Hubungan Adversity Quotient dengan kinerja karyawan De Chicken di Kota Malang

Authors

  • Tomi Anggara Universitas Negeri Malang
  • Fattah Hidayat Universitas Negeri Malang
  • Mohammad Bisri Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um070v1i42021p280-288

Keywords:

adversity quotient, kinerja, karyawan De Chicken

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between Adversity Quotient and the Performance of De Chicken employees in Malang City. This research is quantitative research using descriptive and correlational analysis. The sampling technique in this study used simple random sampling technique with the number of research subjects of 30 De Chicken employees in Malang City. Data collection uses a scale of Adversity Response Profile with reliability of 0.954 and scale of Performance with reliability of 0.940. The results of this study indicate that as many as 53 percent of De Chicken employees in Malang City have a low Adversity Quotient level and 53 percent of De Chicken employees in Malang City have a high level of performance. Obtained a correlation coefficient of 0.443, it shows that there is a positive relationship between Adversity Quotient and Performance on De Chicken employees in Malang City.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Adversity Quotient dengan Kinerja karyawan De Chicken di Kota Malang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif dan korelasional. Teknik simple random sampling digunakan sebagai teknik sampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 30 karyawan De Chicken di Kota Malang. Skala Adversity Response Profile digunakan sebagai pengumpulan data dengan reliabilitas 0,954 dan skala Kinerja dengan reliabilitas 0,940. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 53 persen karyawan De Chicken di Kota Malang memiliki tingkat Adversity Quotient yang rendah dan 53 persen karyawan De Chicken di Kota Malang memiliki tingkat Kinerja yang tinggi. Diperoleh nilai koefisien korelasi 0,443, hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara Adversity Quotient dengan Kinerja pada karyawan De Chicken di Kota Malang.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, Cet. Ke-13.

Armstrong, M. & Baron, A. (2011). Manajemen Kinerja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Azwar, S. (2007). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2014). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi II). Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: pustaka pelajar.

Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Darmawan, D. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Rosta.

De La Salle Lipa. (2013). Adversity Quotient and Achievement Motivation Of Selected Third Year And Fourth Year Psychology Students Of De La Salle. De La Salle: The Faculty of the Department of Psychology.

Fahmi, I. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Guilford, J. P. (1956). Fundamental Statistics in Psychology and Education. New York: McGraw Hill.

Gomes, F. C. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Penerbit Andi.

Hasibuan, M. S. P. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Huijuan, Z. (2009). The Adversity Quotient And Academic Performance Among College Students At St.Joseph’s College Quezon City. St. Joseph’s College: The Faculty of The Departments of Arts and Sciences.

Johnson, M. B. (2005). Optimism, Adversity, and Performance: Comparing Explanatory Style and AQ. San Jose State University: The Faculty of the Department of Psychology.

Mangkunegara, A. (2004). Evaluasi Kinerja SDM. Jakarta: Rineka Cipta.

Mangkunegara, A. (2005). Evaluasi Kinerja SDM (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Mathis, R. L., & John, H. J. (2006). Manajemen Suumber Daya Manusia/Human Resources Management (Edisi Kesepuluh). Jakarta: Salemba Empat.

Munandar, A. S. (2008). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: UI Press.

Phoolka, Er. S. & Kaur, N. (2012). Adversity Quotient: A new paradigm to Explore. International Journal of Contemporary Business Studies. Vol: 3, No: 4.

Rivai, V. l. & Basri. B (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Jakarta: PT. Raja Grasindo Persada.

Robbins, S. P. (2006). Perilaku Organisasi (Edisi Kesepuluh). Jakarta: Salemba Empat.

Sedarmayanti, S. (2001). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju.

Siagian, P. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono, S. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Stoltz, P. G. (2000). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. Jakarta: PT. Grasindo.

Stoltz, P. G. (2005). Faktor Penting Dalam Meraih Sukses Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. Jakarta: PT. Grasindo.

Wibowo, W. (2014). Manajemen Kinerja. Semarang: Rajawali Pers.

Widodo, S. E. (2015). Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yusuf, B. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia: Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2021-04-30

How to Cite

Anggara, T., Hidayat, F., & Bisri, M. (2021). Hubungan Adversity Quotient dengan kinerja karyawan De Chicken di Kota Malang. Flourishing Journal, 1(4), 280–288. https://doi.org/10.17977/um070v1i42021p280-288

Issue

Section

Articles