Eksplorasi Interaksi Mahasiswa Psikologi Dengan AI (Artificial Intelengence): Studi Fenomenologi Terhadap Pengembangan Berpikir Kritis dalam Konteks Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v5i112025p619-637Keywords:
artificial intelegence, critical thinking, learning innovationAbstract
The development of artificial intelligence (AI) technology has yielded significant impacts and benefits, particularly within the domain of education and learning. The integration of AI influences critical thinking performance, an essential competency required by students throughout the learning process. Nonetheless, current observations indicate a growing phenomenon where students are increasingly becoming active users of AI technology as an academic aid. This study, therefore, aims to investigate in depth the Critical Thinking Performance of students from the Faculty of Psychology at the State University of Malang concerning the use of AI tools. This research adopted a qualitative phenomenological research method, employing purposive sampling for informant selection and interviews as the primary data collection technique. The findings reveal that the complexity of students' critical thinking performance is stimulated by several key factors. These factors include the level of difficulty of assigned tasks, the students' individual capacity and problem-solving skills, and the contribution of students' self-esteem during the process of completing academic tasks with AI assistance. This conclusion highlights a complex interaction among AI technology, students' personal characteristics, and the manifestation of their critical thinking abilities.
Abstrak
Berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa dampak dan manfaat signifikan, terutama dalam ranah pendidikan dan pembelajaran. Kehadiran AI ini memengaruhi performansi berpikir kritis, sebuah kemampuan esensial yang sangat dibutuhkan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Namun, fenomena menunjukkan bahwa semakin banyak mahasiswa menjadi pengguna aktif teknologi AI sebagai alat bantu akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi secara mendalam Performansi Berpikir Kritis Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang dalam konteks penggunaan alat bantu AI. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kualitatif fenomenologi dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk pemilihan informan dan wawancara sebagai teknik utama pengumpulan data. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa kompleksitas performansi berpikir kritis mahasiswa distimulasi oleh beberapa faktor kunci. Faktor-faktor tersebut meliputi level kesulitan tugas yang harus diselesaikan, kapasitas dan keterampilan pemecahan masalah individual yang dimiliki mahasiswa, serta kontribusi self-esteem (harga diri) mahasiswa selama proses penyelesaian tugas-tugas akademik dengan bantuan AI. Temuan ini menyoroti interaksi kompleks antara teknologi AI, karakteristik personal mahasiswa, dan manifestasi kemampuan berpikir kritis mereka.
References
Bassham, G. (2011). Critical thinking: A student's instruction (4th ed.). McGraw-Hill Companies Inc.
Batubara, M. H. (2020). Penerapan teknologi artificial intelligence dalam proses belajar mengajar di era industri 4.0 dan society 5.0. Kampus Merdeka Seri 1: Menilik Kesiapan Teknologi Dalam Sistem Kampus, 53.
Brand, W. (2023). Chat GPT for Dummies. Simultaneously.
Castillo, A. G. R., Silva, G. J. S., Arocutipa, J. P. F., Berrios, H. Q., Rodriguez, M. A. M., Reyes, G. Y., ... Arias-Gonzáles, J. L. (2023). Effect of Chat GPT on the digitized learning process of university students. Journal of Namibian Studies: History Politics Culture, 33, 1–15.
Dewanto, A. C. (2023). Risiko dan mitigasi penggunaan kecerdasan buatan dalam bidang pendidikan. Prosiding Konferensi Ilmiah Pendidikan, 4, 1–10.
Djafar, H., Farhan, M., Khaeirunnisa, M., Padila, N., & Basir, A. (2022). Dampak Pembelajaran Daring dan Luring Pada Mahasiswa. Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(01), 100–109.
Filsaime, D. K. (2008). Menguak kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Buku Berkualitas Prima. (M. E. Sunarni, Penerjemah).
Hasanah, M., & Maarif, M. A. (2021). Solusi pendidikan agama Islam mengatasi kenakalan remaja pada keluarga broken home. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 39–49.
Jaya Saputra, N., & Hidayati, D. (2023). Persepsi Dosen Pascasarjana Universitas Swasta terhadap ChatGPT dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran. JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi), 11(3), 532–537.
Mairisiska, T., & Qadariah, N. (2023). Persepsi mahasiswa FTIK IAIN Kerinci terhadap penggunaan ChatGPT untuk mendukung pembelajaran di era digital. Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia, 13(2), 107–124.
Manongga, D., Rahardja, U., Sembiring, I., Lutfiani, N., & Yadila, A. B. (2022). Dampak kecerdasan buatan bagi pendidikan. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 3(2), 41–55.
Manurung, A. S., Fahrurrozi, F., Utomo, E., & Gumelar, G. (2023). Implementasi berpikir kritis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(2), 120–132.
Misnawati, M. (2023). ChatGPT: Keuntungan, risiko, dan penggunaan bijak dalam era kecerdasan buatan. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya (Vol. 2, No. 1, hlm. 54–67).
Nur, F., & Latief, A. K. (2016). Pengaruh self-esteem dan self regulation terhadap hasil belajar matematika siswa. Biotek, 4(36), 244–261.
Sahabudin, A. (2023). ChatGPT: Sebuah transformasi cara belajar mahasiswa studi kasus: Mahasiswa ITBM Polman di Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar, 3(1), 65–73.
SAS. (n.d.). What is artificial intelligence. Retrieved June 18, 2023, from Indonesia website: https://www.sas.com/id_id/insights/analytics/what-is-artificial-intelligence.html
Setyaningtyas, E. W. (2019). Potensi metode 1:4:P:C:R untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(2), 111–121.
Shidiq, M. (2023). The use of artificial intelligence-based chat-gpt and its challenges for the world of education; from the viewpoint of the development of creative writing skills. Dalam Proceeding of International Conference on Education, Society and Humanity (1(1), hlm. 353–357).
Suharmawan, W. (2023). Pemanfaatan Chat GPT Dalam Dunia Pendidikan. Education Journal: Journal Educational Research and Development, 7(2), 158–166.
Wahid, R., Hikamudin, E., & Hendriani, A. (2023). Analisis penggunaan Chat-GPT oleh mahasiswa terhadap proses pendidikan di perguruan tinggi. Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi, 1(2), 112–117.
Waluyo, B. D., Astrid, E., Mulyana, D., & Pakpahan, B. M. T. (2023). ChatGPT untuk mendukung pencarian topik skripsi di Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. Jurnal Teknologi Informasi & Komunikasi dalam Pendidikan, 10(1), 8–19.
Widowati, S. (2021). Profesional Guru Bagi Generasi Z di Era Sociaty 5.0. OSF Preprints, 1. https://doi.org/10.31219/osf.io/k2prs
Yuniarto, B., & Yudha, R. (2021). Literasi digital sebagai penguatan pendidikan karakter menuju era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 10(1), 1–11. https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/edueksos/article/view/8096
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Norma Dian Kumalasari, Sherafie Sharon Sanggalangi Nande, Sherly Audhea Ardini, Mutia Husna Avezahra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


