Hubungan Antara Kemandirian dan Penyesuaian Diri pada Remaja Pondok Pesantren Ppai An-Nahdliyah di Malang

Authors

  • Lidya Irviana Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang No. 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Hetti Rahmawati Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang No. 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Farah Farida Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang No. 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17977/um070v1i42021p289-294

Keywords:

kemandirian, penyesuaian diri, remaja pondok pesantren

Abstract

The purpose of this research is to understand the correlation between the autonomy and self-adjustment adolescent in boarding school PPAI An-Nahdliyah. This research is quantitative research with correlational descriptive research design. The subjects of this study are adolescents who living in the boarding school PPAI An Nahdliyah with the number of 60 subjects. The result of this research is: (1) 73,3 percent adolescent of boarding school has level of adjustment in medium category; (2) 70 percent of adolescents of boarding school have autonomy in the medium category; (3) there is a significant positive correlation between autonomy and adolescent self-adjustment boarding school PPAI An Nahdliyah.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemandirian dan penyesuaian diri remaja pondok pesantren PPAI An-Nahdliyah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Subjek penelitian ini adalah remaja yang bermukim di pondok pesantren PPAI An Nahdliyah dengan jumlah 60 subjek. Hasil penelitian ini adalah: (1) 73,3 persen remaja pondok pesantren memiliki tingkat penyesuaian diri dalam kategori sedang; (2) 70 persen remaja pondok pesantren memiliki kemandirian pada kategori sedang; (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian dan penyesuaian diri remaja pada pondok pesantren PPAI An Nahdliyah.

References

Azwar, S. (1999). Penyusunan skala psikologi. Pustaka pelajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, Saifuddin. (2014). Tes Prestasi, Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar (edisi 2). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Coleman, P. K., & Karraker, K. H. (1998). Self-efficacy and parenting quality: Findings and future applications. Developmental review, 18(1), 47-85.

Hurlock. E.B. (2006). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Kementrian Pemuda dan Olahraga R.I. (2009). Penyajian Data Informasi Kemenpora. Jakarta: Biro Perencanaan Sekretariat Kemenpora.

Malik,A. & Tuanaya,M. Thaha. (2007). Modernisasi Pesantren. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama.

Mu’tadin, Z. (2002). Penyesuaian Diri Remaja. Jakarta: Team e-psikologi. (0nline) (www.e psikologi.com/sosial/120702 html), diakses Parker, D. K. (2006). Menumbuhkan Kemandirian dan Harga Diri Anak. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.

Sawrey, J.M. & Telford, C.W. (1968). Psychology of adjustment. (Edisi Kedua). Boston: Allyn and Bacon.

Sawrey, J. M. &Telford, C.W. (2004). Educational Psychology 3rd Edition. Boston: Allyn and Bacon, Inc.

Soeparwoto, D., Hendriyani, S., & Litfiah, R. (2004). Psikologi Perkembangan. Semarang: UPT MKK Unnes.

Downloads

Published

2021-09-05

How to Cite

Irviana, L. ., Rahmawati, H. ., & Farida, F. . (2021). Hubungan Antara Kemandirian dan Penyesuaian Diri pada Remaja Pondok Pesantren Ppai An-Nahdliyah di Malang. Flourishing Journal, 1(4), 289–294. https://doi.org/10.17977/um070v1i42021p289-294

Issue

Section

Articles