.v1i1.2239
Feronika, Rambi, E. V, & Layuk, S. (2014). Intensitas Pencahayaan Pada Ruang Kerja PT. Manado Media Grafika. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 3(2), 398–405.
Firmansyah, Y. R., & Puspitasari, S. T. (2020). Pengaruh Pemberian Sarung Tangan Kerja Terhadap Produktivitas pada Pekerja ( Studi Kasus di Restoran ). Sport Science and Health, 2(11), 558.
Handayani, W. N., & Hati, S. W. (2018). Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Operator Bagian Produksipada Perusahaan Manufaktur Di Pt Abc Batam. Jurnal Aplikasi Administrasi, 21(1), 9–30.
Ihsan, T., & Salami, I. R. S. (2015). Hubungan Antara Bahaya Fisik Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Dengan Tingkat Kelelahan Pada Pekerja Di Divisi Stamping Pt. X Indonesia. Jurnal Dampak, 12(1), 10. https://doi.org/10.25077/dampak.12.1.10-16.2015
Irvianti, L. S. D., & Verina, R. E. (2015). Analisis Pengaruh Stres Kerja, Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan pada PT XL Axiata Tbk Jakarta. Binus Business Review, 6(1), 117–126. https://doi.org/10.21512/bbr.v6i1.995
Ismaila, S., & Odusote, A. (2014). Noise Exposure as a factor in The Increase of Blood Pressure of Workers in a Sack Manufacturing Industry. Beni-Suef University Journal of Basic and Applied Science, 3(2), 116–121.
Kurniawan, Y., & Kurniawan, B. (2018). Hubungan Pengetahuan, Kelelahan, Beban Kerja Fisik, Postur Tubuh Saat Bekerja, Dan Sikap Penggunaan Apd Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja (Studi Pada Aktivitas Pengangkatan Manual Di Unit Pengantongan Pupuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6(4), 393–401.
Laziardy, M. (2017). Kebisingan Terhadap Kelelahan Kerja Pada Pekerja Logam Bagian Produksi. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(2), 84–94.
Listyandini, R., & Suwandi, T. (2019). Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Di Pabrik Pupuk Npk. Hearty, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.32832/hearty.v7i1.2299
Mukhlish, W. I. N., Sudarmanto, Y., & Hasan, M. (2018). Pengaruh Kebisingan Terhadap Tekanan Darah dan Nadi pada Pekerja Pabrik Kayu PT. Muroco Jember. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2), 112–118. https://doi.org/10.14710/jkli.17.2.112-118
Ningrum, N. L., Prasetya, A., & Riza, M. F. (2014). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan Auto 2000 Sukun Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 11(1), 1–9.
Odi, K. D., Purimahua, S. L., & Ruliati, L. P. (2018). Hubungan Sikap Kerja, Pencahayaan Dan Suhu Terhadap Kelelahan Kerja Dan Kelelahan Mata Pada Penjahit Di Kampung Solor Kupang 2017. Ikesma, 14(1), 65–76. https://doi.org/10.19184/ikesma.v14i1.10408
Parashakti, R. D., & Putriawati. (2020). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3), Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 1(3), 290–304. https://doi.org/10.31933/jimt.v1i3.113
Prayoga, G. A. N., Heynoek, F. P., & Yudasamara, D. S. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Kebugaran Jasmani Dengan Modifikasi Permainan Pada Siswa Kelas VIII. Sport Science and Health, 2(10), 500–510. http://journal2.um.ac.id/index.php/jfik/index
Putera, R. I., & Harini, S. (2017). Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Jumlah Penyakit Kerja dan Jumlah Kecelekaan Kerja Karyawan pada PT. HANEI INDONESIA. Jurnal Visionida, 3(1), 42–53.
Ridwan, V. A., Wahyuni, I., & Setyaningsih, Y. (2017). Hubungan Lingkungan Fisik Kerja Dan Beban Mental Dengan Kejadian Stres Kerja Pada Pekerja Laundry Di PT. Sandang Asia Maju Abadi Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(5), 406–412.
Rifqi, A. R., & Dyah, N. E. (2018). Hubungan Karakteristik Pekerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Di Pt Waskita Karya (Persero). Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health, 3(1), 1–12.
Sangaji, J., Jayanti, S., & Lestantyo, D. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Tidak Aman Pekerja Bagian Lambung Galangan Kapal Pt X. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6(5), 563–571.
Senata, W., Nuridja, M., & Suwena, K. R. (2014). Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan UD. Kembang Sari Kabupaten Badung Tahun 2012. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 4(1).
Sitinjak, L. N. (2018). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi pada Karyawan PT. Mitra Pinasthika Mustika Rent Tangerang Selatan). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 60(2), 162–168.
Suri, F., & Martian, E. (2017). Pengaruh Pencahayaan Ruang Kerja Terhadap Stres Kerja Karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sumatera Utara. Jurnal Diversita, 3(2), 9. https://doi.org/10.31289/diversita.v3i2.1255
Suyono, K. ., & Nawawinetu, E. D. (2013). Hubungan Antara Faktor Pembentuk Budaya Keselamatan Kerja dengan Safety Behavior di PT DOK dan Perkapalan Surabaya Unit Hull Constructio. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 2(1), 64–67.
Widiyantoro, H., Mulyadi, E., & Vidiyanti, C. (2017). Analisis Pencahayaan Terhadap Kenyamanan Visual Pada Pengguna Kantor (Studi Kasus:Kantor PT Sandimas Intimitra Divisi Marketing di Bekasi). Jurnal Arsitektur, Bangunan & Lingkungan, 6(2), 65–70.
Wijaya, H., & Susanty, E. (2017). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Studi Kasus Dinas Pertambangan Dan Energi Kabupaten Musi Banyuasin). Jurnal Ecoment Global, 2(1), 40–50. https://doi.org/10.35908/jeg.v2i1.213
Wiraandika, G. (2018). Pengaruh pengawasan, disiplin dan lingkungan kerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja karyawan pada pt. bumi mulia perkasa dumai. Jurnal Tepak Manajemen Bisnis, X(1), 51–63.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.


3.png)
1.png)
1.png)


