Relevansi Situs Candi Mirigambar sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Lokal di Kabupaten Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.17977/um084v3i12025p84-92Keywords:
Candi Mirigambar, sejarah lokal, pendidik, wawasan peserta didikAbstract
Peninggalan kerajaan Hindu-Buddha yang sering dibahas dalam buku teks adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Hal ini menyebabkan peserta didik merasa bosan dalam pembelajaran sejarah. Padahal, banyak candi peninggalan kerajaan yang tersebar di berbagai wilayah penting untuk dikenalkan kepada peserta didik agar mereka mengetahui potensi daerah mereka dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Peserta didik juga dapat memperdalam pengetahuan dan wawasan mereka tentang peninggalan sejarah yang ada. Sayangnya, banyak pendidik belum memanfaatkan candi sebagai sumber belajar, salah satunya adalah Candi Mirigambar. Candi Mirigambar dianggap kurang menarik oleh peserta didik karena beberapa panelnya yang hancur dan strukturnya yang tidak utuh. Padahal, Candi Mirigambar memiliki nilai dan edukasi sejarah yang penting untuk proses pembelajaran. Penulis menggunakan metode kualitatif dalam menyusun artikel ini untuk mengkaji dan mendeskripsikan peristiwa yang terjadi. Artikel ini akan membahas tentang sumber pembelajaran sejarah lokal, sejarah dan relief Candi Mirigambar, serta relevansi Candi Mirigambar sebagai sumber belajar sejarah lokal. Tujuan utama adalah memperkenalkan berbagai candi di daerah kepada peserta didik untuk menumbuhkan minat dan pengetahuan mereka terhadap sejarah lokal.
References
Abdul Rokhim, M., Banowati, E., Liesnoor Setyowati, D., & Artikel, S. (2017). Pemanfaatan Situs Masjid Agung Demak sebagai Sumber Belajar Sejarah bagi Peserta didik SMA di Kabupaten Demak. JESS, 6(3). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess
Afrillyan Dwi Syahputra, M., & Tri Ardianto, D. (2020). Pemanfaatan Situs Purbakala Candi Muaro Jambi Sebagai Objek Pembelajaran Sejarah Lokal Di Era Digital. In Sariyatun & Deny Tri Ardianto JPSI, 3(1).
Akhyar, A. (2016). Muqoddinah Ngrowo, Tutur Lisan dan Tutur Tulisan. Yogyakarta: CV Budi Utama.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods. Boston, MA: Pearson.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Firmansyah, D., S. F. (2020). Sejarah Daerah Malang Timur: Mengenal Toponomi dan Sejarah Lokal Desa-Desa di Daerah Pakis dan Sekitarnya. Intelegensia Media.
Hariyono, D. (2017). Sejarah Lokal: Mengenal yang Dekat, Memperluas Wawasan. Sejarah dan Budaya, 11(2), 160–166.
Manuaba, I. (2013). Keberadaan dan Bentuk Transformasi Cerita Panji. Litera, 12(1).
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative Research: A Guide to Design and Implementation. San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods: Integrating Theory and Practice. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Putra Arifin, H. (2018). Politik Hukum Perlindungan Cagar Budaya di Indonesia. Dialogia Iuridica: Jurnal Hukum Bisnis Dan Investasi, 10(1), 65–75. http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditpcbm/2015/05/11/cagar-budaya/
Romadi, & Ganda Febri Kurniawan. (2017). Pembelajaran Sejarah Lokal Berbasis Folklore Untuk Menanamkan Nilai Kearifan Lokal Kepada Peserta didik. Sejarah dan Budaya, 11(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um020v11i12017p079
Rulianto, & Febri Hartono. (2019). Pendidikan Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 4(2), 127–139.
Sudrajat, O. (2021). Potensi Candi Asu sebagai sumber belajar IPS di sekolah menengah pertama. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Indonesia (JIPSI), 8(2), 150–164. https://doi.org/10.21831/jipsindo.v8i2.43702
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Trisdyani, N. (2019). Etika Hindu Dalam Cerita Tantri Kamandaka. Jurnal Teologi Hindu, 1(1).
Ufie, A. (2013). Kearifan Lokal (Lokal Wisdom) Budaya Ain Ain Masyarakat Kei sebagai sumber belajar sejarah lokal untuk memperkokoh kohensi sosial peserta didik (Unpublished master’s thesis). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Wahyu, I., Utami, P., & Sejarah, J. (2020). Pemanfaatan Digital History Untuk Pembelajaran Sejarah Lokal. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia (JPSI), 3(1), 52.
Wasino. (2011). Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Situs Sejarah Lokal di SMA Negeri Kabupaten Temanggung. Paramita: Historical Studies Journal, 21(2).
Wilda Zuhry. (2018). Studi tentang Candi Mirigambar di Tulungagung (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Negeri Malang.
Wiyanarti, E., Supriatna, N., & Winarti, M. (2020). Pengembangan Sejarah Lokal Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Yang Kontekstual. FACTUM: Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah, 9(1), 67–74. https://doi.org/10.17509/factum.v9i1.21666
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.















