Pembelajaran IPA yang Efektif melalui Pendidikan Sosial dan Emosional (PSE)
DOI:
https://doi.org/10.17977/um084v2i12024p101-109Keywords:
pembelajaran IPA, pendidikan, sosial emosionalAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam peran pendidikan tidak hanya sebatas pada pencapaian akademik, namun termasuk juga pengembangan pribadi dan sosial peserta didik. Pendidikan Sosial dan Emosional (PSE) memainkan peran penting dalam membentuk karakter siswa, yang tidak hanya berdampak pada keberhasilan akademik tetapi juga pada kesejahteraan emosional dan kemampuan sosial mereka. Menggunakan metode penelitian studi dokumen dalam konteks pendidikan IPA, integrasi PSE sangat diperlukan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, dan bekerja sama dengan teman sekelas. Melalui pembahasan mengenai pentingnya integrasi Pendidikan Sosial dan Emosional (PSE) dalam pembelajaran IPA, telah terungkap bahwa PSE memainkan peran krusial dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga kuat dari segi emosi dan sosial. Dengan demikian, pendidikan yang lebih holistik dan berorientasi pada pengembangan pribadi dan sosial dapat membantu siswa menjadi individu yang lebih berdaya guna dan berkontribusi pada masyarakat.
Kata kunci: pembelajaran IPA; pendidikan; sosial, emosional
Effective Natural Science learning through Social and Emotional Learning (SEL)
The purpose of this research is to explore the role of education not only in academic achievement, but also in the personal and social development of learners. Social and Emotional Learning (SEL) plays an important role in shaping students' character, which not only impacts on academic success but also on their well-being and their social skills. Analyzing the document study research method in the context of science education, the integration of SEL is necessary to help students develop critical thinking skills, communicate effectively, and cooperate with classmates. Through discussing the importance of integrating Social and Emotional Learning (SEL) in science learning, it has been revealed that ESE plays a crucial role in shaping students who are not only academically excellent but also emotionally and socially strong. Thus, a more holistic education that was oriented towards personal and social development could help students become more empowered individuals who contribute to society.
Keyword: science education; social, emotional learning
References
Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis untuk Analisis Data Kualitatif dan Studi Kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Allo, K. T., & Sara, I. (2024). Mengintegrasikan Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Di Kelas. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 2(2), 423–432.
Ananda, T. A., Dewi, N. K., & Saleh, M. Z. (2023). Fenomena Perubahan Strategi Pemasaran dalam Menghadapi Tantangan di Era Digital. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 2(4), 98–107.
Andayani, E., Hariani, L. S., & Jauhari, M. (2021). Pembentukan kemandirian melalui pembelajaran kewirausahaan sosial untuk meningkatkan kesadaran sosial dan kesadaran ekonomi. Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi, 6(1), 22–34.
Anggraini, F. L., Hanurawan, F., & Hadi, S. (2017). Membangun Keterampilan Sosial sebagai Pendidikan Karakter pada Kegiatan Ekstrakurikuler. Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran Dan Pendidikan Dasar 2017, 975–982.
Buchori, I., Sirrulhaq, S., & Solihutaufa, E. (2021). Model dan Strategi Pembelajaran. Al-Hasanah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 274–284.
Dewi, S. R., & Yusri, F. (2023). Kecerdasan Emosi pada Remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 65–71.
Dussault, M., & Thompson, R. B. (2024a). Fundamental Themes in Social–Emotional Learning: A Theoretical Framework for Inclusivity. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(4), 506. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ijerph21040506
Dussault, M., & Thompson, R. B. (2024b). Fundamental Themes in Social–Emotional Learning: A Theoretical Framework for Inclusivity. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(4), 506. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ijerph21040506
Fakhrurrazi. (2018). Hakikat pembelajaran yang efektif. At-Tafkir, 11(1), 85–99.
Halim, R. M. I. R. A., Yasin, R. M., & Yusoff, N. M. R. N. (2020). Kompetensi Sosial dan Emosional (KSE) untuk Pengajaran Matematik Sekolah Menengah di Malaysia. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 5(4), 41–55.
Hasanah, A. (2021). Implementasi model pembelajaran interaksi sosial untuk meningkatkan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan, 9(1), 22–32.
Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9.
Khalilah, E. (2017). Layanan bimbingan dan konseling pribadi sosial dalam meningkatkan keterampilan hubungan sosial siswa. JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling), 1(1), 41–57.
Laksana, E. P., Indreswari, H., Hotifah, Y., Anggoro, B. K., Budiarto, L., & Masruroh, B. (2023). Filsafat progresivisme dalam pendidikan: Systematic literature review. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 11(2), 83–88. https://doi.org/10.30738/wd.v11i2.16124
Nilamsari, N. (2014). Memahami studi dokumen dalam penelitian kualitatif. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 13(2), 177–181.
Reinert, P. M. (2019). Social-emotional learning: a model for higher education TT - Commentary. Journal of Research in Innovative Teaching & Learning, 12(2), 114–115. https://doi.org/https://doi.org/10.1108/JRIT-02-2019-0039
Sanjayanti, N. P. A. H. (2022). Model Pembelajaran IPA Bermuatan Kearifan Lokal Bali untuk Meningkatkan Karakter dan Literasi Sains. Nilacakra.
Shafira, D., Armanila, A., & Siregar, I. K. (2022). Hubungan Interior Ruang Belajar dan Bermain terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Journal of Early Childhood and Character Education, 2(1), 1–16.
Suparlan, S. (2019). Teori konstruktivisme dalam pembelajaran. Islamika, 1(2), 79–88.
Susetyo, B. A. (2017). Median: sumber inspirasi pendidikan edisi khusus. Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah.
Usgianti, R. (2023). Penguatan Literasi Numerasi Dengan Media Tempurung dalam Pembelajaran IPA Berdiferensiasi Terintegrasi PSE. IGI SINERGITAS: Jurnal Pendidikan, 1(1), 25–30.
Wardani, A. D., & Gunawan, I. (2023). Mendiagnosis Masalah Belajar Siswa dalam Konteks Menajemen Kelas: Bagaimana Pengajaran Guru Mereduksinya? JAMP: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 6(1), 50–65.















