Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Kepercayaan Diri pada Remaja Akhir di Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.17977/um070v5i72025p368-374Keywords:
adolescent, parenting paterns, self-confidenceAbstract
Parental parenting has a vital role in the development of a child's personality, including in shaping adolescents' self-confidence. Self-confidence is an individual's belief in their abilities and competence in facing life's challenges. In the modern era, family dynamics and the role of parents in raising children have become increasingly complex. Changes in lifestyle, work demands, and the influence of social media often provide new challenges in parenting patterns. This research aims to determine the relationship between parenting patterns and adolescent self-confidence. This research uses a correlational quantitative approach involving 107 adolescent respondents aged 18-21 years who live in Jakarta. The results of this analysis show that there is a significant positive relationship between democratic and authoritarian parenting patterns and adolescents' self-confidence, while permissive parenting patterns do not have a significant relationship. Based on the results of this research, it is recommended that parents need to implement a democratic parenting pattern, prioritizing two-way communication, empathy, and providing consistent and flexible boundaries.
Abstrak
Pola asuh orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak, termasuk dalam membentuk kepercayaan diri remaja. Kepercayaan diri adalah keyakinan individu terhadap kemampuan dan kompetensinya dalam menghadapi tantangan hidup. Di era modern ini, dinamika keluarga dan peran orang tua dalam mengasuh anak semakin kompleks. Perubahan gaya hidup, tuntutan pekerjaan, serta pengaruh media sosial sering kali memberikan tantangan baru dalam pola pengasuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional yang melibatkan 107 responden remaja berusia 18-21 tahun yang berdomisili di Jakarta. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara pola asuh demokratis dan otoriter dengan kepercayaan diri remaja secara signifikan, sementara pola asuh permisif tidak memiliki hubungan signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar orangtua perlu menerapkan pola asuh demokratis, yaitu mengedepankan komunikasi dua arah, empati dan pemberian batasan yang konsisten dan fleksibel.
References
Adawiah, R. (2017). Pola asuh orang tua dan implikasinya terhadap pendidikan anak: Studi pada Masyarakat Dayak di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(1), 33-48.
Angelis, B. D. (2003). Percaya Diri. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Anisah, A. S. (2017). Pola Asuh Orang Tua Dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Karakter Anak. Jurnal Pendidikan UNIGA, 5(1), 70-84.
Baumrind, D. (1991). The Influence of Parenting Style on Adolescent Competence and Substance Use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95.
Buri, J. R. (1989). An Instrument for the Measurement of Parental Authority Prototypes. Paper. Chicago: Midwestern Psychological Association.
Buri, J. R. (1991). Parental Authority Questionnaire. Journal of Personality Assessment, 5(7), 110-119, DOI: 10.1207/s15327752jpa5701_13.
Devita, Y. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dengan masalah mental emosional remaja. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 503-513.
Dewi, D.M., & Suharso, S. (2013). Kepercayaan Diri Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua PAda Siswa Kelas VII (Studi Kasus). Jurnal Unnes, 4.
Fitri, E., Zola, N., & Ifdil, I. (2018). Profil Kepercayaan Diri Remaja Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 4(1), 1-5.
Fitriani, L. (2015). Peran Pola Asuh Orang Tua Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosi Anak. Lentera, 17(1).
Goei, G. (2018). Pola Asuh Orangtua dan Kecenderungan Delinkuensi pada Remaja. Psibernetika, 10(1).
Harahap, D. P. (2023). Hubungan Antara Pola Asuh Otoriter dengan Kepercayaan Diri Remaja Generasi Z di Kelurahan Kota Matsum I Medan.
Hasmayni, B. (2014). Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Penyesuaian Diri Remaja. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 6(2), 98-104.
Huda, F. D., & Julaihah, U. (2024). Pola Asuh Orang Tua dan Psychological Well Being. Psikobuletin, 5(2), 126-136.
Kia, A. D., & Murniarti, E. (2020). Pengaruh Pola Asuh Orangtua Dalam Peningkatan Prestasi Belajar Anak. Jurnal Dinamika Pendidikan, 13(3), 264-278.
Laursen, B., & Collins, W. A. (2009). Parent-Child Relationships During Adolescence. Handbook of adolescent psychology: Contextual influences on adolescent development (p. 3–42). John Wiley & Sons, Inc.
Lauster, Peter. (2012). Tes Kepribadian. Diterjemahkan oleh D.H. Gulo dari buku asli The Personality Test. Jakarta: Gaya Media Pratama.
Longkutoy, N., Sinolungan, J., & Opod, H. (2015). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kepercayaan Diri Siswa SMP Kristen Ranotongkor Kabupaten Minahasa. Jurnal e-Biomedik (eBm), 3(1).
Mappiare, A. (1982). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional
Mar’at. S. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mathar, M. Q. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif untuk Ilmu Perpustakaan. Makassar: Alauddin University Press.
Mirhan, J. B. K. J. (2016). Hubungan Antara Percaya Diri dan Kerja Keras Dalam Olahraga dan Keterampilan Hidup. Jurnal Olahraga Prestasi, 12(1).
Nababan, A.S., & Nasution, F. Z. (2022). Peran Orang Tua dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak Sejak Dini. Jurnal Psikologi Prima, 5(2).
Oktaviani, B. E., Safitri, A., & Sari, R. P. (2024). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Penggunaan Media Sosial Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2).
Putri, E. L. M. (2015). Perbedaan Kepercayaan Diri Remaja Akhir Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua. Jurnal Penelitian Psikologi, 3(2).
Ramadhani, T. N., & Putrianti, F. G. (2014). Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Citra Diri pada Remaja Akhir. Jurnal Spirits, 4(2), 22-32.
Rindiasari, P., Hidayat, W., & Yuliani, W. (2021). Uji Validitas dan Reliabilitas Angket Kepercayaan Diri. Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 4(5).
Santrock J. W. (2021). Life-Span Development (17th ed.). Mcgraw-Hill.
Saputri, L. K., Lestari, D. R., & Zwagery, R. V. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kepercayaan Diri Remaja Di SMK Borneo Lestari Banjarbaru. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 8(1), 34-42.
Saputro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, 17(1), 25-32.
Sitorus, A. S. (2023). Kepercayaan Diri, Keterampilan Sosial dan Emosional Anak; Studi Korelasional dan Stimulasi. Jurnal Undiksha, 11(1).
Tanjung, Z., & Amelia, S. (2017). Menumbuhkan Kepercayaan Diri Siswa. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 2(2).
Triningtyas, D. A. (2016). Studi Kasus Tentang Rasa Percaya Diri, Faktor Penyebabnya Dan Upaya Memperbaiki Dengan Menggunakan Konseling Individual. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(1).
Vandini, I. (2016). Peran Kepercayaan Diri Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 5(3).
Wahidin, U. (2017). Pendidikan Karakter Bagi Remaja. Jurnal Pendidikan Islam, 2(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anggriani, Davin, Meriana Tju, Vania Priskila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
3.png)
1.png)
1.png)


